Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rehap Jembatan di Sukadana Di Sorot Warga

oleh -89 Dilihat
oleh

Cybertv.id -Kayong Utara Proyek rehabilitas jembatan di Sukana Kabupatan Kayong Utara, kini menjadi sorotan masyarakat pasalnya, proyek tersebut dikerjakan secara asal-asalan dan tidak mengutamakan kualitas bangunan.

Bersasarkan pantauan dilapangan sejumlah tongkat kayu jembatan tidak di ganti pengunaan material yang di duga tidak sesuai spesifikasi, hingga hasil akhir bangunan yang di nilai kurang maksimal.

Proyek yang menelan anggaran RP. 4.949.718.000,00 bersumber APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun anggaran 2025 yang di kerjakan Cv. Matnor Konsultan Supervisi Indonesia dengan waktu pelaksana 105 hari kalender.

Saat dikomfirmasi melalui Whatsapp kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Provisi Kalimantan Barat Wiwin menyatakan, Jembatan kayu lama dengan tiang tongkat kayu tidak direhab dan jembatan lama tidak difungsikan lagi,” jelanya.

“Rehab dua jembtan dengan Konstruksi beton bertuang pelat duikers tidak lagi bertumpu pada jembatan kayu lama,” terangya.

Selain itu, warga juga mempertanyakan pengawasan dari pihak terkait. Mereka menilai lemahnya pengawasan dapat membuka celah terjadinya pengerjaan proyek yang tidak sesuai dengan perencanaan maupun anggaran yang telah ditetapkan.

Masyarakat Desa Karang Raja berharap pihak berwenang, baik dari pemerintah desa, kecamatan, maupun dinas terkait, segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap proyek pembangunan Jembatan tersebut.

Warga juga meminta agar kontraktor pelaksana bertanggung jawab dan melakukan perbaikan jika terbukti terdapat pelanggaran atau kelalaian dalam pengerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun konsultal pengawas terkait mengenai dugaan pengerjaan asal-asalan tersebut.

Sumber: Tim Investigasi

No More Posts Available.

No more pages to load.