KETUA UMUM AKPERSI GERAM TERKAIT PEMUKULAN KETUA DPD SULAWESI UTARA OLEH ORMAS SAAT WAWANCARA DI DEPAN KASAT INTELKAM POLRESTA KOTA BITUNG

- Penulis

Jumat, 21 Februari 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat wawancara berlangsung, seorang oknum ormas memukul tangan saya dan melarang saya melanjutkan wawancara. Mirisnya, peristiwa ini terjadi di depan Kasat Intelkam dan Kapolsek Maessa, yang justru memilih bungkam dan meninggalkan saya begitu saja,” ungkap Tetty dengan nada sedih dan ketakutan.

Mendengar laporan tersebut, Ketua Umum AKPERSI, Rino Triyono, S.Kom., S.H., C.IJ., C.BJ., C.EJ., menyatakan kemarahannya terhadap jajaran Kepolisian Polresta Kota Bitung yang dinilai melakukan pembiaran terhadap tindakan kekerasan terhadap wartawan. Ia langsung memerintahkan Tetty untuk segera melaporkan kejadian ini ke Polresta Kota Bitung serta memastikan bahwa kasus ini akan diteruskan hingga ke Mabes Polri dan Kementerian Hukum dan HAM. Menurutnya, keberadaan ormas yang kerap melakukan tindakan premanisme harus ditinjau ulang dan, jika perlu, dibekukan izinnya.

“Saya tidak bisa menerima jika pengurus atau anggota AKPERSI di mana pun mendapatkan intimidasi dan intervensi dari siapa pun, baik itu dari aparat penegak hukum, pemerintah, lembaga, instansi, apalagi dari ormas. Wartawan bekerja dilindungi oleh Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Polisi harus segera menindak pelaku, dan jika Kapolresta Kota Bitung tidak mampu menangani kasus ini, saya akan meneruskannya ke Kapolda Sulawesi Utara.

Saya juga sudah menghubungi Mabes Polri agar kasus ini menjadi atensi khusus. Selain itu, saya akan bersurat ke Kementerian Hukum dan HAM agar meninjau kembali keberadaan ormas ini, karena jika mereka terus meresahkan masyarakat dan mengintervensi wartawan, maka lebih baik dibubarkan saja,” tegas Rino Triyono.

Baca juga: Ketua LDII Bersama Ratusan Warga LDII Hadiri Sertijab Tasyakuran Doa Untuk Walikota Dan Wakil Walikota Semarang 

Laporan terkait insiden ini telah resmi masuk dengan nomor: STLP/B/145/II/2025/SPKT/POLRES BITUNG/POLDA SULAWESI UTARA. Ketua Umum AKPERSI juga mendesak agar Kapolda Sulawesi Utara memberikan sanksi kepada Kasat Intelkam Polresta Kota Bitung dan Kapolsek Maessa atas pembiaran tindakan kekerasan terhadap wartawan. Ia menegaskan bahwa sikap aparat dalam insiden ini telah mencoreng citra kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua Umum AKPERSI telah menghubungi Propam Mabes Polri serta mengirimkan surat kepada Kementerian Hukum dan HAM guna meminta evaluasi terhadap keberadaan ormas yang terlibat dalam insiden ini. Seluruh pengurus dan anggota AKPERSI se-Indonesia diminta untuk mengawal dan memantau kasus ini, agar aksi premanisme terhadap wartawan tidak lagi terjadi di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pemukulan Warga Terekam Kamera, Sosok yang Diduga Kapolres Kapuas Hulu Jadi Sorotan.
Api Setogor Tak Terkendali! HPI Agro Djarum Grup Diam Seribu Bahasa, PT Global Kalimantan Makmur (GKM) Hancurkan Sekayam.
Kasus Dugaan Perampasan Emas : Dugaan Keterlibatan Oknum Kejari Sekadau Dipertanyakan, Mengapa Belum Tersentuh?
PWI Kalbar Prihatin dan Mengecam Dugaan Intimidasi terhadap Wartawan di Ketapang
Diduga Dilandasi Dendam, JM Mengaku Kembali Diintimidasi Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan
KEJATI KALBAR: PENGALIHAN JENIS PENAHANAN TERDAKWA MERUPAKAN KEWENANGAN MAJELIS HAKIM, JPU LAKSANAKAN PENETAPAN PENGADILAN
Sidang Perdana Dugaan Korupsi Dana Hibah Mujahidin Kalbar Digelar, Kerugian Negara Capai Rp9,7 Miliar.
Ketua DPD Pasukan Adat Nusantara Kalimantan Barat Minta Polda Tutup Permanen Tempat Hiburan yang Menjadi Tempat Pesta Narkoba
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:18 WIB

Dugaan Pemukulan Warga Terekam Kamera, Sosok yang Diduga Kapolres Kapuas Hulu Jadi Sorotan.

Minggu, 13 September 2026 - 02:52 WIB

Api Setogor Tak Terkendali! HPI Agro Djarum Grup Diam Seribu Bahasa, PT Global Kalimantan Makmur (GKM) Hancurkan Sekayam.

Kamis, 10 September 2026 - 04:33 WIB

Kasus Dugaan Perampasan Emas : Dugaan Keterlibatan Oknum Kejari Sekadau Dipertanyakan, Mengapa Belum Tersentuh?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:37 WIB

PWI Kalbar Prihatin dan Mengecam Dugaan Intimidasi terhadap Wartawan di Ketapang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Diduga Dilandasi Dendam, JM Mengaku Kembali Diintimidasi Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan

Berita Terbaru