Presiden Prabowo Terima Kunjungan Resmi PM Australia Anthony Albanese, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Australia, Anthony Albanese, di Jakarta pada 14–16 Mei 2025. Lawatan ini merupakan kunjungan luar negeri pertama PM Albanese setelah terpilih kembali dalam pemilu federal Australia dan dijadwalkan dilantik pada 13 Mei 2025.

Baca juga : Presiden Prabowo Melayat dan Kenang Jasa Eddie Nalapraya: Pejuang dan Tokoh Pencak Silat Indonesia

“PM Albanese yang baru saja terpilih kembali akan dilantik pada 13 Mei 2025, dan dijadwalkan memulai lawatan ke Indonesia keesokan harinya, pada malam tanggal 14 Mei,” demikian disampaikan melalui unggahan di akun media sosial resmi Sekretariat Kabinet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan PM Albanese akan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, dengan agenda pembahasan sejumlah isu strategis. Kedua pemimpin negara dijadwalkan membahas penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pendidikan, pertahanan, dan perubahan iklim.

Baca Juga:  Ketum Lumbung Informasi Masyarakat Angkat Suara: Lambatnya Pengesahan UU Perampasan Aset Diduga Sarat Kepentingan Politik

Menjelang kunjungan tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya telah menerima Duta Besar Australia untuk Republik Indonesia, Roderick Bruce Brazier, pada Senin (12/5) di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas secara rinci agenda kunjungan PM Albanese di Indonesia.

Baca juga : Polsek Marau Laksanakan Penebaran bibit Ikan lele dan ikan Nila sebanyak 4000 ekor, Untuk mendukung Ketahanan Pangan

Kunjungan resmi ini diharapkan semakin memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Australia serta menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat kedua negara.

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru