Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Koperasi Merah Putih, Target Operasional Nasional Oktober 2025

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.-;Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 8 Mei 2025. Rapat tersebut membahas percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai upaya strategis memperkuat ekonomi desa dan mempersingkat rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat.

Baca juga : BMKG dan Kemenko Infrastruktur Perkuat Sinergi Hadapi Krisis Iklim: Integrasi Data Iklim dalam Pembangunan Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam keterangan pers seusai rapat menyampaikan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih menunjukkan kemajuan signifikan. Hal ini didukung dengan diterbitkannya regulasi terkait Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hingga Kamis sore, tercatat sudah terbentuk 9.835 unit Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia, dan jumlah ini terus bertambah setiap hari,” ungkap Zulkifli di kompleks Istana Kepresidenan.

Ia menjelaskan, koperasi tersebut dibentuk untuk memangkas rantai distribusi yang panjang antara produsen dan konsumen, sekaligus menjadi sarana penyaluran berbagai kebutuhan pokok masyarakat seperti pupuk, tabung gas, hingga bantuan pemerintah.

Baca juga : Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Coaching Clinic di Ponpes Lirboyo, Dukung Tertib Lalu Lintas

Dalam operasionalnya, koperasi akan bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk PT Pos Indonesia, dan berfungsi pula sebagai agen layanan keuangan seperti BRI Link dan BNI Link. “Koperasi ini tidak hanya memangkas rantai pasok, tapi juga memutus ketergantungan masyarakat pada rentenir, pinjaman online ilegal, dan tengkulak. Barang seperti pupuk akan disalurkan langsung ke rakyat melalui koperasi,” jelasnya.

Baca Juga:  Bos Edi Penimbun BBM Subsidi Kuat, Aparat Lemah Tak Berdaya

Untuk memperkuat implementasi di lapangan, pemerintah juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Merah Putih yang diketuai oleh Menko Pangan, dengan perwakilan dari unsur kementerian dan pelaksana harian.

“Satgas ini akan memastikan pelaksanaan koperasi berjalan efektif di lapangan,” ujar Zulkifli.

Baca juga : Kapolri Hadiri Promensisko TPPU dan TPPT: Komitmen Perangi Kejahatan Siber

Pemerintah menargetkan Koperasi Merah Putih dapat mulai beroperasi secara nasional pada 28 Oktober 2025. Untuk mendukung pembiayaan tahap awal, disiapkan plafon kredit sebesar Rp3 miliar per koperasi.

“Ini bukan bantuan hibah, tapi kredit usaha yang akan dikelola secara profesional. Koperasi akan didampingi, dibina, dan diarahkan agar berkelanjutan. Dari keuntungan itulah koperasi membayar angsuran pinjaman dari Himbara,” tegas Zulkifli.

Pemerintah berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penggerak utama ekonomi rakyat sekaligus solusi jangka panjang mengatasi praktik rente, pinjaman ilegal, dan ketimpangan distribusi kebutuhan pokok.

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa
Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani
Aktivitas PETI Kembali Marak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Libatkan Oknum APH
Perkara Tipikor Dana Hibah Gereja GKE Sintang Resmi Tahap
Oknum LSM di Ketapang Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyebaran Informasi Palsu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:46 WIB

Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.

Senin, 9 Februari 2026 - 12:31 WIB

BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:34 WIB

Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura

Senin, 5 Januari 2026 - 04:53 WIB

Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:25 WIB

Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani

Berita Terbaru