Diskusi Interaktif Dalam Rangka Mewujudkan Generasi Muda Anti Narkoba

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Yayasan Geretak Kabupaten Sambas menggelar kegiatan diskusi interaktif bertema “Mewujufkan Generasi Muda Anti Narkoba” pada Kamis (27/11) pagi yang diikuti oleh pasien/klien rehabilatasi yayasan tersebut.

Diskusi interaktif tersebut bertujuan memberikan pengetahuan, meningkatkan kesadaran dan membekali residen (pasien/klien rehabilitasi) dengan keterampilan yang diperlukan untuk tetap pulih dan berfungsi optimal di masyarakat.

Dalam sesi pemaparan materi, tiga narasumber dihadirkan:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ipda Indah Tata Suanda – KBO Satresnarkoba Polres Sambas “konsekuensi hukum dalam penyalahgunaan narkoba sesuai UU No. 35 tentang Narkotika”

Baca juga  :  Pengungkapan Pemilik Ekstasi di Tol Lampung, Bareskrim Polri Tetapkan MR sebagai Tersangka

Baca Juga:  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Reni Herawati, M. Psi., Psikolog – Bidang Rehabilitasi BNNK Sambas “perlindungan kepada generasi muda dari pengaruh destruktif (bahaya narkotika dan zat adiktif)

Reny Husnawati, M. Psi, Psikolog – Penyuluh Sosial Muda Dinas Sosial Kab. Sambas “Psikoedukasi tentang narkoba dan adiksi serta pengembangan keterampilan sosial dan interpersonal”.

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan para residen dapat berperan aktif dalam pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba dilingkungan masyarakat setelah menjalani masa rehabilitasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru