Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan di Tayan Hilir, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Peristiwa hilangnya seorang warga bernama Anton (29), yang tenggelam di kawasan Sungai Kapuas, Dusun Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, akhirnya menemukan titik terang. Setelah dua hari dilakukan pencarian intensif, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di wilayah Kecamatan Tayan Hilir pada Rabu (26/11/2025) sekira pukul 06.00 WIB.

Korban sebelumnya diketahui tenggelam pada Senin (24/11/2025) saat berada di sebuah lanting atau jamban di tepian Sungai Kapuas. Kejadian tersebut sontak membuat warga sekitar melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian dan menerjunkan sejumlah personel untuk melakukan upaya pencarian.

Informasi terkait penemuan jenazah diperoleh dari personel Polsek Tayan Hilir pada Rabu pagi. Petugas melaporkan melihat sesosok tubuh yang mengapung di aliran Sungai Kapuas dan kemudian memastikan bahwa jasad tersebut adalah Anton, warga yang dilaporkan hilang dari Kecamatan Meliau sejak dua hari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga  :  TIM PENYIDIKAN KEJATI KALBAR KEMBALI LAKUKAN PENGGELEDAHAN KASUS KORUPSI GKE “PETRA”,

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Meliau bersama tim Basarnas Provinsi segera menuju lokasi penemuan. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tayan Hilir untuk dilakukan pemeriksaan medis berupa Visum et Repertum (VER) oleh dokter yang bertugas.

Dalam hasil pemeriksaan VER oleh dr. Agnes, dipastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa kematian Anton murni merupakan musibah akibat tenggelam, bukan karena adanya unsur tindak pidana.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah Anton kemudian dibawa kembali ke Kecamatan Meliau untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Prosesi pemakaman direncanakan dilakukan di Tempat Pemakaman Umum Abu Angat, Dusun Rambai, Desa Meliau Hulu.

Baca Juga:  Sikapi Informasi Warga Masyarakat Melalui Media Sosial Polsek Ella Hilir Lakukan Monitoring di SPBU No:65.796.004 Ella Hilir

Pencarian terhadap korban melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Polsek Meliau, anggota Koramil Meliau, tim Basarnas Provinsi, BPBD Kabupaten Sanggau, sukarelawan, serta warga setempat. Selama dua hari, upaya pencarian dilakukan secara intensif menggunakan metode penyisiran dan pemantauan aliran sungai.

Koordinasi antara instansi terkait serta partisipasi warga menjadi faktor penting dalam proses penemuan korban. Sejumlah warga juga turut membantu memberikan informasi dan pemantauan di sepanjang tepian sungai untuk mempercepat proses identifikasi saat korban ditemukan mengapung.

Pihak keluarga korban menerima kabar duka ini dengan penuh keikhlasan. Mereka menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan menolak dilakukan autopsi lanjutan terhadap jenazah. Keputusan keluarga turut dihormati oleh pihak kepolisian dan petugas medis.

Kapolsek Meliau, AKP Supariyanto, SH, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian, baik dari pihak kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD, maupun masyarakat.

“Sejak laporan diterima, kami bersama seluruh unsur terkait bergerak cepat melakukan pencarian. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan meskipun dalam keadaan tidak bernyawa. Hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ada tanda kekerasan. Ini murni musibah. Kami turut berduka dan semoga keluarga diberikan ketabahan,” ujar AKP Supariyanto.

Baca juga  :  Gubernur Kalbar Buka Muswil III SAPMA Pemuda Pancasila dan Dorong Penguatan Peran Kebangsaan

Ia menambahkan bahwa masyarakat yang tinggal di tepian sungai diimbau untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas, terutama di lokasi yang memiliki potensi bahaya. Edukasi keselamatan akan terus dilakukan oleh Polsek Meliau guna mencegah peristiwa serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumat Keliling di Masjid At Taqwa , Polda Kalbar Ajak Masyarakat Cegah Hoaks dan Jaga Persatuan
Konferensi Pers Penegakkan Hukum Karhutla, Polda Kalbar tangani 68 Kasus Perorangan dan 33 Kasus Korporasi.
Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.
Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai
Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.
Waspada Penipuan File APK, Polda Kalbar Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Unduh Aplikasi.
Polda Kalbar Kerahkan 510 Personel Operasi Patuh Kapuas 2026, Utamakan Keselamatan dan Pendekatan Humanis.
Subuh Keliling Polda Kalbar, Ajak Masyarakat Cegah Perundungan dan Jaga Kerukunan.
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Jumat Keliling di Masjid At Taqwa , Polda Kalbar Ajak Masyarakat Cegah Hoaks dan Jaga Persatuan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Konferensi Pers Penegakkan Hukum Karhutla, Polda Kalbar tangani 68 Kasus Perorangan dan 33 Kasus Korporasi.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Kalbar Hadirkan Dialog Kamtibmas Penuh Kebersamaan di Taman Akcaya.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Kabut Ganggu Jarak Pandang, Truk Tangki dan Grand Livina Terlibat Laka di Jalan Raya Beduai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Ops Patuh Kapuas 2026 di Pontianak: Polisi Fokus Tertibkan Administrasi dan Kedepankan Teguran Simpatik.

Berita Terbaru