Lansia Tewas Terjebak Api Saat Bersihkan Kebun Sawit di Mukok, Polisi Ingatkan Bahaya Bakar Lahan

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Sebuah insiden tragis menimpa seorang pria lanjut usia di Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. PA (75), warga Dusun Entibuh, Desa Engkode, ditemukan meninggal dunia dengan luka bakar serius setelah terjebak dalam kobaran api saat membersihkan kebun sawit miliknya, Senin (21/7/2025) siang.

Baca jugaPolres Pasuruan Berhasil Ungkap Misteri Jenazah di Sungai Purwosari 3 Tersangka Diamankan

Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban melakukan pembersihan lahan dengan membakar rumput kering yang sebelumnya telah disemprot herbisida. Sayangnya, api dengan cepat menyebar ke lahan milik tetangganya yang berada tepat di sisi kebun korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat api mulai membesar, korban mencoba memadamkannya menggunakan alat semprot tanaman. Namun diduga karena kondisi fisik yang sudah lanjut usia dan kelelahan, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan akhirnya terjebak di tengah kobaran api.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di atas lahan milik Toberius Miking, tetangganya. Warga yang datang ke lokasi langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian Sektor Mukok.

Kapolsek Mukok AKP Sutono, yang mewakili Kapolres Sanggau AKBP Suparno, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga korban.

Baca jugaPolres Bangkalan Berhasil Amankan Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Jembatan Suramadu

“Kami atas nama Polres Sanggau turut berduka cita sedalam-dalamnya. Ini adalah musibah yang sangat kami sesalkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Profesionalisme Penyidik, Sat Reskrim Polres Sanggau Gelar Binteknis dan Anev Bulanan

Lebih lanjut, AKP Sutono menjelaskan bahwa praktik pembakaran lahan sangat berisiko, apalagi jika dilakukan tanpa pengawasan yang memadai.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam membuka lahan dengan cara membakar. Terlebih saat musim kemarau seperti ini, potensi api menyebar sangat tinggi dan bisa menimbulkan bahaya bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” tegasnya.

Selain melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak Polsek Mukok juga mendampingi keluarga korban dalam proses penanganan jenazah, bekerja sama dengan perangkat desa, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah.

Baca jugaKapolri: SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan SMA Global Darussalam Academy Siapkan Calon Pemimpin Harapan Bangsa

“Pendekatan humanis tetap kami kedepankan. Kami turut hadir memberikan dukungan moral kepada keluarga korban. Pihak desa dan tokoh adat juga membantu memastikan proses pemakaman berlangsung dengan lancar dan sesuai adat setempat,” tambah AKP Sutono.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di kebun, terutama saat menggunakan metode pembakaran. Kepolisian berharap warga lebih memilih cara yang aman dan ramah lingkungan dalam membersihkan lahan, guna menghindari terulangnya kejadian serupa.

Polres Sanggau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (karhutla), terutama di wilayah-wilayah rawan seperti Mukok. Edukasi dan sosialisasi akan terus dilakukan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan di Desa Kebadu, Mobil Pickup Bertabrakan dengan Truk Tangki
Dankodaeral XII Terima Kunjungan Ikramat Kerajaan Matan Tanjungpura, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat dan Budaya
Hujan Deras Rusak Kembali Jembatan Temurak, Warga dan Polsek Meliau Bergerak Cepat
Warga dan Polisi Gotong Royong Bersihkan Jalan Usai Kecelakaan Truk di Tayan Hilir
Diduga Dump Truck Tanpa Lampu, Kecelakaan Maut Terjadi di Desa Binjai
Polda Kalbar tegaskan Komitmen berantas Judi Online, Cegah Kalimantan Barat jadi Basis Bandar dan Scam dengan meningkatkan Patroli Siber
Satlantas Polres Melawi Kembali Amankan 21 Kendaraan Knalpot Brong dan Terindikasi Balap Liar
Stop Pelanggaran Lalu Lintas, Kasat Lantas Jadikan Melawi Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 04:19 WIB

Kecelakaan di Desa Kebadu, Mobil Pickup Bertabrakan dengan Truk Tangki

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:13 WIB

Dankodaeral XII Terima Kunjungan Ikramat Kerajaan Matan Tanjungpura, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat dan Budaya

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:13 WIB

Hujan Deras Rusak Kembali Jembatan Temurak, Warga dan Polsek Meliau Bergerak Cepat

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:07 WIB

Warga dan Polisi Gotong Royong Bersihkan Jalan Usai Kecelakaan Truk di Tayan Hilir

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:04 WIB

Diduga Dump Truck Tanpa Lampu, Kecelakaan Maut Terjadi di Desa Binjai

Berita Terbaru