Antisipasi Karhutla, Tim Gabungan Verifikasi Enam Titik Hotspot di Entikong

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau, Polda Kalbar – Dalam upaya mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Entikong, Koramil, dan pihak kecamatan melakukan verifikasi serta pengecekan langsung terhadap enam titik hotspot yang terpantau melalui aplikasi SIPONGI dan GAC di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (1/8/2025).

Dalam patroli tersebut, tim menyasar sejumlah desa yang menjadi lokasi munculnya hotspot, yakni Desa Nekan, Desa Semanget, dan Desa Suruh Tembawang.

Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa keenam titik hotspot berasal dari aktivitas pembukaan lahan yang dilakukan secara tradisional oleh masyarakat. Luas lahan berkisar antara 0,5 hingga 0,7 hektare, dan seluruhnya digunakan untuk kegiatan pertanian dengan sistem ladang berpindah atau pai, yang merupakan bagian dari tradisi masyarakat lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : Ini Peraturan Penggunaan Sound System Dalam Kegiatan Masyarakat di Kediri Kota

Bhabinkamtibmas dari masing-masing desa, yakni Brigpol Roi Hermanto (Desa Suruh Tembawang), Bripka Jodi (Desa Nekan), dan Bripka Tatak Budi C (Desa Semanget), turut terlibat aktif dalam proses verifikasi di lokasi. Mereka tidak hanya memastikan kondisi di lapangan, tetapi juga melakukan komunikasi langsung dengan warga dan perangkat desa setempat.

Langkah-langkah yang dilakukan tim gabungan antara lain pendataan titik api, pengecekan fisik lokasi, pelaporan kepada pimpinan, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh adat. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa titik-titik yang muncul telah padam dan tidak menimbulkan potensi kebakaran lanjutan.

Tim Gabungan juga memastikan bahwa aktivitas pembakaran lahan dilakukan secara terbatas dan terkontrol, dengan luas tidak melebihi dua hektare.

Baca Juga:  Polres Sanggau Kawal Ketat Jalannya Turnamen Sepak Bola Daranante Cup XII 2025, Pastikan Pertandingan Berjalan Aman dan Tertib

Proses pembakaran dilakukan secara gotong royong oleh warga, menggunakan peralatan tradisional seperti ember dan tangki air sederhana untuk menjaga agar api tidak merambat ke area lain.

Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, SH, menyampaikan bahwa verifikasi lapangan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla, khususnya menjelang puncak musim kemarau.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga lingkungan tetap aman.

Baca jugaForkompinda Dampingi Kunjungan Kerja Wamen Pertanian Di Wilayah Blitar Raya

“Pengecekan ini bukan hanya untuk memastikan tidak ada api yang masih menyala, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan preventif agar masyarakat memahami risiko Karhutla. Kami mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi langsung kepada warga di lokasi,” ujar AKP Donny Sembiring.

Ia juga menambahkan bahwa selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya indikasi pembakaran liar atau pembukaan lahan yang melanggar aturan. Semua kegiatan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan pihak desa dan lembaga adat.

Tim gabungan berharap kegiatan verifikasi ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mendukung program nasional dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah perbatasan seperti Entikong.

Dengan langkah cepat dan kolaboratif seperti ini, aparat di wilayah perbatasan terus menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas lingkungan dan ketahanan pangan yang berbasis pertanian tradisional masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan di Desa Kebadu, Mobil Pickup Bertabrakan dengan Truk Tangki
Dankodaeral XII Terima Kunjungan Ikramat Kerajaan Matan Tanjungpura, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat dan Budaya
Hujan Deras Rusak Kembali Jembatan Temurak, Warga dan Polsek Meliau Bergerak Cepat
Warga dan Polisi Gotong Royong Bersihkan Jalan Usai Kecelakaan Truk di Tayan Hilir
Diduga Dump Truck Tanpa Lampu, Kecelakaan Maut Terjadi di Desa Binjai
Polda Kalbar tegaskan Komitmen berantas Judi Online, Cegah Kalimantan Barat jadi Basis Bandar dan Scam dengan meningkatkan Patroli Siber
Satlantas Polres Melawi Kembali Amankan 21 Kendaraan Knalpot Brong dan Terindikasi Balap Liar
Stop Pelanggaran Lalu Lintas, Kasat Lantas Jadikan Melawi Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:13 WIB

Dankodaeral XII Terima Kunjungan Ikramat Kerajaan Matan Tanjungpura, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat dan Budaya

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:13 WIB

Hujan Deras Rusak Kembali Jembatan Temurak, Warga dan Polsek Meliau Bergerak Cepat

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:07 WIB

Warga dan Polisi Gotong Royong Bersihkan Jalan Usai Kecelakaan Truk di Tayan Hilir

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:04 WIB

Diduga Dump Truck Tanpa Lampu, Kecelakaan Maut Terjadi di Desa Binjai

Senin, 11 Mei 2026 - 02:20 WIB

Polda Kalbar tegaskan Komitmen berantas Judi Online, Cegah Kalimantan Barat jadi Basis Bandar dan Scam dengan meningkatkan Patroli Siber

Berita Terbaru