Proyek Penanganan Longsor di kecamatan Ledo Disorot, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi.

- Penulis

Senin, 17 Februari 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkayang, Kalimantan Barat – Cybertv.id , Proyek penanganan longsor di ruas Jalan Bengkayang – Sanggau Ledo yang dikerjakan oleh CV Repana Diva Perkasa kini menuai kontroversi. Proyek yang dikontrak pada 29 Januari 2024 dengan durasi 320 hari kalender dan nilai kontrak Rp 4.128.193.000,00 ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024.

Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, proyek tersebut mengalami kerusakan dalam waktu kurang dari satu tahun sejak pelaksanaan. kondisi Penahan longsor itu sudah Retak dan menduga adanya ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa penggunaan material yang tidak berizin menjadi faktor utama penyebab cepatnya kerusakan jalan. “Bagaimana tidak cepat rusak, mereka menggunakan material yang tidak berizin,” ujarnya.

Masyarakat mendesak pihak terkait untuk segera turun tangan, memastikan proyek ini dikerjakan sesuai standar, serta mengusut dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait. Diharapkan ada evaluasi menyeluruh dan transparansi dalam pengelolaan proyek infrastruktur demi kepentingan masyarakat luas.

 

(Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sotok Keluhkan Air Sungai Keruh dan Berbau, Diduga Tercemar Limbah Perusahaan PT GKM.
Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI
Polres Pelabuhan Tanjungperak Test Urine Sopir Truk dan Bus Jelang Mudik Lebaran
Buka Puasa Bersama TNI-Polri, Kapolri Tegaskan Sukseskan Program Presiden
Operasi Ketupat 2026: Kolaborasi Lintas Kementerian Integrasikan Rekayasa Lalu Lintas dan Strategi Tol Fungsional
Polres Sampang Tegaskan 2 Pemuda yang Ditangkap Bawa Ekstasi Telah Diserahkan ke Panti Rehabilitasi
Mudik Lebaran 2026: Polri Kerahkan 161 Ribu Personel, Layanan Darurat 110 Jadi Kunci Respons Cepat bagi Pemudik
Penanganan Dugaan Penggelapan di Polres Metro Bekasi Disorot, Kuasa Hukum FERADI WPI Nilai Proses Penyelidikan Lamban*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:18 WIB

Warga Sotok Keluhkan Air Sungai Keruh dan Berbau, Diduga Tercemar Limbah Perusahaan PT GKM.

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:19 WIB

Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI

Kamis, 12 Maret 2026 - 05:17 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Test Urine Sopir Truk dan Bus Jelang Mudik Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:50 WIB

Operasi Ketupat 2026: Kolaborasi Lintas Kementerian Integrasikan Rekayasa Lalu Lintas dan Strategi Tol Fungsional

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:48 WIB

Polres Sampang Tegaskan 2 Pemuda yang Ditangkap Bawa Ekstasi Telah Diserahkan ke Panti Rehabilitasi

Berita Terbaru