Presiden Prabowo: Buruh Adalah Penggerak Utama Ekonomi, Negara Hadir untuk Sejahterakan Rakyat

- Penulis

Jumat, 2 Mei 2025 - 02:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Jakarta, 1 Mei 2025 — Dalam rangka Peringatan Hari Buruh Internasional 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada seluruh buruh dan pekerja atas dedikasi mereka dalam membangun bangsa. Presiden menegaskan bahwa para pekerja adalah kekuatan utama yang menggerakkan roda perekonomian nasional.

Baca juga : Presiden Prabowo Hadiri Peringatan Hari Buruh 2025, Ribuan Buruh Sampaikan Aspirasi di Monas

“Saya punya teori ekonomi yang sangat sederhana: jika orang-orang berpenghasilan rendah mendapatkan penghasilan yang layak, maka mereka memiliki daya beli,” ujar Presiden Prabowo saat berpidato di Monumen Nasional (Monas), Kamis (1/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden juga menegaskan bahwa negara tidak tinggal diam dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memberikan fasilitas dan layanan dasar bagi seluruh masyarakat.

“Kami berjuang memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan, subsidi listrik, dan bantuan tunai langsung kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Total anggaran yang telah kami gelontorkan untuk rakyat, kalau tidak salah, sudah melebihi 500 triliun rupiah. Semua itu dilakukan agar tidak ada rakyat yang menderita,” jelasnya.

Baca Juga:  Diduga Disokong Oknum, Bos Joni Kebal Hukum?

Baca juga : Bhabinkamtibmas Sawahan Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pemantauan Tanaman Cabai

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada anak yang kelaparan dan seluruh rakyat mendapat akses pendidikan secara gratis.

“Saya sudah bertanya kepada para Hakim Agung. Dasar hukum kita kuat: bumi, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Itu amanat Undang-Undang Dasar,” tegas Presiden.

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo juga mengajak para serikat pekerja dan buruh untuk mengusulkan calon pahlawan nasional dari kalangan buruh, sebagai bentuk penghargaan atas peran besar mereka dalam sejarah bangsa.

“Ada usulan dari tokoh-tokoh masyarakat dan buruh yang bertanya kepada saya, ‘Pak, kenapa tidak ada pahlawan nasional dari kalangan buruh?’ Saya jawab, kalau ada usulan, silakan berembuk. Dan mereka menyampaikan, ‘Bagaimana kalau Marsinah, Pak?’” ungkap Presiden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru