Cybertv.id.- Sekadau, Kalimantan Barat – Proyek rekonstruksi jalan penghubung BTS Sanggau–Sekadau yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 Penyedia Jasa : PT. Teknik Berjaya Selaras dengan pagu Dana senilai Rp18 miliar menuai sorotan tajam.
Belum genap satu tahun setelah selesai dikerjakan, kondisi jalan tersebut kini sudah mengalami kerusakan. Berdasarkan pantauan, sejumlah titik jalan tampak bergelombang dan berlubang.
“Belum ada satu tahun, sekarang saja sudah bergelombang dan berlubang. Ini proyek abal-abal, Pak,” ungkap seorang warga pengguna jalan, Tanggal 26 Agustus 2025.
Warga juga menilai kualitas pekerjaan tidak sesuai standar sejak awal pengerjaan. Material tanah dan batu yang digunakan diduga berasal dari sumber tak berizin, sehingga berdampak pada mutu konstruksi.
“Dari awal pengerjaan tahun 2024, material yang dipakai saja sudah meragukan. Sekarang terlihat akibatnya, jalan cepat rusak,” tambah warga lain.
Seiring dengan kondisi tersebut, masyarakat meminta aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk segera mengaudit proyek tersebut. Publik menduga anggaran pembangunan jalan tidak dikelola sesuai aturan dan berpotensi terjadi tindak pidana korupsi.







