Komitmen Perangi Kejahatan Terhadap Kekayaan Negara, Polda Kalbar Berhasil Ungkap Dua Kasus Tindak Pidana Migas dan Tindak Pidana Kehutanan

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 04:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id – PONTIANAK, Polda Kalbar – Dalam kurun waktu dua minggu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar (Ditreskrimsus Polda Kalbar) berhasil mengungkap 4 (empat) Tindak Pidana besar di wilayah Kalimantan Barat, yaitu 2 (dua) kasus di sektor Migas dan dua kasus tindak Pidana Kehutanan.

Dalam Konferensi Pers yang dilaksanakan di Lobby Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar, Direktur Reserse Kriminal Khusus yang diwakilkan oleh Kasubdit Tipidter Polda Kalbar, Kompol Michael Terry Hendrata, S.H S.I.K, M.H menjelaskan terkait Kasus yang telah berhasil diungkap oleh Polda Kalbar. (Senin,3/11/2025).

“Dua Kasus Migas yang berhasil diungkap yaitu, Kasus pertama Di Kota Singkawang, Pelaku berinisial T alias A membeli BBM subsidi berupa solar dari pengantri dengan harga Rp10.500 per liter, lalu menjual ke lokasi penambangan emas tanpa izin di Kabupaten Bengkayang dengan harga Rp12.500 per liter—menghasilkan keuntungan sekitar Rp2.000 per liter.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Barang bukti berupa 21 jerigen isi ±680 liter solar, serta 1 unit mobil Toyota Hilux warna putih nopol KB 8625 BA.”

“Sedangkan kasus yang kedua yaitu Di Kabupaten Ketapang, pelaku AL alias A membeli solar subsidi sebanyak ±2,6 ton dari penampung, kemudian menyimpannya di kios miliknya dan sebagian digunakan untuk kegiatan pertambangan tanpa izin.”

“Barang bukti berupa 1 unit mobil pick-up Grand Max nopol KB 8233 WC, ±4.600 liter solar dalam 88 jerigen dan 2 baby tank.”

“Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 55 UU No.22/2001 tentang Migas, sebagaimana diubah oleh Pasal 40 Angka 9 UU No.6/2023.” Ungkap Terry.

Di sektor tindak pidana kehutanan, Petugas berhasil mengamankan MS alias F di Kabupaten Sanggau saat menggunakan dump truck untuk mengangkut 110 batang kayu olahan jenis keladan ukuran 8×16×400 cm dari penjual ke pembeli, meraup profit Rp25.000 per batang.

Baca Juga:  Unit Reskrim Polsek Pontianak Barat mengamankan pelaku jambret

“Barang bukti yang kami diamankan yaitu 110 batang kayu olahan, 1 unit truck Mitsubishi nopol KB 8820 DA. Petugas juga berhasil mengungkap kasus yang sama di Kabupaten Kubu Raya, dengan tersangka AH alias MD yang mengangkut ±180 batang kayu jenis belian/ulin menggunakan truk roda enam tanpa dokumen sah.”

“Barang bukti yang diamankan yaitu 1 unit truk nopol G 1579 SF dan kayu bukti. Pasal yang disangkakan atas para pelaku yaitu Pasal 83 ayat (1) huruf b jo Pasal 12 huruf e UU No.18/2013 tentang Pemberantasan Perusakan Hutan, sebagaimana diubah UU No.6/2023.”

“Pengungkapan empat kasus besar ini menunjukkan bahwa Polda Kalbar tidak hanya melakukan patroli administratif, tetapi secara aktif menindak tindak pidana yang merugikan negara dan masyarakat. Kami akan terus memperkuat koordinasi antar-instansi agar efektivitas penegakan hukum lebih optimal.” Lanjut Terry.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., menegaskan bahwa Keterbukaan informasi ke Publik menjadi bagian dari komitmen Polda Kalbar.

“Masyarakat dapat turut serta membantu pengungkapan dengan melaporkan indikasi penyalahgunaan Migas atau penebangan liar. Polri akan menindak secara tegas sesuai Hukum yang berlaku.”

“Kasus-kasus ini saat ini dalam proses penyidikan dan penanganan lebih lanjut. Polda Kalbar mengajak Masyarakat untuk aktif melaporkan setiap indikasi pelanggaran di bidang migas dan kehutanan demi terwujudnya Kalbar yang aman, tertib dan berkelanjutan.” Pungkas Bayu.

Nvi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Lahan Gambut Terbakar di Toba, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas Setengah Hektare.
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kembayan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu
Waspada Penipuan, Nomor WhatsApp Mengatasnamakan Kapolres Melawi Beredar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 02:01 WIB

Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan

Jumat, 4 September 2026 - 04:03 WIB

FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.

Jumat, 4 September 2026 - 03:52 WIB

Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.

Berita Terbaru