Kapolsek Meliau Pimpin Langsung Sosialisasi Anti-PETI, Banner Larangan Dipasang di Sejumlah Titik

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

larangan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (6/6/2026)

i

larangan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (6/6/2026)

Cybertv.id – Sanggau – Polsek Meliau kembali menggelar kegiatan sosialisasi dan imbauan terkait larangan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (6/6/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Meliau, IPTU Supar, dan diawali dengan apel konsolidasi yang diikuti seluruh personel yang terlibat. Dalam arahannya, Kapolsek menyampaikan sasaran kegiatan serta cara bertindak (CB) yang akan dilaksanakan di lapangan guna mencegah aktivitas PETI di wilayah hukumnya.

Setelah apel kesiapan, Kapolsek bersama anggota bergerak menuju sejumlah lokasi yang diduga menjadi titik aktivitas PETI, yakni di Desa Pampang Dua, Desa Kuala Rosan, dan Desa Sungai Kembayau, Kecamatan Meliau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Dusun Tapang Selendang, Desa Pampang Dua, petugas menemukan dua unit mesin jack atau dompeng yang berada di pinggiran Sungai Pampang Dua dalam kondisi tidak beroperasi. Sebagai langkah pencegahan, petugas memasang banner berisi imbauan larangan melakukan aktivitas PETI di lokasi tersebut.

Sementara itu, di Dusun Kuala Rosan, Desa Kuala Rosan, petugas mendapati tiga unit mesin jack atau dompeng yang berada di pinggiran Sungai Kuala Rosan. Mesin-mesin tersebut diketahui tidak sedang beroperasi dan sebagian masih dalam tahap perakitan. Banner larangan PETI juga dipasang sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat.

Selanjutnya, tim menyambangi Desa Sungai Kembayau. Di wilayah tersebut, petugas menemukan satu unit mesin jack atau dompeng yang masih dalam tahap perakitan di Dusun Sungai Kembayau serta empat unit mesin serupa di Dusun Kerawang yang tidak sedang beroperasi.

Baca Juga:  Polsek Batang Tarang Gencarkan Pemanfaatan Lahan Produktif, Tiga Demplot Jagung Disiapkan untuk Ketahanan Pangan

Selain melakukan pemasangan banner, personel Polsek Meliau juga memberikan imbauan secara langsung kepada warga agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan dan melanggar hukum.

Dalam rangka memperkuat upaya pencegahan, Kapolsek Meliau bersama anggota turut melakukan silaturahmi ke kediaman Kepala Desa Sungai Kembayau, Sandiala. Pada kesempatan tersebut, pihak kepolisian mengajak pemerintah desa untuk berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak negatif dan konsekuensi hukum dari aktivitas PETI.

Kapolsek Meliau menegaskan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah berkembangnya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Kecamatan Meliau.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya aktivitas penambangan yang sedang berlangsung saat kegiatan dilaksanakan.

Dari informasi yang diperoleh petugas, para pekerja PETI yang beraktivitas di wilayah Desa Pampang Dua, Desa Kuala Rosan, dan Desa Sungai Kembayau diduga bukan berasal dari masyarakat setempat, melainkan warga dari luar Kecamatan Meliau.

Melalui kegiatan ini, Polsek Meliau berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak hukum aktivitas PETI semakin meningkat, sehingga wilayah Kecamatan Meliau dapat terbebas dari praktik pertambangan emas tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu ketertiban masyarakat.

Editor : Yohanes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.
Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti
Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape
1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Perkuat Kemitraan dengan Masyarakat, Ditbinmas Polda Kalbar Ajak Komunitas Ojek Pikap Maxvary Jaga Kamtibmas.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Polisi Tindak PETI di Desa Tebedak, Aktivitas Sudah Berhenti

Selasa, 29 September 2026 - 05:48 WIB

Polsek Kapuas Evakuasi Pria yang Ditemukan Meninggal di Dusun Lape

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Berita Terbaru