Lahan Gambut Terbakar di Kapuas, Petugas Gabungan Kerahkan 5 Unit Pemadam untuk Padamkan Api

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 04:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Sanggau. Kali ini, api melahap sekitar satu hektare lahan gambut milik seorang warga di Jalan Sabang Merah, RT 16, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Rabu (30/7) pagi. Laporan masyarakat yang cepat direspons aparat dan tim pemadam gabungan, berhasil mencegah api menyebar lebih luas.

Informasi awal diterima oleh Polsek Kapuas sekitar pukul 10.30 WIB dari warga yang melihat kepulan asap dan kobaran api di kawasan tersebut.

Baca jugaBabinsa Desa Salam Dan Poktan Rukun Makmur Gelar Kerja Bakti Bersihkan Akses Jalan Persawahan Di Dusun Centong

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Sanggau, Polsek Kapuas, Koramil Kapuas, BPBD, Damkar Kabupaten Sanggau, serta Manggala Agni langsung dikerahkan ke lokasi.

Kebakaran terjadi di lahan milik Junita Wati (49), seorang pegawai negeri sipil yang berdomisili di kawasan Sabang Merah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, Junita Wati diketahui membuka lahannya untuk keperluan berladang sejak 28 Juli 2025 dengan metode tebas dan tebang, sebelum akhirnya dilakukan pembakaran bertahap.

Menurut pengakuan Junita Wati, pembakaran dilakukan sedikit demi sedikit dan dalam pengawasannya. Api sempat padam dan situasi terkendali.

Namun pada Rabu pagi, ia diberitahu oleh anaknya bahwa api kembali muncul di lahan tersebut. Situasi darurat ini membuat keluarganya langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran Kabupaten Sanggau.

Sekitar pukul 10.55 WIB, tim pemadam gabungan tiba di lokasi dan langsung bergerak cepat melakukan pemadaman. Operasi ini melibatkan 3 Unit mobil Damkar Kabupaten Sanggau, 1 unit water cannon milik Polres Sanggau, serta dukungan dari warga sekitar. Karakteristik lahan yang berupa tanah gambut kering dan berada di kawasan perbukitan membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Baca Juga:  Wujud Kepedulian Polri, Polres Sanggau Hadirkan Beras Premium Harga Murah di Dusun Liku

Baca jugaRibuan Jamaah Padati Istighosah dan Pengajian Umum di Kediaman Kades Wonojoyo

Kasat Samapta Polres Sanggau, Iptu Supar yang memimpin langsung jalannya pemadaman menjelaskan bahwa kondisi lahan yang jauh dari sumber air menjadi tantangan utama di lapangan.

“Kami harus mengerahkan seluruh sumber daya yang ada karena api sempat membesar di beberapa titik. Butuh waktu dan strategi agar api tidak menyebar lebih luas,” jelasnya.

Setelah hampir tiga jam berjibaku dengan api, sekitar pukul 13.30 WIB, seluruh titik api berhasil dipadamkan. Situasi kembali aman dan kondusif. Meski begitu, petugas tetap berjaga di lokasi untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kemungkinan terjadinya kebakaran susulan.

Iptu Supar juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di musim kemarau seperti saat ini.

“Kami terus melakukan patroli dan pemantauan. Pembakaran lahan, meskipun untuk keperluan pribadi, tetap berisiko tinggi dan bisa menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar,” tegasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dari ancaman karhutla. Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum berkomitmen untuk terus memberikan edukasi serta menindak tegas pelanggaran terhadap larangan pembakaran lahan di wilayah Kabupaten Sanggau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecelakaan di Desa Kebadu, Mobil Pickup Bertabrakan dengan Truk Tangki
Dankodaeral XII Terima Kunjungan Ikramat Kerajaan Matan Tanjungpura, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat dan Budaya
Hujan Deras Rusak Kembali Jembatan Temurak, Warga dan Polsek Meliau Bergerak Cepat
Warga dan Polisi Gotong Royong Bersihkan Jalan Usai Kecelakaan Truk di Tayan Hilir
Diduga Dump Truck Tanpa Lampu, Kecelakaan Maut Terjadi di Desa Binjai
Polda Kalbar tegaskan Komitmen berantas Judi Online, Cegah Kalimantan Barat jadi Basis Bandar dan Scam dengan meningkatkan Patroli Siber
Satlantas Polres Melawi Kembali Amankan 21 Kendaraan Knalpot Brong dan Terindikasi Balap Liar
Stop Pelanggaran Lalu Lintas, Kasat Lantas Jadikan Melawi Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:13 WIB

Dankodaeral XII Terima Kunjungan Ikramat Kerajaan Matan Tanjungpura, Perkuat Sinergi dengan Tokoh Adat dan Budaya

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:13 WIB

Hujan Deras Rusak Kembali Jembatan Temurak, Warga dan Polsek Meliau Bergerak Cepat

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:07 WIB

Warga dan Polisi Gotong Royong Bersihkan Jalan Usai Kecelakaan Truk di Tayan Hilir

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:04 WIB

Diduga Dump Truck Tanpa Lampu, Kecelakaan Maut Terjadi di Desa Binjai

Senin, 11 Mei 2026 - 02:20 WIB

Polda Kalbar tegaskan Komitmen berantas Judi Online, Cegah Kalimantan Barat jadi Basis Bandar dan Scam dengan meningkatkan Patroli Siber

Berita Terbaru