Seorang Anak Meninggal Tertimpa Longsoran Tanah Saat Bermain di Aliran Anak Sungai Pengkedant, Polsek Tayan Hulu Imbau Warga Tingkatkan Pengawasan Anak

- Penulis

Jumat, 7 November 2025 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Suasana duka menyelimuti Dusun Peruan Dalam, Desa Peruan Dalam, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Seorang anak laki-laki berusia delapan tahun meninggal dunia setelah tertimpa longsoran tanah di tepian aliran anak Sungai Pengkedant pada Rabu (5/11/2025) sore.

Korban diketahui bernama VDP (8), seorang pelajar yang tinggal bersama keluarganya di Dusun Peruan Dalam. Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB ketika korban tengah bermain bersama dua rekannya di area sungai yang dikenal warga sebagai lokasi memancing dan mencari hewan labi-labi.

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama dua temannya, berinisial AST dan H, awalnya memancing ikan di aliran anak Sungai Pengkedant, tepatnya di kebun milik warga bernama Trisno. Setelah beberapa saat, ketiganya beralih bermain di tepian sungai yang memiliki kondisi air dangkal dan tanah yang cukup gembur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga  :  Polres Kediri dan Forkopimda Gelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana

Ketika sedang bermain, korban berpindah ke sisi tebing dan mulai menggali bekas lubang di tanah yang sebelumnya digunakan warga mencari labi-labi. Tanpa diduga, bagian tebing yang digali tersebut runtuh dan menimpa tubuh korban. Kedua temannya sempat mendengar suara percikan air dan langsung melihat korban sudah tertimbun tanah.

Kedua saksi berusaha menarik korban dari timbunan tanah dan berhasil membawanya ke tempat yang lebih aman. Namun, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Menyadari situasi genting itu, kedua teman korban segera berlari ke rumah orang tua korban untuk melaporkan kejadian tersebut.

Mendengar kabar tersebut, ayah korban bersama kedua saksi bergegas menuju lokasi kejadian. Setelah menemukan anaknya dalam kondisi lemas, sang ayah segera membawa korban ke Polindes Peruan Dalam untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Bidan Polindes Paulina Monalisa melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan bahwa korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda denyut nadi. Ia kemudian menyarankan agar korban dibawa ke Puskesmas Sosok untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Baca Juga:  Sinergi Polsek Beduai dan Bulog, 3 Ton JPK Penuhi Standar Nasional

Setibanya di Puskesmas Sosok sekitar pukul 15.30 WIB, tim medis yang dipimpin oleh dr. Lindung melakukan pemeriksaan visum terhadap korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia kurang lebih satu jam sebelum tiba di puskesmas.

Hasil visum menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian diduga akibat sesak dan kelelahan hebat setelah tertimpa tanah yang menyebabkan berhentinya fungsi jantung.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Personel Polsek Tayan Hulu segera melakukan Pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan), mendatangi TKP serta Puskesmas Sosok. Di lokasi kejadian, petugas juga memasang garis polisi (police line) guna memastikan area tersebut aman dan tidak mengganggu proses penyelidikan awal.

Kapolsek Tayan Hulu Iptu H. Pintor Hutajulu menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa korban. Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan dan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam kejadian itu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan keterangan saksi di lokasi, korban tertimpa longsoran tanah saat bermain di tepi sungai. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan. Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang bermain di sekitar aliran sungai atau daerah bertebing,” ujar Iptu Pintor Hutajulu.

Lebih lanjut, pihak kepolisian bersama pemerintah desa telah melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Peruan Dalam, Jhonson, untuk memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di lingkungan rawan longsor, serta menghindari aktivitas anak-anak di tepi sungai tanpa pengawasan orang dewasa.

Baca juga  :  PH Hadi Mulyadi Datangi Mapolres Melawi Laporkan Edi Kayan

Sebagai langkah preventif, Polsek Tayan Hulu juga mengarahkan Bhabinkamtibmas dan Unit Binmas untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat tentang pentingnya keselamatan anak serta pencegahan potensi gangguan keamanan di wilayah pedesaan. Kapolsek berharap dengan adanya kejadian ini, masyarakat lebih waspada dan saling menjaga agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Keliling di Masjid At Taqwa , Polda Kalbar Ajak Masyarakat Cegah Hoaks dan Jaga Persatuan
Konferensi Pers Penegakkan Hukum Karhutla, Polda Kalbar tangani 68 Kasus Perorangan dan 33 Kasus Korporasi.
Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.
Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai
Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.
Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.
Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.
Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Jumat Keliling di Masjid At Taqwa , Polda Kalbar Ajak Masyarakat Cegah Hoaks dan Jaga Persatuan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Konferensi Pers Penegakkan Hukum Karhutla, Polda Kalbar tangani 68 Kasus Perorangan dan 33 Kasus Korporasi.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.

Berita Terbaru