Pimpin Misa, Uskup Sintang Lantik dan Berkati Pengurus FMKI Kabupaten Sintang Periode 2025-2028

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM. Cap melantik dan memberkati pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Kabupaten Sintang Periode 2025-2028 di Gereja Katedral Kristus Raja Sintang pada Rabu, 1 Oktober 2025 dalam sebuah misa khusus.

Hadir pada misa, pelantikan dan pemberkatan tersebut Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala didampingi Ny. Hermina Bala, Pembina dan Penasehat FMKI Kabupaten Sintang, ormas Kabupaten Melawi, jajaran pengurus FMKI Kabupaten Sintang, dan umat.

Uskup Sintang dalam homilinya menyampaikan pesannya agar FMKI Kabupaten Sintang bisa menjadi garam dunia dengan mengambil peran positif dalam kehidupan bermasyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“kalau banyak orang baik di tengah masyarakat, maka akan ada kedamaian, saling menolong, dan penuh persaudaraan. Dan itulah kehidupan yang sesuai dengan kehendak Allah” pesan Uskup Sintang

Baca juga : Judi Sabung Ayam dan Dadu Kebal Hukum, Polres Ponorogo Dinilai Tutup Mata Diam Seribu Bahasa

“kita juga dituntut untuk menjadi terang dunia, ditengah ketidak jelasan moralitas atau aneka hal yang menjerumuskan orang pada kejahatan. Maka kita harus menjadi terang cahaya kebenaran. Meninggalkan yang tidak baik dan memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Itulah inti pati dari teladan Yesus Kristus. Ini tidak gampang tapi itulah tugas kita. Yakni menjadi garam dan terang dunia” pesan Uskup Sintang

“FMKI Kabupaten Sintang harus menjadi garam dan terang di tengah masyarakat. Membangun kehidupan yang nyaman ditengah masyarakat Kabupaten Sintang yang plural. Menjadi terang kalau ada kegelapan, dan janganlah menjadi bagian dari kegelapan itu sendiri. Menjadi garam disaat ada suasana kehidupan yang hambar di tengah masyarakat kita. Perjuangan ini tidak akan berkesudahan” terang Uskup Sintang

Baca Juga:  BMKG Prediksi Kemarau Lebih Awal di Riau, Gubernur Serukan Antisipasi Dini Karhutla

“FMKI tidak terpisahkan dari gereja Katolik. Merupakan satu kesatuan dari tugas perutusan karena merangkul semua ormas yang ada dalam gereja Katolik. FMKI bisa melakukan kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh hirariki gereja. Banyak hal yang bisa dikerjakan oleh FMKI Kabupaten Sintang ke depan. Dan hirarki gereja wajib mengawasi dan mengingatkan FMKI jika ditemukan tindakan yang tidak sesuai dengan moral Katolik ” pesan Uskup Sintang

“FMKI Kabupaten Sintang bisa saling mengisi dengan hirarki gereja dalam berbagai program dan kegiatan di masa depan. Kita bisa bekerjasama nanti. Sampaikan jika ada yang perlu diajukan kepada kami dalam rangka memperjuangkan kebaikan bersama. Menjadi garam dan terang itu tidak gampang. Mari kita saling mendukung dalam mewujudkan cita-cita FMKI. Ikut azas yang ada dalam AD/ART FMKI Kabupaten Sintang ” pesan Uskup Sintang

“karena Keuskupan Sintang ini membawahi 3 kabupaten, maka ke depan saya berharap agar akan terbentuk juga FMKI di kabupaten lainnya” pesan Uskup Sintang

Baca juga : Ilmu JATAH Kuasai Proyek Gendut : LSM Ajak BPJN Uji Kelayakan Kualitas Bersama Tim Ahli

Adapun jajaran pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia Kabupaten Sintang periode 2025-2028 adalah Yosepha Hasnah (Ketua), Tuah Mangasih (Wk. Ketua), Michell Eko Hardian (Sekretaris), Valentinus Narung (Bendahara) dan Pengurus inti dibantu oleh 7 bidang dengan koordinator dan anggotanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru

Berita

PWI Kalbar Gelar OKK VI, 29 Peserta Ikuti Pembekalan.

Rabu, 28 Okt 2026 - 09:21 WIB