Kasus Kekerasan Anak Jadi Atensi Khusus Kapolres Kubu Raya

- Penulis

Kamis, 2 Januari 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUBU RAYA,cybertv.id – Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya menaruh perhatian khusus terhadap kasus kekerasan yang melibatkan anak sebagai korban. Penegakan hukum terhadap pelaku menjadi prioritas Polres Kubu Raya.

Polres Kubu Raya mencatat lonjakan signifikan kasus kekerasan terhadap anak sepanjang tahun 2024. Total 49 kasus berhasil diungkap, meningkat drastis dibandingkan 18 kasus yang tercatat pada 2023.

” Untuk Kasus tindak pidana kekerasan pada anak selama tahun 2024, Polres Kubu Raya berhasil mengungkap 49 kasus. Angka ini naik 172 persen dibandingkan 18 kasus di tahun sebelumnya,” kata Kapolres dalam konferensi pers akhir tahun 2024 di aula Mapolres Kubu Raya pada Selasa (31/12/).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus-kasus ini terungkap sepanjang tahun 2024 di wilayah hukum Polres Kubu Raya. Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait untuk memberikan perlindungan kepada kelompok rentan.

Kapolres mengaku prihatin dengan tingginya angka kekerasan terhadap anak, meskipun penegakan hukum sudah dilakukan secara optimal.

Baca Juga:  Polri : Penerbitan Surat Keterangan Kepolisian bagi Wartawan Asing wujud Pelayanan dan Perlindungan

” Data ini menunjukkan bahwa anak-anak masih rentan menjadi korban kekerasan, baik fisik, psikis, maupun seksual,” jelasnya.

Polres Kubu Raya juga mencatat lonjakan jumlah tersangka yang berhasil diamankan. Pada 2023, terdapat 19 tersangka, sedangkan pada 2024 jumlahnya meningkat menjadi 50 orang, atau naik 163 persen.

Lebih lanjut, Polres Kubu Raya terus bekerja keras untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak, khususnya yang menjadi korban kekerasan seksual. Selain itu, Kapolres menegaskan pentingnya langkah pencegahan agar angka kasus ini tidak semakin meningkat.

Kapolres pun berharap kepada seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, ikut berperan aktif dalam melindungi anak-anak.

” Kami berharap pada tahun 2025, selain penegakan hukum, kami juga akan mengoptimalkan pencegahan maupun aspek preventif terjadinya anak sebagai korban di wilayah Kabupaten Kubu Raya,” tegas Kapolres menutup konferensi pers.

 

Novi / Hms

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Meliau Tangkap Pelaku di Dusun Enggadai
Polres Sanggau Perkuat Pengamanan Tradisi Makan Berami, Perayaan HUT ke-410 Kota Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan
Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Ratusan Siswa SD Kristen Bukit Pengharapan
Aktivitas PETI Marak, Polsek Meliau Beri Peringatan Tegas di Lapangan
Gerak Jalan Santai di Beduai Berlangsung Tertib, Polisi Siaga di Titik Rawan
Operasi Gabungan Tertibkan PETI di Tayan Hulu, Aparat Musnahkan Peralatan Tambang Ilegal
Bhakti Kesehatan Polres Sanggau, Solusi Akses Layanan Medis bagi Warga
Rapat Strategis di PLBN Entikong Bahas Pencegahan Karhutla Secara Terpadu
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:09 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Meliau Tangkap Pelaku di Dusun Enggadai

Jumat, 17 April 2026 - 01:57 WIB

Polres Sanggau Perkuat Pengamanan Tradisi Makan Berami, Perayaan HUT ke-410 Kota Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan

Jumat, 17 April 2026 - 01:50 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Ratusan Siswa SD Kristen Bukit Pengharapan

Jumat, 17 April 2026 - 01:32 WIB

Aktivitas PETI Marak, Polsek Meliau Beri Peringatan Tegas di Lapangan

Kamis, 16 April 2026 - 00:50 WIB

Gerak Jalan Santai di Beduai Berlangsung Tertib, Polisi Siaga di Titik Rawan

Berita Terbaru