Arus Lalu Lintas Terganggu, Jalan Sosok–Bodok Tergenang Hingga 60 Cm Usai Hujan Lebat

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Genangan air kembali menghambat arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Sosok–Bodok, tepatnya di Dusun Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Senin (8/12/2025). Hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi membuat air meluap hingga ke badan jalan dan menimbulkan antrean kendaraan di kedua arah. Peristiwa ini terjadi mulai sekitar pukul 07.40 WIB dan hingga berita ini diturunkan petugas masih melakukan pengaturan lalu lintas.

Kondisi genangan air di lokasi terpantau cukup tinggi, mencapai 40 hingga 60 sentimeter. Ketinggian air yang tidak merata membuat kendaraan hanya dapat melintas menggunakan satu jalur yang sedikit lebih tinggi. Situasi ini menyebabkan mekanisme buka-tutup arus diberlakukan demi menjaga keamanan pengguna jalan.

Baca juga  :  Sinergi Polri dan BKSDA : Gajah Dikerahkan Bersihkan Material Banjir di Pidie Jaya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, kemacetan tidak terhindarkan. Antrean kendaraan di titik lokasi diketahui memanjang hingga 400—500 meter. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat harus melintas perlahan untuk menghindari risiko mogok maupun tergelincir di jalan yang terendam.

Personel Polsek Tayan Hulu bergerak cepat ke lokasi untuk memastikan keamanan pengguna jalan. Kanit Intelkam Polsek Tayan Hulu, Bripka Herdiansyah, bersama Bhabinkamtibmas Desa Binjai, Bripka S. Nome, langsung melakukan pengecekan kondisi genangan sekaligus mengatur arus kendaraan agar tetap dapat melintas meskipun dengan perlambatan.

Di lapangan, petugas juga membantu mengevakuasi sejumlah pengendara roda dua yang tidak mampu melintasi genangan akibat tingginya air. Tindakan cepat tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan kendaraan sekaligus menjaga keselamatan pengendara.

Baca Juga:  Lahan 1 Hektare Jadi Demplot Ke-4, Polsek Meliau Dorong Produktivitas Jagung Hibrida

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, genangan air terjadi terutama akibat kapasitas drainase yang tidak memadai. Selokan air yang kecil dan mengalami penyumbatan membuat air hujan meluap dengan cepat ke badan jalan sehingga menciptakan genangan cukup dalam dalam waktu singkat.

Meski genangan biasa surut ketika hujan mereda, peristiwa serupa kerap berulang ketika curah hujan tinggi. Kondisi ini dinilai perlu mendapatkan perhatian serius agar tidak terus mengganggu mobilitas warga dan aktivitas transportasi umum di jalur utama tersebut.

Kapolsek Tayan Hulu, Iptu H. Pintor Hutajulu, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan memastikan arus kendaraan tetap berjalan aman.

“Kami mengerahkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu warga yang kesulitan melintas. Situasi ini harus menjadi evaluasi, karena jika tidak ditangani, genangan serupa akan terus terjadi setiap kali hujan deras,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perbaikan sistem drainase dan peninggian badan jalan sangat diperlukan.

Baca juga  :  Polres Pelabuhan Tanjungperak Gencar Patroli Skala Besar Jelang Nataru

“Kami mendorong adanya koordinasi lintas sektor agar dilakukan normalisasi saluran air serta peninggian badan jalan. Penanganan jangka panjang penting dilakukan agar tidak terus terjadi hambatan lalu lintas,” tegas Kapolsek.

Polsek Tayan Hulu memastikan akan terus bersiaga di lokasi apabila curah hujan kembali tinggi. Upaya mitigasi dini akan tetap dilakukan, termasuk pemantauan debit air serta imbauan kepada masyarakat yang melintas agar berhati-hati dan tidak memaksakan diri melewati genangan apabila kondisi kendaraan tidak memungkinkan.

(Anita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Lahan Gambut Terbakar di Toba, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas Setengah Hektare.
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kembayan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu
Waspada Penipuan, Nomor WhatsApp Mengatasnamakan Kapolres Melawi Beredar
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 02:01 WIB

Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan

Jumat, 4 September 2026 - 04:03 WIB

FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.

Jumat, 4 September 2026 - 03:52 WIB

Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.

Berita Terbaru