Polsek Entikong Verifikasi 9 Titik Hotspot Karhutla, Dipastikan dalam Kondisi Terkendali

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Aparat gabungan melakukan pengecekan langsung terhadap sembilan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terpantau melalui aplikasi SIPONGI dan GAC di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Jumat (22/8/2025).

Kegiatan verifikasi ini berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 16.00 WIB dengan melibatkan personel Polsek Entikong, Koramil Entikong, serta perangkat kecamatan Entikong.

Baca juga : Isi Kuliah Umum di FH USU, Kadivhumas Polri Ajak Perkuat Rasa Cinta Tanah Air

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengecekan dilakukan setelah sistem pemantauan digital mendeteksi adanya titik api di tiga desa, yakni Desa Entikong, Desa Nekan, dan Desa Pala Pasang. Dari hasil verifikasi, lahan yang terbakar umumnya digunakan untuk penanaman padi ladang dengan luas bervariasi antara setengah hektare hingga satu hektare.

Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, SH, menegaskan bahwa pihaknya bersama instansi terkait bergerak cepat memastikan kondisi lapangan aman serta api telah dipadamkan.

“Kami tidak hanya mendata dan memverifikasi, tetapi juga memastikan bahwa tidak ada potensi api meluas. Langkah koordinasi dengan perangkat desa dan masyarakat sudah dilakukan agar kejadian serupa bisa dicegah,” ujarnya.

Menurut Kapolsek Entikomg, lahan yang terbakar masih dalam skala terbatas dan tidak melebihi dua hektare. Pembukaan lahan dilakukan secara gotong royong oleh warga dengan metode tradisional menggunakan ember serta peralatan sederhana.

“Meski masyarakat mengaku sudah berkoordinasi dengan pengurus desa dan adat, kami tetap menekankan agar metode pembakaran tidak lagi dijadikan pilihan. Risiko penyebaran api sangat tinggi,” tegas AKP Donny Sembiring.

Dari hasil pantauan, sembilan titik api tersebut dikategorikan dalam level medium. Aparat memastikan api sudah padam dan situasi di lokasi tetap aman serta kondusif. Kendati demikian, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan intensif, khususnya di musim kemarau ketika potensi Karhutla meningkat signifikan.

Baca Juga:  Polres Sanggau Amankan Seorang Pria, Diduga Pengedar Sabu di Meliau dengan Barang Bukti 18 Gram

Personel yang diterjunkan dalam kegiatan ini antara lain Bhabinkamtibmas Desa Pala Pasang Bripka Hendrikus Atai, Bhabinkamtibmas Desa Entikong Bripka Pietter, serta Bhabinkamtibmas Desa Nekan Bripka Jodi. Mereka melakukan pendataan, verifikasi titik koordinat, dan berkoordinasi dengan perangkat desa guna mencari informasi dari warga sekitar lokasi hotspot.

Hasil pengecekan juga dilaporkan secara resmi kepada pimpinan dan diteruskan kepada instansi terkait untuk langkah pencegahan lanjutan. Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi fokus utama agar penanganan Karhutla di perbatasan tetap terkendali.

AKP Donny Sembiring menambahkan, pihaknya terus mengimbau masyarakat agar menghindari praktik pembakaran terbuka dalam membuka lahan.

“Kami minta warga mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan. Jika tetap ada pembakaran tanpa pengawasan, selain membahayakan lingkungan juga berpotensi berhadapan dengan hukum,” ungkapnya.

Baca jugaHadiri Groundbreaking di Sidoarjo, Kapolri Sebut Polri Sudah Miliki 458 SPPG

Selain patroli darat, pemantauan secara digital melalui aplikasi SIPONGI dan GAC akan terus dioptimalkan. Teknologi ini memungkinkan aparat mendeteksi dini potensi Karhutla dan segera melakukan respons cepat di lapangan.

“Dengan adanya dukungan teknologi, kita tidak hanya mengandalkan laporan manual, tetapi bisa langsung mendeteksi pergerakan titik api,” jelas Kapolsek.

Dengan langkah verifikasi yang sudah dilakukan, seluruh titik api di Kecamatan Entikong saat ini dipastikan terkendali. Namun aparat gabungan tetap menyiagakan personel di lapangan guna mencegah munculnya titik api baru. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan pun mengajak masyarakat lebih bijak dalam membuka lahan agar tidak menimbulkan ancaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Lahan Gambut Terbakar di Toba, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas Setengah Hektare.
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kembayan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu
Waspada Penipuan, Nomor WhatsApp Mengatasnamakan Kapolres Melawi Beredar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 02:01 WIB

Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan

Jumat, 4 September 2026 - 04:03 WIB

FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.

Jumat, 4 September 2026 - 03:52 WIB

Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.

Berita Terbaru