Aktivitas PETI Marak, Polsek Meliau Beri Peringatan Tegas di Lapangan

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Upaya penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali dilakukan aparat kepolisian bersama pemerintah kecamatan di wilayah Kabupaten Sanggau. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Riam Sembilo, Desa Kuala Rosan, Kecamatan Meliau, pada Rabu (15/4/2026) siang hingga sore hari.

Kegiatan himbauan larangan PETI tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Meliau Iptu Supar, bersama jajaran anggota Polsek Meliau. Turut hadir Camat Meliau Tang, S.Sos., serta perangkat Desa Kuala Rosan yang ikut serta dalam upaya penertiban di lapangan.

Langkah ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima indikasi adanya aktivitas penambangan ilegal di aliran Sungai Botan Akek. Indikasi tersebut diperkuat dengan kondisi air sungai yang tampak keruh, serta ditemukannya sejumlah peralatan mencurigakan di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Meliau bersama rombongan kemudian melakukan penyisiran menyusuri aliran Sungai Botan Akek. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sedikitnya 15 set mesin yang diduga digunakan untuk aktivitas PETI di kawasan tersebut.

Namun saat penyisiran berlangsung, para pekerja yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI memilih melarikan diri ke arah hutan, sehingga tidak ditemukan pelaku di lokasi saat petugas tiba. Meski demikian, aparat tetap melakukan pendataan terhadap peralatan yang ditemukan.

Dalam perjalanan lanjutan, petugas mendapati satu unit kendaraan roda empat yang melintas di sekitar lokasi. Kendaraan tersebut kemudian dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi oleh petugas.

Baca Juga:  Kompak Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambangi Warga Desa Binaan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pengemudi kendaraan berinisial SU, merupakan warga Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau. Ia diduga hendak menuju lokasi untuk melakukan aktivitas PETI.

Kapolsek Meliau memberikan peringatan tegas kepada yang bersangkutan agar tidak melanjutkan aktivitas penambangan ilegal tersebut. SU juga diminta untuk membawa kembali peralatan yang dimilikinya dan tidak melakukan kegiatan PETI di wilayah Desa Kuala Rosan.

Dalam keterangannya, Kapolsek Meliau Iptu Supar menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aktivitas PETI yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu kehidupan masyarakat sekitar.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas PETI karena dampaknya sangat merugikan, baik bagi lingkungan maupun masyarakat. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan secara tegas,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) sementara, aktivitas PETI di kawasan tersebut diketahui telah mendapatkan persetujuan dari pemilik lahan. Meski demikian, hal tersebut tidak serta merta melegalkan aktivitas penambangan tanpa izin yang melanggar hukum.

Dampak dari aktivitas PETI tersebut telah dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dengan kondisi air Sungai Botan Akek yang menjadi keruh. Hal ini berpotensi mengganggu kebutuhan air bersih serta ekosistem di sekitar wilayah tersebut.

Melalui kegiatan ini, aparat kepolisian bersama pemerintah kecamatan berharap kesadaran masyarakat dapat meningkat untuk menjaga lingkungan dan mematuhi aturan hukum yang berlaku, demi keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Sanggau.

_(Anita)_

Editor : Anita

Sumber Berita: Dny Ard / Humas Res Sgu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Meliau Tangkap Pelaku di Dusun Enggadai
Polres Sanggau Perkuat Pengamanan Tradisi Makan Berami, Perayaan HUT ke-410 Kota Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan
Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Ratusan Siswa SD Kristen Bukit Pengharapan
Gerak Jalan Santai di Beduai Berlangsung Tertib, Polisi Siaga di Titik Rawan
Operasi Gabungan Tertibkan PETI di Tayan Hulu, Aparat Musnahkan Peralatan Tambang Ilegal
Bhakti Kesehatan Polres Sanggau, Solusi Akses Layanan Medis bagi Warga
Rapat Strategis di PLBN Entikong Bahas Pencegahan Karhutla Secara Terpadu
Antisipasi Gangguan Keamanan, Polsek Meliau Intensifkan Patroli Presisi di Wilayah Hukum
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:09 WIB

Komitmen Berantas Narkoba, Polsek Meliau Tangkap Pelaku di Dusun Enggadai

Jumat, 17 April 2026 - 01:57 WIB

Polres Sanggau Perkuat Pengamanan Tradisi Makan Berami, Perayaan HUT ke-410 Kota Berlangsung Aman dan Penuh Kebersamaan

Jumat, 17 April 2026 - 01:50 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Sekayam Edukasi Ratusan Siswa SD Kristen Bukit Pengharapan

Jumat, 17 April 2026 - 01:32 WIB

Aktivitas PETI Marak, Polsek Meliau Beri Peringatan Tegas di Lapangan

Kamis, 16 April 2026 - 00:50 WIB

Gerak Jalan Santai di Beduai Berlangsung Tertib, Polisi Siaga di Titik Rawan

Berita Terbaru