Polsek Parindu Verifikasi Titik Api di Sembilan Lokasi, Pastikan Tidak Ada Karhutla yang Meluas

- Penulis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 03:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Guna menindaklanjuti pantauan aplikasi BONGKAR terhadap sejumlah titik panas (hotspot) di wilayah Kecamatan Parindu, Polsek Parindu melakukan kegiatan ground check dan pengecekan langsung ke lokasi pada Kamis, 7 Agustus 2025 mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kegiatan pengecekan ini menyasar sembilan lokasi tersebar di lima desa, yakni Desa Pusat Damai, Desa Rahayu, Desa Maju Karya, Desa Maringin Jaya, dan sekitarnya. Total lahan yang diperiksa mencapai sekitar 4,1 hektare. Keseluruhan lahan digunakan oleh warga setempat untuk kepentingan pertanian, terutama persiapan lahan tanam padi.

Tim verifikasi yang diterjunkan terdiri dari personel Polsek Parindu, yakni Aiptu Kasianus Ewal, Aipda Warjianto, Aipda Andri Zunaidi, Bripka Agus Setyowanto, dan Brigpol Tri W. Mereka bergerak cepat ke lokasi yang terpantau memiliki titik panas kategori “medium” untuk memastikan tidak ada kebakaran aktif dan lahan digunakan sesuai dengan ketentuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil verifikasi di lapangan menunjukkan bahwa lahan-lahan yang diperiksa adalah milik pribadi dengan jenis tanah mineral, bukan gambut.

Baca juga : Jelang HUT RI Ke-80, TNI-Polri Matangkan Latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Blitar

Para pemilik lahan juga telah memenuhi prosedur keselamatan, seperti menyiapkan alat pemadam api, membuat sekat pembatas dengan lahan lain, dan berada di lokasi selama proses pembakaran dilakukan.

Kapolsek Parindu, Iptu Trisna Mauludi, menjelaskan bahwa pengecekan ini merupakan upaya proaktif pihak kepolisian untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan lahan dan mencegah terjadinya Karhutla.

Baca Juga:  Dekat dengan Masyarakat, Polsek Entikong Intensifkan Patroli Cegah Gangguan Kamtibmas

“Kami tidak hanya mengandalkan data digital, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya. Dari sembilan titik yang dicek, api sudah padam dan tidak ditemukan indikasi penyebaran api ke lahan lain,” ujarnya.

Menurut data terakhir, terdapat 28 titik hotspot di Kecamatan Parindu yang terdeteksi oleh aplikasi BONGKAR. Dari jumlah tersebut, sembilan titik telah berhasil diverifikasi secara langsung oleh personel Polsek Parindu.

Sisanya masih terkendala karena faktor geografis yang sulit dijangkau, keterbatasan personel, serta koordinat yang tidak terbaca akurat saat proses pencarian.

Baca juga : Polres Sanggau Gelar Patroli Wisata di CFD Kraton Surya Negara, Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Pengunjung

“Beberapa titik tidak dapat kami jangkau karena akses jalan yang sulit dan keterbatasan sarana. Namun kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memaksimalkan penanganan,” tambah Iptu Trisna Mauludi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan mengikuti prosedur pembukaan lahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Prosesnya harus terpantau dan terkendali demi menghindari potensi kebakaran meluas,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga akan terus melakukan patroli rutin serta sosialisasi kepada warga terkait bahaya Karhutla dan sanksi hukum yang mengancam apabila terjadi kelalaian atau kesengajaan dalam pembakaran lahan. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Sanggau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Keliling di Masjid At Taqwa , Polda Kalbar Ajak Masyarakat Cegah Hoaks dan Jaga Persatuan
Konferensi Pers Penegakkan Hukum Karhutla, Polda Kalbar tangani 68 Kasus Perorangan dan 33 Kasus Korporasi.
Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.
Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai
Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.
Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.
Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.
Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Jumat Keliling di Masjid At Taqwa , Polda Kalbar Ajak Masyarakat Cegah Hoaks dan Jaga Persatuan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Konferensi Pers Penegakkan Hukum Karhutla, Polda Kalbar tangani 68 Kasus Perorangan dan 33 Kasus Korporasi.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.

Berita Terbaru