Waspada Karhutla: Curah Hujan di Kalimantan Barat Diprediksi Menurun Hingga Awal Februari

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONTIANAK – cybertv.id.-  Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal ini menyusul rilis data terbaru dari hasil analisis dinamika atmosfer dan pemodelan cuaca yang menunjukkan adanya tren penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah Kalbar.

​Berdasarkan analisis periode 01 hingga 12 Januari 2026, tercatat bahwa dalam empat hari terakhir wilayah Kalbar mulai mengalami penurunan intensitas hujan secara signifikan. Kondisi kering ini diprediksi akan terus berlanjut hingga minggu pertama Februari 2026.

Baca juga  :   Cegah Longsor, Babinsa Garum Bersama Warga Tanam Pohon Keras Di Lingkungan Magersari

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data prakiraan cuaca menunjukkan bahwa pada periode 19 Januari hingga 08 Februari 2026, akumulasi curah hujan di sebagian besar wilayah hanya berkisar antara 5–75 mm per minggu. Kategori rendah (0–50 mm/minggu) diprediksi menyasar wilayah strategis seperti:

– ​Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, Landak.
– ​Kota Singkawang dan Pontianak.
– ​Kubu Raya, Sanggau, Sekadau, Kayong Utara, hingga Ketapang.

​Bahkan, pada periode 16 hingga 22 Januari 2026, diprakirakan tidak ada indikasi hujan dengan intensitas sedang maupun lebat di wilayah-wilayah tersebut.

Menanggapi kondisi tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajaran kepolisian telah menyiagakan personel untuk melakukan langkah mitigasi sedini mungkin.

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas Jelang Pilkada, Satgas Preventif Operasi Mantap Praja Kapuas Polres Sintang Laksanakan Patroli.

​”Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. Berdasarkan koordinasi kami dengan BMKG, wilayah Kalbar saat ini memasuki fase curah hujan rendah yang sangat rentan memicu kebakaran hutan dan lahan,” ujar Bambang.

​Ia juga menambahkan, “Polda Kalbar bersama instansi terkait akan meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Kami meminta kerja sama masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat adanya titik api agar bisa segera ditangani sebelum meluas dan mengganggu kesehatan serta aktivitas ekonomi kita semua.”

Pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan segera mengambil langkah strategis untuk meminimalisir dampak kekeringan. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memperbarui informasi melalui saluran resmi BMKG Kalimantan Barat, baik melalui aplikasi InfoBMKG maupun layanan kontak darurat di (0561) 721142.

​Baca juga  :  Kapolres Jember Kunjungi Lapas Kelas IIA Perkuat Sinergi Pengamanan dan Pembinaan

Kesiapsiagaan bersama menjadi kunci utama agar penurunan curah hujan ini tidak berujung pada bencana kabut asap yang merugikan banyak sektor di Kalimantan Barat.

Anita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Ton Jagung Tayan Hulu Masuk Gudang Bulog, Polisi Turut Perkuat Ketahanan Pangan
Monitoring Terpadu Jelang Ramadan, Harga Sembako di Kecamatan Sekayam Terpantau Stabil
Lingkungan Bersih, Pelayanan Optimal: Personel Polsek Batang Tarang Gelar Korve Bersama
Apel Gerakan Indonesia Asri Satukan Lintas Instansi Bersihkan Kawasan Perbatasan.
Pelajar Jadi Garda Terdepan, Pemkab Sanggau Gaungkan Kampanye Anti Hoaks pada Peringatan HPN 2026.
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Polres Ketapang Gandeng Bank BNI Gelar Pelatihan Pelayanan Prima
Kapolres Sanggau Pimpin Sertijab Tiga Pejabat Strategis, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Presisi
Polda Kalbar Perkuat Pengawasan Pangan 2026, Satgas Saber Siap Awasi 14 Komoditas Strategis
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:53 WIB

Satu Ton Jagung Tayan Hulu Masuk Gudang Bulog, Polisi Turut Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:43 WIB

Monitoring Terpadu Jelang Ramadan, Harga Sembako di Kecamatan Sekayam Terpantau Stabil

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:36 WIB

Lingkungan Bersih, Pelayanan Optimal: Personel Polsek Batang Tarang Gelar Korve Bersama

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:29 WIB

Apel Gerakan Indonesia Asri Satukan Lintas Instansi Bersihkan Kawasan Perbatasan.

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:21 WIB

Pelajar Jadi Garda Terdepan, Pemkab Sanggau Gaungkan Kampanye Anti Hoaks pada Peringatan HPN 2026.

Berita Terbaru