Polisi Ambil Tindakan Terukur Pengamanan Demo Mahasiswa Di Kantor Gedung DPRD Jawa Tengah

- Penulis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cybertv.id – Polrestabes Semarang | Aksi unjuk rasa mahasiswa di Semarang menuntut pembatalan putusan Mahkamah Konstitusi terkait revisi RUU Pilkada berubah rusuh pada Kamis, 22 Agustus 2024. Aksi yang awalnya berjalan damai justru meningkat menjadi kerusuhan. bentrokan antara mahasiswa dan polisi, mengakibatkan penggunaan gas air mata dan meriam air oleh penegak hukum.

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Semarang berkumpul di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan untuk menyampaikan perbedaan pendapat terhadap revisi RUU Pilkada. Polrestabes Semarang mengantisipasi aksi unjuk rasa tersebut dengan mengerahkan 796 personel beserta kendaraan taktis untuk mengendalikan massa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demonstrasi awalnya dapat diredam, ketegangan meningkat ketika mahasiswa menerobos pagar kantor DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Semarang, meskipun polisi sudah memperingatkan agar tidak memasuki lokasi tersebut. Situasi semakin memanas seiring dengan bertambahnya jumlah pengunjuk rasa, hingga puluhan orang akhirnya memaksa masuk ke gedung DPRD.

Baca Juga:  Kapolres Melawi Pimpin Sertijab Waka ,Kasat Intelkam, Kapolsek Belimbing dan Purna Bakti Polri

Sekitar pukul 13.30, polisi turun tangan dengan menggunakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan massa. Bentrokan tersebut mengakibatkan mahasiswa terdorong mundur dan demonstrasi akhirnya dibubarkan.

Menurut Kombes Pol Irwan Anwar, awalnya polisi berusaha mendekati mahasiswa tersebut melalui persuasi, namun upaya tersebut mendapat perlawanan. Polisi akhirnya mengerahkan anggota Raimas Polrestabes Semarang untuk membubarkan massa.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan akibat bentrokan tersebut.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar , menekankan komitmen mereka untuk melindungi hak mahasiswa untuk menyampaikan pendapat secara damai. Namun, mereka juga menekankan pentingnya mematuhi peraturan dan menahan diri dari tindakan kekerasan selama demonstrasi.

(Sukindar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan di Desa Kebadu, Mobil Pickup Bertabrakan dengan Truk Tangki
Dankodaeral XII Terima Kunjungan Ikramat Kerajaan Matan Tanjungpura, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat dan Budaya
Hujan Deras Rusak Kembali Jembatan Temurak, Warga dan Polsek Meliau Bergerak Cepat
Warga dan Polisi Gotong Royong Bersihkan Jalan Usai Kecelakaan Truk di Tayan Hilir
Diduga Dump Truck Tanpa Lampu, Kecelakaan Maut Terjadi di Desa Binjai
Polda Kalbar tegaskan Komitmen berantas Judi Online, Cegah Kalimantan Barat jadi Basis Bandar dan Scam dengan meningkatkan Patroli Siber
Satlantas Polres Melawi Kembali Amankan 21 Kendaraan Knalpot Brong dan Terindikasi Balap Liar
Stop Pelanggaran Lalu Lintas, Kasat Lantas Jadikan Melawi Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:13 WIB

Dankodaeral XII Terima Kunjungan Ikramat Kerajaan Matan Tanjungpura, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat dan Budaya

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:13 WIB

Hujan Deras Rusak Kembali Jembatan Temurak, Warga dan Polsek Meliau Bergerak Cepat

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:07 WIB

Warga dan Polisi Gotong Royong Bersihkan Jalan Usai Kecelakaan Truk di Tayan Hilir

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:04 WIB

Diduga Dump Truck Tanpa Lampu, Kecelakaan Maut Terjadi di Desa Binjai

Senin, 11 Mei 2026 - 02:20 WIB

Polda Kalbar tegaskan Komitmen berantas Judi Online, Cegah Kalimantan Barat jadi Basis Bandar dan Scam dengan meningkatkan Patroli Siber

Berita Terbaru