Bocah 7 Tahun Tenggelam Saat Bermain di Sungai Sekayam Sanggau

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki berusia 7 tahun berinisial M.Y.A., warga Dusun Tanjung Merpati, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Bocah yang masih duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar itu ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di aliran Sungai Sekayam pada Kamis (31/7/2025) sore.

Kejadian bermula saat M.Y.A. pergi memancing bersama ibunya, Y (37), ke Sungai Sekayam yang berada di Dusun Keroyet, Desa Tanjung Merpati sekitar pukul 13.30 WIB. Sesampainya di lokasi, sang ibu memancing di bagian hulu sungai, sementara korban bermain bersama temannya, B.S. (6), di pinggir aliran air.

Menurut keterangan saksi B.S., saat sedang bermain, korban tiba-tiba melompat ke dalam sungai. Tak lama kemudian, B.S. melihat M.Y.A. melambaikan tangan seolah meminta pertolongan. Sayangnya, B.S. yang juga masih anak-anak dan tidak bisa berenang, tak mampu memberikan bantuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca jugaSafari Jumat, Kapolres Nganjuk Ajak Warga Ngliman Perkuat Keamanan Lewat Silaturahmi

Sekitar pukul 16.20 WIB, seorang warga berinisial A (39) datang ke lokasi dan mendapati ibu korban dalam kondisi panik. Setelah mengetahui bahwa anaknya tenggelam, A segera meminta pertolongan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kembayan.

Mendapat laporan warga, personel Polsek Kembayan bersama masyarakat langsung melakukan upaya pencarian. Berkat kerja sama cepat antara warga dan petugas, korban berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada pukul 17.04 WIB. Jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Kembayan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Polsek Kapuas Lakukan Ground Check 23 Titik Hotspot, Pastikan Api Terkendali

Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas Kembayan yang dipimpin dr. Frengky Kurniawan menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal akibat kehabisan oksigen saat tenggelam. Pihak keluarga pun menolak dilakukan autopsi dan menyatakan menerima dengan ikhlas musibah tersebut.

Baca jugaSubuh Berjamaah, Polres Nganjuk Gandeng Masyarakat Perkuat Kamtibmas Sukomoro

Kapolsek Kembayan AKP Efendy, SH membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian ini.

“Kami turut berbelasungkawa atas musibah ini. Setelah menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan membantu proses pencarian bersama warga. Kami juga sudah berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak keluarga,” jelas AKP Efendy, Jumat (1/8/2025).

Lebih lanjut, AKP Efendy mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih waspada saat anak-anak bermain di sekitar sungai atau perairan terbuka.

“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu mendampingi anak-anak, terutama di lokasi yang berisiko seperti sungai. Keselamatan anak-anak adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Menurut informasi dari keluarga, jenazah M.Y.A. akan dimakamkan pada hari Jumat, 1 Agustus 2025, di pemakaman umum Desa Tanjung Merpati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Lahan Gambut Terbakar di Toba, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas Setengah Hektare.
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kembayan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu
Waspada Penipuan, Nomor WhatsApp Mengatasnamakan Kapolres Melawi Beredar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 02:01 WIB

Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan

Jumat, 4 September 2026 - 04:03 WIB

FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.

Jumat, 4 September 2026 - 03:52 WIB

Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.

Berita Terbaru