Lapor Pak Kapolri dan Kapolda Kalbar: PETI Di Sungai Kapuas kelurahan mengkurai Diduga Dikoordinatori oleh Seorang  Yang Dikenal Dengan Nama Asmidi.  Terkesan Kebal Hukum. 

- Penulis

Minggu, 15 September 2024 - 04:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Sintang, Kalimantan Barat – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berlangsung di Sungai Kapuas, tepatnya di wilayah Kelurahan Mengkurai, Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, kembali mengundang perhatian publik.

Kegiatan ilegal ini semakin marak dan diduga dikoordinatori oleh seorang figure yang dikenal dengan nama Asmidi.

Fenomena ini menjadi sorotan karena lokasi kegiatan yang berada di lingkungan kota dan berjarak tidak jauh dari Polsek dan Polres Sintang, sehingga menimbulkan kesan bahwa aktivitas tersebut kebal hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penelusuran yang dilakukan oleh tim investigasi awak media pada Kamis, 15 September 2024, ditemukan bahwa terdapat sekitar sepuluh set peralatan yang digunakan untuk aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Informasi yang diperoleh dari salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pemukiman setempat terlibat dalam kegiatan ini. “Kami tidak tahu bang, mereka bekerja sudah beberapa lama, kalau tidak salah sudah 2 minggu lah bang, dan yang bekerja di situ lanting warga setempat juga,” ujarnya. Ia menambahkan, “Tapi bagusnya abang tanyakan saja langsung ke mereka.”

Kondisi ini menunjukkan adanya keengganan masyarakat untuk melaporkan aktivitas ilegal tersebut, mungkin karena ketidakpastian atau rasa takut akan konsekuensi yang bisa ditimbulkan. Namun, fakta bahwa kegiatan ini berlangsung begitu dekat dengan instansi penegak hukum seperti Polsek dan Polres menimbulkan pertanyaan besar mengenai pengawasan dan tindakan yang diambil oleh pihak terkait.

Baca Juga:  Apel Jam Pimpinan: Kapolres Puji Kinerja Anggota Amankan Kegiatan Tanpa Ekses

Pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan dapat menanggapi situasi ini dengan serius, mengingat dampak negatif dari PETI tidak hanya merugikan negara melalui potensi pendapatan yang hilang, tetapi juga membawa kerusakan lingkungan yang berdampak jangka panjang pada ekosistem Sungai Kapuas dan kehidupan masyarakat sekitar.

Melihat situasi ini, para pihak terkait, termasuk Kapolri dan Kapolda Kalbar, diharapkan dapat mengambil langkah tegas dalam menindaklanjuti laporan tentang aktivitas PETI yang berlangsung tanpa izin.

Upaya penegakan hukum yang konsisten dan berkesinambungan sangat diperlukan untuk memberikan efek jera serta melindungi sumber daya alam dan masyarakat dari praktik ilegal yang merugikan.

Dari hasil investigasi dan informasi yang diperoleh, jelas bahwa ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pengawasan atas kegiatan pertambangan yang dilakukan di wilayah ini.

Selain itu, sosialisasi mengenai pentingnya penambangan yang berkelanjutan dan sesuai dengan aturan juga perlu ditingkatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri dan lingkungan.

Harapan besar tertuju pada tindakan nyata dari pihak berwenang agar kegiatan PETI di Sungai Kapuas, khususnya di Kelurahan Mengkurai, dapat dihentikan dan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku. Masyarakat pun diharapkan lebih berani melaporkan aktivitas ilegal demi keselamatan dan keberlanjutan lingkungan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Halangi Upaya Eksekusi Rumah Wartawan TVRI Sulsel, Kuasa Hukum Sebut Lelang Cacat Hukum
Dikawal 491 Personel, Laga Persik vs Persita Berjalan Aman dan Berakhir Kemenangan Tuan Rumah
Polres Bondowoso Amankan Dua Tersangka Penimbun 1 Ton BBM Bersubsidi
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan DPO Curanmor di Kalimas, Sempat Kabur Usai Viral
ETLE Drone Patrol Presisi Temani Langkah Runners di Kemala Run 2026
Sukindar Ketua Advokat dan Paralegal DPC FERADI WPI Kota Semarang Pimpin Doa Bersama di Milad ke-2 FERADI WPI Digelar di Hotel Trizz Semarang
Sinergi Polres Kediri Kota, TNI dan Instansi Terkait Jaga Keamanan Cyberextreme Vol.3
Perkuat Sinergitas, Polres Madiun Kota Resmikan Posko Ojol Kamtibmas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 02:15 WIB

Polisi Halangi Upaya Eksekusi Rumah Wartawan TVRI Sulsel, Kuasa Hukum Sebut Lelang Cacat Hukum

Senin, 20 April 2026 - 02:08 WIB

Dikawal 491 Personel, Laga Persik vs Persita Berjalan Aman dan Berakhir Kemenangan Tuan Rumah

Senin, 20 April 2026 - 02:02 WIB

Polres Bondowoso Amankan Dua Tersangka Penimbun 1 Ton BBM Bersubsidi

Senin, 20 April 2026 - 02:00 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan DPO Curanmor di Kalimas, Sempat Kabur Usai Viral

Senin, 20 April 2026 - 01:58 WIB

ETLE Drone Patrol Presisi Temani Langkah Runners di Kemala Run 2026

Berita Terbaru