Waspada Penipuan, Nomor WhatsApp Mengatasnamakan Kapolres Melawi Beredar

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Polres Melawi Polda Kalbar* – Masyarakat Kabupaten Melawi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya pihak yang tidak bertanggung jawab yang menggunakan nomor WhatsApp +62 895-0273-1965 dan nomor lainya yang mengatasnamakan Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K.

Penggunaan identitas Kapolres Melawi tersebut diduga dilakukan untuk meyakinkan masyarakat seolah-olah komunikasi yang dilakukan berasal langsung dari Kapolres Melawi. Masyarakat diminta tidak mudah percaya apabila menerima pesan, panggilan maupun permintaan tertentu dari nomor tersebut.

Polres Melawi menegaskan agar masyarakat tidak memberikan data pribadi, mengirimkan sejumlah uang, maupun memenuhi permintaan lainnya apabila mendapatkan komunikasi dari nomor WhatsApp yang mengatasnamakan Kapolres Melawi tersebut sebelum memastikan kebenarannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat juga diimbau untuk tidak terburu-buru menanggapi pesan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian, khususnya apabila disertai permintaan transfer uang, bantuan dana, peminjaman rekening, pemberian kode OTP, maupun permintaan data pribadi.

Apabila menerima pesan atau komunikasi mencurigakan, masyarakat dapat melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Melawi melalui saluran resmi kepolisian atau mendatangi kantor kepolisian terdekat.

Baca Juga:  Polisi Siaga Amankan Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja Kota Sanggau

Polres Melawi mengingatkan masyarakat bahwa nama, foto profil maupun jabatan seseorang dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aksi penipuan. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai informasi maupun memenuhi permintaan dari nomor yang tidak dikenal.

Polres Melawi juga mengimbau masyarakat yang telah menerima komunikasi dari nomor tersebut agar menyimpan bukti percakapan, tangkapan layar, nomor telepon serta bukti lainnya dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Jangan mudah percaya, jangan transfer uang, dan selalu lakukan verifikasi. Masyarakat diharapkan bersama-sama membantu mencegah penyalahgunaan identitas pejabat kepolisian dan menjadi bagian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Melawi.

Humas Res Mlw (Arb).

Editor : Anita

Sumber Berita: Humas Res Mlw (Arb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap
Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan
Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan
FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.
Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.
Lahan Gambut Terbakar di Toba, Polisi dan Tim Gabungan Padamkan Api Seluas Setengah Hektare.
Informasi Warga Berujung Penangkapan, Polsek Kembayan Ungkap Dugaan Peredaran Sabu
3 Titik Karhutla di Kapuas Ditangani Cepat, Polisi dan Warga Bersinergi Padamkan Api
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 04:06 WIB

1.200 Masker untuk Warga Bonti, Bentuk Kepedulian di Tengah Kabut Asap

Senin, 7 September 2026 - 02:25 WIB

Dankodaeral XII Hadir di Tengah Masyarakat Terdampak Karhutla melalui Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 02:01 WIB

Karhutla, Bibit Sawit dan Video Viral: Warga Sekunder C Rasau Jaya Tiga Minta Fakta Diluruskan

Jumat, 4 September 2026 - 04:03 WIB

FOMDA Kalbar Gelar Aksi, Desak Penanganan Karhutla Jadi Prioritas.

Jumat, 4 September 2026 - 03:52 WIB

Dari Desa Entikong, Gerakan Bersama Cegah Karhutla Terus Digelorakan.

Berita Terbaru