Aktivitas Galian Tanah di Desa Tiron Dikeluhkan Warga, Ancaman Debu dan Keselamatan Warga

oleh -58 Dilihat

Cybertv.id-Kediri – Warga Dusun Kali Gayam dan Dusun Ngesong, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, mendesak adanya penertiban operasional aktivitas galian tanah yang dinilai belum memperhatikan dampak terhadap lingkungan bagi warga sekitar.

Diketahui, warga mengeluhkan adanya puluhan truk pengangkut tanah yang melintas setiap hari di jalan dekat permukiman warga.

“Tanah banyak berceceran di jalan hingga berakibat debu tebal. Kondisi tersebut membuat jalan menjadi kotor berdebu, licin, dan berisiko bagi pengguna jalan terutama saat hujan,” ungkap warga setempat, Didi, Rabu (7/1/2026).

Selain itu, warga juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap armada pengangkut material tanah yang melintas tanpa penutup terpal, sehingga tanah berpotensi jatuh ke jalan dan membahayakan pengendara jalan lainnya.

Warga juga berharap adanya tindakan nyata seperti jalan dibersihkan dengan air secara rutin, guna menghindari resiko terjadi kecelakaan.

Lebih lanjut, warga mengaku cemas saat terjadi musim hujan, di beberapa titik lokasi galian sering mengalami longsor kecil yang dapat membahayakan permukiman sekitarnya.

“Kami hanya ingin kegiatan ini ditertibkan dan diperhatikan dampaknya. Jangan sampai nanti menimbulkan masalah yang lebih besar,” ujar warga lainnya.

Alhasil, warga berharap kepada pihak terkait dapat aktif mengawasi aktivitas galian agar berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan warga. Diketahui, galian tanah tersebut dikelola oleh pria yang akrab disapa Darpo dari PT Putra Mandiri dan Sis dari PT Tiara.

Menanggapi hal tersebut, pengawas galian di Dusun Kali Gayam, Anang, mengakui adanya keluhan dari warga. Ia menyatakan pihak pengelola menerima masukan terkait kewajiban menutup muatan truk saat melintas di jalan umum.

“Akan kami perhatikan. Kami menerima kritikan dan aduan agar truk bermuatan ditutup terpal. Biasanya terpal memang dipasang saat akan turun ke jalan,” ujarnya di hari yang sama.

Untuk diketahui, beberapa warga Dusun Ngesong telah menghubungi Kepala Desa Tiron, Ina Rabayu yang menyatakan kesiapannya memfasilitasi pertemuan antara pihak perusahaan dengan warga.

“Maaf pak, komentarnya nanti saja setelah dilakukan mediasi,” ungkapnya singkat lewat chat WA, Kamis (8/1/2026).
(Jk)

No More Posts Available.

No more pages to load.