Ketua DPD Pasukan Adat Nusantara Kalimantan Barat Minta Polda Tutup Permanen Tempat Hiburan yang Menjadi Tempat Pesta Narkoba

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pontianak – Cybertv.id

Viral pemberitaan terkait penggerebekan di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pontianak. Dalam penggerebekan tersebut, aparat mengamankan sebanyak 14 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan di sebuah room karaoke Win One Pontianak.

Dilansir dari Detik.com, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat melakukan penggerebekan di tempat hiburan malam Win One yang berada di Jalan Budi Karya, Pontianak Selatan, pada Jumat dini hari (23/05/2026). Dari lokasi, petugas diduga menemukan narkoba di dalam room karaoke tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Pasukan Adat Nusantara Indonesia (PANI) Kalimantan Barat, Syafarahman C.IJ., C.PW., C.PS., C.ILJ, angkat bicara melalui pesan singkat WhatsApp.

Ia menegaskan bahwa apabila terbukti kuat adanya aktivitas pesta narkoba di tempat hiburan malam tersebut, maka pemerintah diminta segera melakukan pembekuan hingga pencabutan izin operasional secara permanen.

“Jika terbukti kuat adanya pesta narkoba di tempat hiburan malam yang dimaksud, maka sewajibnya pemerintah melakukan pembekuan izin agar tidak terjadi lagi pesta narkoba di waktu-waktu mendatang,” tegasnya.

Baca Juga:  Ketum PPWI: Hendry Ch Bangun Harus Segera Diproses Hukum

Menurutnya, aparat penegak hukum, khususnya Polda Kalbar, harus bertindak tegas terhadap segala bentuk peredaran narkoba yang dinilai dapat merusak generasi bangsa.

“Saatnya Polda Kalbar tidak main-main dengan peredaran narkoba, karena narkoba bukan hanya merusak diri pribadi, melainkan merusak banyak manusia dan menghancurkan generasi bangsa,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terancam apabila peredaran narkoba tidak diberantas secara serius.

“Jika dibiarkan, mau jadi apa bangsa kita ke depan? Apakah Indonesia Emas 2045 berubah menjadi Generasi Indonesia Narkoba 2045?” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Syafarahman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, termasuk dengan menutup tempat-tempat hiburan malam yang terindikasi menjadi lokasi transaksi maupun pesta narkoba.

“Saatnya kita perang melawan narkoba dimulai dari menutup semua lini, termasuk tempat-tempat hiburan malam yang terdeteksi ada kegiatan baik transaksi maupun pesta narkoba,” tutupnya.

Editor : Yohanes

Sumber Berita: Ketua DPD Pasukan Adat Nusantara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum Een Sugianto Apresiasi Kinerja Polresta Pontianak Dalam Upaya Penangkapan Terduga pelaku TPPO
Kepala Desa Balai Ingin Resmi Diserahkan ke Kejari Sanggau, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar
KEJATI KALBAR TAHAN 2 TERSANGKA TPK PENGGUNAAN DANA HIBAH GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS (GKE) “PETRA” TA. 2017 dan TA. 2019
Bea Cukai Kalbar Gagalkan Peredaran 360 Ribu Batang Rokok Ilegal, Tiga Tersangka Ditahan
Ditemukan Tewas Mengenaskan Jasad Wartwan Senior, Mengoncang Dunia Pers
Jurnalis Dipukul di PETI Lubuk Toman, Aparat Hukum Dinilai Tutup Mata
DIDUGA KAPOLRES GOWA TUTUP MATA ADANYA KASUS PENGANIAYAN DI WILAYAH HUKUMNYA.
DPO KASUS PENGADAAN TANAH SALAH SATU BANK DAERAH DI KABAR MENYERAHKAN DIRI KE KEJAKSAAN TINGGI KALIMANTAN BARAT.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:34 WIB

Ketua DPD Pasukan Adat Nusantara Kalimantan Barat Minta Polda Tutup Permanen Tempat Hiburan yang Menjadi Tempat Pesta Narkoba

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:40 WIB

Kuasa Hukum Een Sugianto Apresiasi Kinerja Polresta Pontianak Dalam Upaya Penangkapan Terduga pelaku TPPO

Senin, 2 Maret 2026 - 05:36 WIB

Kepala Desa Balai Ingin Resmi Diserahkan ke Kejari Sanggau, Negara Rugi Hampir Rp1 Miliar

Senin, 8 September 2025 - 12:25 WIB

KEJATI KALBAR TAHAN 2 TERSANGKA TPK PENGGUNAAN DANA HIBAH GEREJA KALIMANTAN EVANGELIS (GKE) “PETRA” TA. 2017 dan TA. 2019

Minggu, 7 September 2025 - 12:06 WIB

Bea Cukai Kalbar Gagalkan Peredaran 360 Ribu Batang Rokok Ilegal, Tiga Tersangka Ditahan

Berita Terbaru