Pembangunan Jembatan di ketungau Hulu: Biaya Tinggi dan Dugaan Pengelolaan yang Buruk

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CYBERTV.ID -Sintang Kalimantan Barat, diharapkan kepada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dan badan pemeriksa keuangan (BPK) untuk segera melakukan pemeriksaan dan audit terhadap pembangunan Jembatan Sungai Saeh yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2023.

Pembangunan jembatan yang menelan biaya lebih dari 5 miliar rupiah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang.

Dari temuan media pada tanggal 2 Agustus 2024, terlihat kondisi pembangunan jembatan yang memprihatinkan, dan banyak kecurangan, yang patut diduga ada kong kalikong antara kontraktor, konsultan dan dinas yang membidangi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta yang dicurigai menjadi temuan saat tim media investigasi, Beberapa bagian talut jembatan sudah mengalami kerobohan dan retakan yang signifikan. Selain itu, tanah timbunan yang seharusnya rampung juga masih terlihat belum selesai, jika disandingkan dengan dokumen lelang.

Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat akan kualitas pekerjaan dan penggunaan dana publik yang tidak transparan.

Menurut Salah satu warga Desa Sepiluk, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya terhadap proyek yang seharusnya memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat setempat.

“Kami berharap jembatan ini dapat meningkatkan akses transportasi dan ekonomi di desa kami, namun abang-abang sebagai wartawan yang biasa mempublikasikan dapat melihat sendiri kondisinya pekerjaan saat ini, kami sangat mengharapkan kualitasnya,” yang sebenarnya ujarnya.

Baca Juga:  Serahkan 10,54 Kilogram Sabu ke BNN, Pangdam XII/Tpr Ajak Semua Pihak Perang Melawan Narkoba

Ketika media mencoba mengonfirmasi kepada Alek, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPTK) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sintang, melalui pesan WhatsApp, hingga berita ini diterbitkan belum ada balasan yang diterima.

Hal ini meyakinkan akan dugaan dan kekhawatiran masyarakat mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek tersebut sangat besar indikasi kecurangan dan indikasi korupsi

Permintaan audit ini muncul sebagai bentuk langkah proaktif peran ikut serta masyarakat dalam memerangi praktek korupsi dan untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran daerah sesuai dengan peruntukannya dan tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.

Tentunya Masyarakat sangat berharap harap agar Kejati Kalbar dan BPK segera menindaklanjuti permohonan ini demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sepiluk dan sekitarnya.

Dengan adanya audit yang dilakukan oleh lembaga yang berwenang, diharapkan dapat terungkap fakta-fakta di lapangan dan memberikan kejelasan mengenai penggunaan anggaran serta kualitas pembangunan yang telah dilakukan.

Masyarakat sangat mendambakan adanya pembangunan yang tidak hanya berfungsi secara fisik, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi dan sosial di wilayah mereka.

(Tim-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanda tangan diduga dipalsu di Akta Hak Tanggungan, Adv. Donny ( Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI ) Mendampingi korban di Ditreskrimum Polda Jateng*
Nyaris Berangkat, Langsung Di cegah,Kejelian Petugas Imigrasi Bongkar Modus Keberangkatan non-prosedural Di Bandara
Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton
Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional
Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan
Polri Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026
Panen Raya Jagung Bersama Presiden Prabowo, Petani Optimistis Swasembada Pangan Tercapai
Kapolri Pimpin Pelantikan dan Sertijab Sejumlah PJU Mabes Polri dan Kapolda
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:15 WIB

Tanda tangan diduga dipalsu di Akta Hak Tanggungan, Adv. Donny ( Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI ) Mendampingi korban di Ditreskrimum Polda Jateng*

Senin, 18 Mei 2026 - 08:07 WIB

Nyaris Berangkat, Langsung Di cegah,Kejelian Petugas Imigrasi Bongkar Modus Keberangkatan non-prosedural Di Bandara

Senin, 18 Mei 2026 - 05:27 WIB

Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

Senin, 18 Mei 2026 - 05:24 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 05:22 WIB

Presiden Prabowo: Tidak Ada Negara Kuat Tanpa Pangan yang Aman dan Berkesinambungan

Berita Terbaru