Daranante Archery Open Tournament 2025 Semarakkan HUT ke-80 RI di Sanggau

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Suasana kemeriahan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Sanggau semakin terasa dengan digelarnya Daranante Archery Open Tournament 2025. Turnamen panahan bergengsi ini berlangsung di Lapangan Perpani Sanggau Permai dan diikuti puluhan atlet panahan dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Tercatat, sebanyak 68 peserta dari 15 klub panahan turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Para atlet tampil penuh semangat dalam kategori jarak 50 meter, menjadikan turnamen edisi ketiga ini sebagai salah satu ajang panahan terbesar di wilayah Kalimantan Barat.

Ketua Panitia, Aipda Muhammad Aulia yang juga menjabat Ps. Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Sanggau, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk perayaan kebersamaan dalam menyambut kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca jugaDengan Semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” Tasyakuran Di Balai Kota Kediri dilaksanakan dengan meriah

“Turnamen ini kami gelar untuk menyemarakkan HUT ke-80 RI sekaligus memperkuat silaturahmi antaratlet dan klub panahan se-Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ajang ini mendapat perhatian besar karena diikuti atlet dari berbagai kabupaten/kota, mulai dari Sambas, Singkawang, Mempawah, Kubu Raya, Pontianak, Sintang, Melawi, Ketapang hingga Kayong Utara. Antusiasme peserta membuktikan bahwa olahraga panahan semakin berkembang dan diminati di Kalimantan Barat.

Lebih lanjut, Aipda M. Aulia menegaskan pentingnya turnamen ini untuk membangkitkan semangat generasi muda.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi kabupaten dan kota lain untuk terus mengembangkan panahan sebagai olahraga berprestasi. Panahan tidak hanya melatih fisik, tetapi juga konsentrasi, kesabaran, dan mental juara,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Sanggau Tanam Jagung Serentak, Dukung Gerakan Nasional Swasembada Pangan 2025

Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, Fahmi dari KAC Tayan berhasil meraih juara pertama, disusul Syamsul dari Syams Archery Pro Pontianak di posisi kedua, Hendra dari Lengkung Archery Singkawang menempati peringkat ketiga, serta Aipda M. Aulia dari DNA Archery Sanggau di peringkat keempat.

Keberhasilan para juara menjadi bukti kualitas atlet panahan Kalimantan Barat yang terus meningkat. Turnamen ini juga diharapkan menjadi wadah bagi para atlet untuk menambah pengalaman sekaligus mengukur kemampuan mereka menghadapi kejuaraan di tingkat lebih tinggi.

Tak hanya menonjolkan sisi kompetisi, turnamen ini juga mengusung semangat kebersamaan dengan slogan inspiratif: “Menarik adalah Niat, Membidik adalah Upaya, Melepaskan adalah Doa.” Slogan tersebut mencerminkan filosofi olahraga panahan yang sarat makna dan relevan dengan semangat perjuangan kemerdekaan.

Baca jugaPT. ANI Diduga Gelapkan Pajak Puluhan Tahun, Kejagung Diminta Tak Tebang Pilih

Aipda M. Aulia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penuh terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Dukungan dari semua pihak membuktikan bahwa panahan mampu menjadi pemersatu dan ajang pembinaan atlet potensial di Kalimantan Barat,” katanya.

Dengan terselenggaranya Daranante Archery Open Tournament 2025, masyarakat Sanggau tidak hanya disuguhkan tontonan olahraga yang menegangkan, tetapi juga sebuah momentum perayaan kemerdekaan yang penuh makna. Semangat sportivitas dan persatuan yang ditunjukkan para atlet menjadi kado istimewa bagi bangsa di usia kemerdekaan yang ke-80 tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Lahan Gambut Terbakar di Toba, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas Setengah Hektare.
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kembayan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu
Waspada Penipuan, Nomor WhatsApp Mengatasnamakan Kapolres Melawi Beredar
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 02:01 WIB

Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan

Jumat, 4 September 2026 - 04:03 WIB

FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.

Jumat, 4 September 2026 - 03:52 WIB

Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.

Berita Terbaru