Tim Gabungan Cek Pasar di Sanggau, Stok Aman Meski Sejumlah Komoditas Merangkak Naik

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Tim Satuan Tugas Ketahanan Pangan Nasional melakukan pengecekan langsung harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu, 21 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan stok pangan menjelang bulan suci Ramadan.

Tim dipimpin oleh perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Ir. R. Muh. Imron Rosijidi, M.Si, CGCAE, bersama Charles Yotomaruangi, S.E., dan Rofi Dwi Bagus Ibram, S.Ak. Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Perum Bulog Kanwil Kalbar, jajaran Pemerintah Kabupaten Sanggau, serta unsur Polres Sanggau.

Dari unsur penegak hukum, kegiatan dihadiri langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Fariz Kautsar Rahmadhani, S.Tr.K., S.I.K., M.A., yang ikut mendampingi proses monitoring di lapangan guna memastikan tidak terjadi praktik penimbunan maupun spekulasi harga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengecekan dilakukan di tiga titik utama pusat perdagangan masyarakat, yakni Pasar Sentral di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Beringin, Pasar Senggol di Jalan Kartika, Kelurahan Ilir Kota, serta Intan Mart di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ilir Kota, Kabupaten Sanggau.

Berdasarkan hasil monitoring, harga beras dalam kondisi relatif stabil. Beras kemasan 5 Kilogram program SPHP dijual pada kisaran Rp62.000 hingga Rp63.000 dengan stok mencukupi. Beras medium berada di harga Rp14.700 per kilogram, sedangkan beras premium berkisar Rp16.000 hingga Rp17.200 per kilogram, seluruhnya terpantau stabil baik dari sisi harga maupun ketersediaan.

Untuk komoditas minyak goreng, Minyakita dijual seharga Rp15.500 per liter dan terpantau stabil. Sementara minyak goreng kemasan mengalami kenaikan harga menjadi Rp20.000 hingga Rp23.000 per liter dari harga sebelumnya Rp19.000, meski stok di pasaran masih dalam kondisi aman.

Komoditas gula pasir juga menunjukkan kenaikan tipis. Gula pasir curah naik menjadi Rp18.000 per kilogram dari sebelumnya Rp17.000, sedangkan gula pasir kemasan naik menjadi Rp18.500 dari Rp18.000 per kilogram. Kendati demikian, stok dinyatakan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Waka Polres Melawi Pimpin Apel Pagi dan Gaktibplin, Tekankan Kerapian Personel

Lonjakan signifikan terjadi pada komoditas bawang merah dan bawang putih. Bawang merah kini menyentuh harga Rp100.000 per kilogram dari sebelumnya Rp50.000. Bawang putih juga naik menjadi Rp80.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp40.000. Meski terjadi kenaikan cukup tajam, pasokan di lapangan masih tersedia.

Harga cabai turut mengalami kenaikan menjelang Ramadan. Cabai merah keriting dan cabai rawit merah dijual Rp90.000 per kilogram dari sebelumnya Rp80.000. Cabai merah besar naik menjadi Rp100.000 dari Rp90.000 per kilogram. Sementara telur ayam ras dijual Rp2.200 per butir, naik dari harga pekan lalu Rp2.000 per butir.

Untuk komoditas protein hewani, daging sapi paha belakang dan paha depan masih stabil di kisaran Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilogram dengan ketersediaan stok yang mencukupi di sejumlah pedagang.

Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Fariz Kautsar Rahmadhani menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan intensif guna mencegah praktik curang di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Kami memastikan tidak ada penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum, tentu akan kami tindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog, dan aparat penegak hukum menjadi langkah konkret dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Sanggau. Menurutnya, pengawasan rutin dan keterbukaan informasi harga menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.

Secara umum, selama kegiatan pengecekan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, karena stok kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Kapuas dipastikan dalam kondisi terkendali.

(Anita)_

Editor : Anita

Sumber Berita: Dny Ard / Humas Res Sgu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabidhumas Polda Kalbar Hadiri Pembukaan OKK Ke-V PWI Kalbar, Dorong Profesionalisme dan Integritas Wartawan.
Kapolsek Meliau Pimpin Langsung Sosialisasi Anti-PETI, Banner Larangan Dipasang di Sejumlah Titik
Ban Pecah, Truk Bermuatan Sawit Terbalik di Jalur Batang Tarang-Tayan Hulu
Tujuh Paket Diduga Sabu Diamankan dalam Operasi Dini Hari di Sekayam
Respon Cepat Aduan Warga, Polres Sanggau Turun Langsung Telusuri Dugaan Aktivitas PETI di Tayan Hulu
Patroli Perintis Presisi Polres Sanggau Intensif Digelar, Jaga Stabilitas Kamtibmas dan Cegah Kriminalitas
Polda Kalbar Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Lima Saksi Diperiksa.
Momentum Idul Adha 1447 H, Polda Kalbar Tebar Kepedulian Lewat Penyaluran 147 Hewan Kurban
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:58 WIB

Kabidhumas Polda Kalbar Hadiri Pembukaan OKK Ke-V PWI Kalbar, Dorong Profesionalisme dan Integritas Wartawan.

Senin, 8 Juni 2026 - 04:38 WIB

Kapolsek Meliau Pimpin Langsung Sosialisasi Anti-PETI, Banner Larangan Dipasang di Sejumlah Titik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:13 WIB

Ban Pecah, Truk Bermuatan Sawit Terbalik di Jalur Batang Tarang-Tayan Hulu

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:00 WIB

Tujuh Paket Diduga Sabu Diamankan dalam Operasi Dini Hari di Sekayam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:48 WIB

Respon Cepat Aduan Warga, Polres Sanggau Turun Langsung Telusuri Dugaan Aktivitas PETI di Tayan Hulu

Berita Terbaru