KKP Segel Tiga Lokasi Penjualan Ilegal Arwana Super Red, 551 Ekor Diamankan

- Penulis

Jumat, 25 April 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak,Kalbar – cybertv. Id- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) menyegel tiga lokasi penjualan arwana super red (Scleropages formosus) tanpa izin resmi.

Kepala PSDKP Pontianak, Bayu Y. Suharto, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari surat pemberitahuan yang diterima pihaknya dari BPSPL pada 11 April 2025, terkait dugaan aktivitas penangkaran dan perdagangan ikan arwana tanpa izin resmi. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim intelijen PSDKP bersama BPSPL melakukan pengawasan ke lokasi pertama di Komplek PU Pengairan Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

“Dari lokasi pertama, kami mengamankan sebanyak 399 ekor arwana super red. Selanjutnya, kami bergerak ke dua lokasi lainnya, yakni sebuah rumah tinggal di kawasan Paris dan Komplek Bali Mas II. Di sana, ditemukan tambahan 152 ekor,” jelas Bayu dalam konferensi pers di Kantor PSDKP Pontianak, Jumat (25/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayu juga mengonfirmasi adanya informasi awal mengenai dugaan keterlibatan warga negara asing (WNA) dalam aktivitas penangkaran. Namun, berdasarkan pemeriksaan di lokasi pertama, tidak ditemukan keberadaan WNA. Pemilik usaha mengklaim bahwa kegiatan pembudidayaan dilakukan dengan modal pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga:  Meriahkan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI, Muspika Garum Gelar Perlombaan Tradisional

Namun, situasi berbeda ditemukan saat pengawasan di dua lokasi berikutnya pada 17 April 2025. Tim intelijen mendapati adanya praktik jual beli arwana secara ilegal oleh seorang WNA asal Tiongkok berinisial HN. “HN diketahui membeli ikan dari Putussibau dan membawanya ke Pontianak. Saat kami turun langsung, WNA tersebut memang berada di lokasi dan diduga sebagai pembeli, bukan pemilik usaha,” ujarnya.

Dua pelaku dalam kasus ini diduga melanggar ketentuan Pasal 84 ayat (2) jo Pasal 4 ayat (2) Permen KP No. 61 Tahun 2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan yang Dilindungi atau Terdaftar dalam Appendiks CITES. Mereka juga dijerat dengan Pasal 7 ayat (1) jo Pasal 3 ayat (2) huruf d Permen KP No. 26 Tahun 2022 tentang perubahan Permen KP No. 31 Tahun 2021 mengenai Pengenaan Sanksi Administratif di Bidang Kelautan dan Perikanan.

 

Novi S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Een Sugianto Apresiasi Kinerja Polresta Pontianak Dalam Upaya Penangkapan Terduga pelaku TPPO
Kepala Desa Balai Ingin Resmi Diserahkan ke Kejari Sanggau, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar
KEJATI KALBAR TAHAN 2 TERSANGKA TPK PENGGUNAAN DANA HIBAH GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS (GKE) “PETRA” TA. 2017 dan TA. 2019
Bea Cukai Kalbar Gagalkan Peredaran 360 Ribu Batang Rokok Ilegal, Tiga Tersangka Ditahan
Ditemukan Tewas Mengenaskan Jasad Wartwan Senior, Mengoncang Dunia Pers
Jurnalis Dipukul di PETI Lubuk Toman, Aparat Hukum Dinilai Tutup Mata
DIDUGA KAPOLRES GOWA TUTUP MATA ADANYA KASUS PENGANIAYAN DI WILAYAH HUKUMNYA.
DPO KASUS PENGADAAN TANAH SALAH SATU BANK DAERAH DI KABAR MENYERAHKAN DIRI KE KEJAKSAAN TINGGI KALIMANTAN BARAT.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:40 WIB

Kuasa Hukum Een Sugianto Apresiasi Kinerja Polresta Pontianak Dalam Upaya Penangkapan Terduga pelaku TPPO

Senin, 2 Maret 2026 - 05:36 WIB

Kepala Desa Balai Ingin Resmi Diserahkan ke Kejari Sanggau, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

Senin, 8 September 2025 - 12:25 WIB

KEJATI KALBAR TAHAN 2 TERSANGKA TPK PENGGUNAAN DANA HIBAH GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS (GKE) “PETRA” TA. 2017 dan TA. 2019

Minggu, 7 September 2025 - 12:06 WIB

Bea Cukai Kalbar Gagalkan Peredaran 360 Ribu Batang Rokok Ilegal, Tiga Tersangka Ditahan

Jumat, 8 Agustus 2025 - 13:25 WIB

Ditemukan Tewas Mengenaskan Jasad Wartwan Senior, Mengoncang Dunia Pers

Berita Terbaru