Berkat Anjing Unit K-9 Polda Jatim Indentitas Korban Mutilasi Pacet Berhasil Terungkap

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 01:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id-MOJOKERTO – Anjing pelacak dari Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Jatim berperan besar mengungkap identitas korban mutilasi di Pacet, Mojokerto.

Anjing jenis Labrador ini lah yang pertama kali menemukan potongan telapak tangan kanan korban.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto melalui Kasi Humas Polres Mojokerto Iptu Suyanto menuturkan, potongan jasad korban mutilasi ini tersebar di semak-semak Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Area sebarannya cukup luas dengan radius sekitar 200 meter,” ujar Iptu Suyanto,Minggu(7/9/25).

Pihaknya pun mengerahkan semua tenaga dari Satreskrim Polres Mojokerto Polda Jatim dibantu para relawan.

Hasilnya, ditemukan 64 potongan jasad manusia, termasuk potongan telapak kaki kiri.

“Kondisi TKP sangat terjal. Setelah itu, kami terjunkan K9 anjing pelacakan umum jenis Labrador dari Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Jatim,” terang Iptu Suyanto.

Ia mengatakan, pada Sabtu (6/9), anjing pelacakan umum jenis Labrador ini berhasil menemukan potongan telapak tangan kanan korban.

Padahal, titik penemuan tersebut sebelumnya sudah disisir oleh Polisi bersama para relawan.

“Telapak tangan ini lah yang menjadi kunci pengungkapan identitas korban,”kata Iptu Suyanto.

Potongan telapak tangan ini langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk diidentifikasi.

Menurut Iptu Suyanto, ibu jari dan jari tengah pada telapak tangan ini sudah rusak karena banyak sayatan.

Sehingga pihaknya sempat kesulitan meminda sidik jari menggunakan Mambis.

Berkat ketelitian dan ketekunan Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto, sidik jari pada telapak tangan kanan ini bisa dipindai.

Begitu muncul identitas yang akurat, pihaknya menerjunkan tim ke keluarga korban untuk melakukan pengecekan.

Baca Juga:  Pengungkapan Fakta Mengejutkan di Persidangan Antonius Anak Lukminto: Hacker Situs Judi Online, Kekerasan Fisik, dan Pengabaian Pengobatan Kejiwaan -- FERADI WPI SUBUR JAYA LAWFIRM

“Menjelang magrib kami dapat petunjuk identitas korban. Kami profiling korban, kami langsung datangi keluarganya. Sekitar jam 19.00 WIB dapat identitas korban,” jelasnya.

Korban mutilasi ini adalah TAS (25), perempuan lajang asal Jalan Made Kidul nomor 22, Desa Made, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Gadis kelahiran Pacitan ini lulusan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Bangkalan jurusan Manajemen.

Namun, sehari-hari korban hidup bersama pacarnya. Mereka kos di Lakarsantri, Surabaya.

Korban dan kekasihnya sekitar 5 tahun menjalin hubungan asmara.

“Informasi dari keluarga korban tidak terlalu banyak karena korban dan keluarganya jarang berkomunikasi. Kami kantongi identitas pacar korban, nanti kami dalami,”pungkas Iptu Suyanto.

Sebelumnya, hasil penyisiran Polisi di semak-semak Dusun Pacet Selatan menemukan 65 potongan jasad manusia.

63 potongan berupa jaringan otot, lemak, kulit kepala, serta rambut. Ukuran rata-rata potongan tubuh manusia ini 17×17 cm. Panjang rambut rata-rata 14 cm.

Sedangkan 2 potongan lainnya berupa telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan.

Ukuran telapak kaki kiri 21 cm x 9 cm, pergelangan tangan kanan berukuran 16 cm x 10 cm.

Sehingga total 65 potongan jasad manusia yang sejauh ini berhasil ditemukan Polisi.

Ceceran tubuh manusia ini pertama kali ditemukan warga di semak-semak Dusun Pacet Selatan pada Sabtu (6/9) sekitar pukul 10.30 WIB, saat mencari rumput.

Ia menemukan potongan telapak kaki kiri. Selanjutnya, Polisi dibantu para relawan dan anjing pelacak menyisir semak-semak sekitar penemuan telapak kaki kiri.

Lokasi tepatnya di sisi kiri jalur Pacet-Cangar sekitar 1 Km di atas tikungan Gotekan.
(Djoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan
AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026
Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam
IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional
Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan
Respon Laporan Warga, Polresta Sidoarjo Bongkar Arena Sabung Ayam di Dua Lokasi
Wujud Nyata Kemanunggalan, Kodim 0808/Blitar Gelar Bakti Sosial Dan Baksoskes Serentak Sambut HUT Ke-81 TNI
Jelang Sidang Perdana, Kuasa Hukum Ahli Waris / Keluarga Mamat Godril Minta Pembuktian Dilakukan Cermat dan Objektif*
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:00 WIB

IAWP 2026, Kapolri: Perempuan Bukan Sekadar Bagian dari Perubahan

Minggu, 20 September 2026 - 12:57 WIB

AKBP Hety Raih Penghargaan “Leadership” Di Ajang IAWP 2026

Minggu, 20 September 2026 - 12:54 WIB

Gerak Cepat Polres Nganjuk dan Tim Gabungan Jinakkan Api, Karhutla di Gunung Wilis Padam

Minggu, 20 September 2026 - 07:29 WIB

IAWP Diikuti 43 Negara, Kapolri Dorong Polwan RI Makin Kompetitif di Tingkat Internasional

Minggu, 20 September 2026 - 07:25 WIB

Indonesia Dua Kali Jadi Tuan Rumah IAWP, Kapolri: Sebuah Kehormatan

Berita Terbaru