Akhir Pekan, Presiden Prabowo Gelar Rapat dengan BGN Dorong Percepatan Operasional SPPGH

- Penulis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – ambalang, Bogor — Sabtu, 3 Mei 2025Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar rapat bersama jajaran Badan Gizi Nasional (BGN) di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (3/5). Pertemuan yang berlangsung di akhir pekan ini mencerminkan komitmen kuat Presiden Prabowo dalam mendorong percepatan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memperluas cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga : Anggaran, SDM, dan Infrastruktur: Tiga Kunci Sukses Program MBGRead

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi langsung Presiden Prabowo yang meminta laporan terkini mengenai progres Program MBG. Dalam kesempatan itu, Dadan memaparkan capaian hingga April 2025 serta rencana percepatan pembentukan dan pengoperasian satuan pelayanan baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua hari lalu, Presiden menelepon dan menanyakan perkembangan terkini program Makan Bergizi. Kami langsung menyampaikan laporan, termasuk target-target yang ingin dicapai,” ujar Dadan usai rapat.

Dadan menjelaskan bahwa hingga akhir April 2025, Program MBG telah melayani sekitar 3,3 juta penerima manfaat. Ia juga mengungkapkan bahwa penambahan unit SPPG baru direncanakan mulai beroperasi pada 5 dan 14 Mei mendatang.

Baca juga : Kapolsek Pajukukkang Tanggapi Informasi Terkait Dugaan Transaksi Ilegal di Wilayah Kerjanya

“Insyaallah, pada pertengahan Mei ini, jumlah penerima manfaat akan meningkat menjadi lebih dari 4 juta,” jelasnya.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya ketelitian dan kecermatan dalam pelaksanaan program, mengingat MBG merupakan investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga:  Pimpin Misa, Uskup Sintang Lantik dan Berkati Pengurus FMKI Kabupaten Sintang Periode 2025-2028

“Presiden berpesan agar kami terus semangat, bekerja lebih teliti dan cermat. Ini adalah program strategis untuk investasi jangka panjang SDM Indonesia dan sangat sensitif terhadap potensi risiko di lapangan,” kata Dadan.

Baca juga : Patroli R2 Kebangsaan dan Bhakti Sosial, Kapolres Nganjuk Serahkan Bansos di Berbek dan Sawahan

Presiden Prabowo juga memberikan motivasi kepada para petugas lapangan, khususnya anggota SPPG dan para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program.

Mengenai capaian, Dadan menyebutkan bahwa target layanan hingga April telah tercapai, dan pihaknya optimistis dapat meningkatkan jumlah penerima manfaat secara signifikan dalam beberapa bulan ke depan.

“Sesuai target, kami telah melayani 3 juta penerima hingga April. Mulai Mei hingga Agustus, kami menargetkan 6 juta penerima. Kami berharap pada akhir Mei atau awal Juni angka tersebut bisa tercapai,” lanjutnya.

Baca juga : Peringati May Day, Polres Kediri Kota Gelar Donor Darah Bersama Serikat Pekerja

Dadan juga menambahkan bahwa setelah pendidikan SPPI Batch 3 selesai, pelayanan akan dipercepat dengan target menjangkau lebih dari 20 juta penerima manfaat pada akhir Agustus 2025. Ia berharap seluruh jajaran BGN terus menunjukkan komitmen dan semangat tinggi dalam menyukseskan program ini.

“Insyaallah, para pejabat dan pegawai BGN, termasuk SPPI, semakin bersemangat dan patriotik, sehingga kita dapat bekerja lebih cepat,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru