Presiden Prabowo: Olahraga adalah Kehormatan Bangsa, Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa olahraga memiliki arti penting bagi kehormatan dan kekuatan bangsa. Prestasi olahraga, menurut Presiden, tidak hanya mencerminkan kemampuan para atlet, tetapi juga semangat dan daya juang suatu bangsa.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara pemberian apresiasi kepada para atlet peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5 Aichi-Nagoya 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026.

“Olahraga adalah kehormatan bangsa, bangsa yang kuat akan mencerminkan bahwa rakyatnya kuat, rakyat yang kuat, rakyat yang semangat. Rakyat yang semangat, bangsa semangat, bangsa tidak dapat ditaklukkan, kita ingin jadi bangsa yang terhormat,” ujar Presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden menyampaikan penghargaan kepada seluruh atlet, pelatih, dan anggota kontingen Indonesia yang telah berjuang membawa nama Merah Putih di ajang olahraga tingkat Asia. Kepala Negara menyebut para atlet sebagai putra-putri terbaik bangsa yang telah berjuang untuk membela kehormatan Indonesia.

“Saudara-saudara putra putri terbaik bangsa, saudara telah berjuang keras untuk membela kehormatan bangsa, untuk itu saya ucapkan terima kasih,” tuturnya.

Presiden turut mengapresiasi capaian kontingen Indonesia pada Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Pada Asian Games, Indonesia meraih 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu atau total 39 medali, melampaui target empat emas. Sementara pada Asian Para Games, Indonesia berhasil meraih 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu atau total 73 medali, melampaui target tujuh emas.

Meski demikian, Presiden mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat Indonesia cepat berpuas diri. Sebagai salah satu negara terbesar di dunia, Indonesia dinilai masih harus bekerja dan berjuang lebih keras untuk meningkatkan prestasi.

Baca Juga:  Polres Kediri Kota Gelar KRYD, Beri Rasa Aman Pada Masyarkat dan Cegah Gangguan Kamtibmas

“Kita tidak boleh cepat puas, kita negara keempat terbesar di dunia, kita harus berjuang lebih keras lagi,” tegas Presiden.

Dalam konteks tersebut, Presiden telah menginstruksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir untuk meningkatkan pembinaan atlet secara jangka panjang dan lebih sistematis. Pembinaan tersebut akan dimulai sejak usia sekolah, disertai peningkatan kualitas fasilitas pendidikan dan sarana olahraga di berbagai daerah.

“Kita harus membina dari anak-anak SD, untuk itu sekolah-sekolah akan kita perbaiki di seluruh Indonesia,” ucap Presiden.

Presiden menambahkan bahwa setiap kabupaten diarahkan memiliki sekolah unggulan, sementara sekolah-sekolah di setiap kecamatan akan terus diperbaiki serta dilengkapi dengan sarana olahraga yang lebih memadai.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa bonus yang diberikan pemerintah kepada para atlet dan pelatih bukan semata bentuk hadiah atas pencapaian medali, tetapi merupakan pengakuan negara terhadap kerja keras mereka.

“Bonus bukan sekadar hadiah, bonus adalah pengakuan, penghargaan atas jerih payah saudara-saudara,” ujar Presiden.

Presiden pun mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional untuk terus memperkuat kerja bersama dan merumuskan langkah-langkah yang lebih sistematis demi masa depan olahraga Indonesia.

“Sekali lagi perjalanan masih jauh, usaha kita harus lebih keras lagi, lebih sistematis. Para pemimpin negara, para pengelola, mari kita bersatu, berjuang merumuskan langkah-langkah terbaik untuk bangsa kita, untuk anak-anak kita, untuk masa depan Indonesia,” kata Presiden.

Menutup sambutannya, Presiden memberikan semangat kepada para atlet untuk terus berprestasi dan membawa Indonesia menjadi bangsa yang mampu bersaing dan menang.

“Terima kasih perjuangan kalian, terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia, berjuang terus, berprestasi terus, Indonesia harus jadi bangsa yang menang,” pungkas Presiden.

BPWI Setpres
( Sukindar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Tekankan Integritas Personel dan Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Polresta Malang Kota Gagalkan Rencana Kerusuhan Pasca – Aksi Damai, 12 Tersangka dan 4 Bom Molotov Diamankan
Perkuat Sinergi Polisi Bersama Masyarakat, Polres Pasuruan Gandeng Ratusan Ojol Su
Presiden Prabowo Beri Bonus kepada Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Terima Father of Asian EV Asal Magelang, Wapres Dorong Inovasi Kendaraan Listrik Karya Anak Bangsa
Terjadi Lagi! Advokat FERADI WPI Dedy Ferdiyanto, S.H. diduga Jadi Korban Kriminalisasi Oknum Aparat, Ketum FERADI WPI siapkan tim advokasi bagi Anggotanya*
Perdata diduga dipaksakan menjadi Pidana. Tim Advokasi FERADI WPI akan memproses hukum pihak yang diduga terlibat. Ditreskrimum Polda Metro Jaya Disorot*
SUMPAH PEMUDA 2026 – SUKINDAR, S.H.,C.PFW.,C.MDF.,C.JKJ.,C.FTAX. AJAK GENERASI MUDA JADI PELOPOR KEADILAN DAN TAAT HUKUM*
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:14 WIB

Kapolri Tekankan Integritas Personel dan Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:12 WIB

Polresta Malang Kota Gagalkan Rencana Kerusuhan Pasca – Aksi Damai, 12 Tersangka dan 4 Bom Molotov Diamankan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:10 WIB

Perkuat Sinergi Polisi Bersama Masyarakat, Polres Pasuruan Gandeng Ratusan Ojol Su

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:34 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga adalah Kehormatan Bangsa, Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Presiden Prabowo Beri Bonus kepada Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026

Berita Terbaru