PENERJUNAN KKN X DESA METESEH KENDAL 2026 Kelompok KKN X Desa Meteseh Kec. Boja Kab. Kendal

oleh -142 Dilihat

Cybertv.id – Kendal, 7 Januari 2026 mahasiswa dari berbagai program studi Universitas Ivet resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode X 2026 di Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Kegiatan yang berlangsung mulai 7 Januari sampai 19 Februari 2026 ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Circular economy untuk Mendukung SDGs dan Mewujudkan Kampus Berdampak” Pelaksanaan program diawali langsung di Balai Desa Meteseh.
Program kerja KKN ini berfokus pada penerapan konsep circular economy di tingkat desa, dengan tujuan mengurangi limbah, memaksimalkan pemanfaatan kembali sumber daya, serta mendorong inisiatif ekonomi produktif berbasis lingkungan. Rangkaian kegiatan meliputi edukasi pengelolaan sampah terpadu, pengolahan limbah organik menjadi kompos, pemanfaatan bahan daur ulang untuk produk kerajinan. Selain itu, mahasiswa juga merancang kegiatan pendukung seperti literasi lingkungan bagi pelajar dan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan bersih.
Seluruh kegiatan dilaksanakan di wilayah Desa Meteseh, dengan pusat koordinasi di Balai Desa sebagai lokasi pertemuan, diskusi, dan pelaksanaan sebagian besar program. Beberapa aktivitas lapangan dilakukan di area permukiman, serta lingkungan RT. Lokasi ini memiliki potensi pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal sekaligus edukasi pemanfaatan serta pengelolaan sampah rumah tangga dan limbah kegiatan sehari-hari.
Pada minggu pertama, mahasiswa melakukan observasi lapangan, pemetaan masalah, serta pendataan potensi ekonomi warga. Minggu berikutnya difokuskan pada implementasi program, pelatihan, pendampingan, serta uji coba kegiatan berbasis circular economy. Menjelang akhir masa pengabdian, tim KKN akan melakukan evaluasi dampak dan penyusunan rekomendasi keberlanjutan program bagi pemerintah desa dan komunitas warga.
Pelaksanaan program dilakukan melalui pendekatan partisipatif. Mahasiswa memulai kegiatan dengan dialog bersama perangkat desa dan perwakilan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas. Setiap program dirancang melalui tahapan pemetaan masalah, perencanaan berbasis data lapangan, pelaksanaan terstruktur, serta evaluasi berkala. Tim mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mengajak warga terlibat langsung, sehingga hasil program dapat berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada kehadiran KKN.
Selama pelaksanaan penerjunan, mahasiswa didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Drs. Tri Leksono Prihandoko, S.Kom., M.Pd. Kons., dengan menyampaikan pesan bahwa “pentingnya integrasi ilmu, etika sosial, dan kepekaan terhadap konteks lokal di daerah.” Kegiatan juga mendapat dukungan dari Kepala Desa Bapak Sisyanto, S.Sos., serta Kepala Dusun Meteseh. Pihak desa memberikan tanggapan positif terhadap rencana program, khususnya karena dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan desa yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan peningkatan ekonomi warga.
Menurut perwakilan pemerintah desa, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menghasilkan kegiatan jangka pendek, melainkan memicu perubahan kebiasaan pengelolaan lingkungan serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Dukungan ini memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat sebagai mitra setara dalam proses pemberdayaan.

(Sukindar)

No More Posts Available.

No more pages to load.