FGD Pengawasan Pupuk dan Benih di Pontianak, Dukung Swasembada Pangan.

- Penulis

Kamis, 13 Februari 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak – Cybertv.id , Sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan sesuai dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Lembaga Pengawasan Pupuk, Pestisida, dan Benih menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Ibis Pontianak, Jalan Ahmad Yani, pada Kamis pagi.

Diskusi ini bertujuan untuk mengatur distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran, melibatkan distributor, pengecer, serta kelompok tani, sehingga program swasembada pangan dapat berjalan sukses.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Florentinus Anum, yang mewakili Gubernur Kalbar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam pertumbuhan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oleh karena itu, dukungan maksimal sangat diperlukan, salah satunya melalui ketersediaan pupuk yang memadai agar hasil pertanian semakin meningkat,” ujar Florentinus Anum.

Ia juga menekankan pentingnya kesejahteraan petani sebagai bagian dari keberhasilan program ini.

“Meski kita optimis terhadap pertumbuhan sektor pertanian, yang terpenting adalah kesejahteraan petani turut meningkat seiring dengan hasil pertanian yang baik,” tambahnya.

Florentinus berharap FGD ini dapat mendorong percepatan peningkatan hasil pertanian di Kalbar, mengingat daerah ini memiliki potensi yang besar dalam sektor pertanian. Ia juga menyoroti bahwa ketersediaan pangan yang baik akan berdampak positif pada pembangunan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

Salah satu isu yang dibahas dalam diskusi ini adalah kelangkaan pupuk subsidi yang masih menjadi kendala bagi petani.

Pemetaan Distribusi Pupuk untuk Efektivitas

Baca Juga:  Polisi Bongkar Lokasi Diduga Sebagai Arena Judi Sabung Ayam di Ngronggot

Ketua Panitia FGD, Sutrisno, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan pendistribusian pupuk subsidi tepat sasaran dan tepat waktu, sehingga petani dapat bekerja secara maksimal.

“Melalui FGD ini, kita mengumpulkan kelompok tani, produsen pupuk, distributor, serta pengecer untuk memetakan distribusi pupuk agar lebih efektif, tepat waktu, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi petani,” ungkap Sutrisno.

Sementara itu, Ketua DPW Petani Merdeka Indonesia Kalbar, M. Saupi, menyoroti peredaran pupuk palsu yang merugikan petani. Ia meminta agar petani tidak hanya mendapatkan pupuk subsidi, tetapi juga pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau.

“Banyak pupuk palsu beredar yang menyebabkan petani merugi. Oleh karena itu, kami berharap ketersediaan pupuk nonsubsidi juga diperhatikan, dengan harga yang terjangkau agar hasil pertanian semakin baik,” jelas M. Saupi.

Deklarasi Dukung Swasembada Pangan

Setelah sesi diskusi, seluruh peserta yang hadir—terdiri dari produsen, distributor, pengecer, serta gabungan kelompok tani di Kalimantan Barat—menggelar deklarasi mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mencapai swasembada pangan.

“Kami, selaku produsen, distributor, pengecer, dan gabungan kelompok tani Kalimantan Barat, siap mendukung dan menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat,” demikian isi deklarasi yang dibacakan secara bersama-sama.

Dengan adanya diskusi dan deklarasi ini, diharapkan distribusi pupuk dapat lebih terkontrol, petani semakin sejahtera, dan program swasembada pangan di Kalimantan Barat dapat berjalan dengan sukses.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jatim Gelar Suling di Gayungsari Ajak Warga Berantas Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Kurang dari 24 Jam, Polres Jember Tangkap Dua Terduga Perampok Toko Emas
Polres Kediri Tanam Puluhan Bibit Pohon Dukung Kelestarian Alam Wujudkan Program Green Policing Kapolri
Jaga Kelestarian Lingkungan, Babinsa Ngadirejo Bersama Warga Gotong Royong Tanam Pohon Saman Dan Trembesi
Subuh Keliling, Kapolres Kediri Perkuat Peran Warga Jaga Kamtibmas
Tak Hanya Padamkan Api, Polri Selamatkan Anak Beruang Madu Terdampak Karhutla
BRAN dan Komnas HAM Perkuat Sinergi, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM
Kapolri: Tim Gabungan Sita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:02 WIB

Kapolda Jatim Gelar Suling di Gayungsari Ajak Warga Berantas Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Jember Tangkap Dua Terduga Perampok Toko Emas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Polres Kediri Tanam Puluhan Bibit Pohon Dukung Kelestarian Alam Wujudkan Program Green Policing Kapolri

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Jaga Kelestarian Lingkungan, Babinsa Ngadirejo Bersama Warga Gotong Royong Tanam Pohon Saman Dan Trembesi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 03:43 WIB

Subuh Keliling, Kapolres Kediri Perkuat Peran Warga Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru