Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan, sehari-hari pakai motor ke kantor.

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id -Pontianak – Isu pengadaan mobil dinas mewah yang dikaitkan dengan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) belakangan ramai diperbincangkan publik. Di tengah sorotan tersebut, ada pemandangan berbeda terlihat di Kalimantan Barat (Kalbar).

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan kerap tampil dengan gaya santai dan sederhana. Ia terlihat berangkat kerja menggunakan sepeda motor dari kediamannya menuju Kantor Gubernur Kalbar, tanpa iring-iringan mencolok.

Kebiasaan itu tak hanya dilakukan saat hari kerja biasa, tetapi juga ketika menghadiri agenda resmi pemerintahan. Beberapa kali, ia tampak datang dan pulang mengendarai motor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Krisantus menegaskan pilihannya menggunakan sepeda motor bukanlah bentuk pencitraan, melainkan prinsip hidup yang telah lama ia pegang. Motor yang digunakan pun bukan kendaraan mewah, melainkan kendaraan roda dua yang lazim dipakai warga pada umumnya.

“Begini, kalau dulu hidup pakai sandal, jangan pernah lupa pakai sandal. Jangan karena sudah pakai sepatu lalu lupa sama sandal. Saya ini lahir dari orang kecil, dulu ke mana-mana jalan kaki, dan sudah bersyukur kalau bisa pakai motor. Jabatan tidak bisa mengubah hidup saya,” kata Krisantus, Sabtu (28/2/2026).

Ia mengaku sempat membaca sejumlah komentar yang menilai kebiasaannya itu sebagai upaya pencitraan. Namun menurutnya, anggapan tersebut keliru dan tak perlu dibesar-besarkan.

“Ada yang bilang ini pencitraan. Memangnya pejabat tidak boleh naik motor? Kalau ada yang berkomentar begitu, silakan datang ke Kantor Gubernur, kita berdiskusi. Saya ingin belajar, seperti apa hidup yang benar itu,” katanya.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Pantau Pasar Pastikan Stok Pangan Aman Pascalebaran

Menurut Krisantus, menggunakan sepeda motor bahkan sepeda kayuh, bukan sesuatu yang luar biasa bagi seorang pejabat publik. Justru, ia ingin menunjukkan bahwa pejabat pemerintah seharusnya tampil sederhana dan dekat dengan masyarakat.

“Masak tidak boleh pakai motor atau sepeda? Ini bukan hal yang luar biasa. Jabatan tidak bisa merubah hidup dan hobi saya. Jangan pernah berubah, saya masih seperti yang dulu,” ucap Krisantus.

Dengan mengenakan pakaian dinas sederhana dan helm standar, orang nomor dua di Kalbar itu tampak membaur dengan pegawai dan masyarakat.

Beberapa pegawai di lingkungan Pemprov Kalbar menyebut, kebiasaan tersebut bukan hal baru. Sang Wagub disebut memang lebih nyaman menggunakan motor untuk mobilitas jarak dekat, termasuk menghadiri rapat internal maupun kegiatan di dalam kota.

“Beliau memang sering naik motor kalau agenda di sekitar Pontianak. Katanya lebih praktis dan tidak ribet,” ujar salah satu pegawai yang enggan disebutkan namanya.

Selain dinilai lebih efisien, penggunaan motor juga memudahkan mobilitas di tengah lalu lintas kota yang padat pada jam-jam tertentu. Tak jarang, warga yang berpapasan tampak terkejut sekaligus mengapresiasi kesederhanaan tersebut.

Fenomena ini pun menjadi perbincangan di media sosial. Di saat isu kendaraan dinas pejabat menjadi sorotan, pilihan Wagub Kalbar yang tetap sederhana dinilai sebagai pesan simbolik soal gaya hidup pejabat publik.

Novi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Arena Sabung Ayam di Penjalinan Bendosari Tulungagung Aktif Kembali Sehari Usai Digerebek Polsek Ngantru
Transformasi Digital Kejaksaan Dimulai dari Perencanaan yang Tepat
Penghijauan Monumen Trisula, TNI-Polri Bersama SMKN 1 Bakung Wujudkan Kepedulian Lingkungan
Diduga Terlibat Penyelewengan Solar Subsidi, SPBU Sungai Laur Ditutup Sementara Pertamina
Tim Hukum FERADI WPI Dampingi Nanik Supriyati Tegaskan Saat Membeli Tabung Gas Dengan Harga Wajar dan Tidak Mengetahui Ternyata Diduga PT.Duta Prima Tidak Tahu :Saat Koordinasi di Polrestabes Semarang
Kasus BBM Bersubsidi Di Padang Lawas Utara, Kapolres Tapanuli Selatan Klarifikasi “Publik Soroti Kok Pejabat Anti Kritik.
Komitmen TNI AL untuk Lingkungan, Lanal Ketapang Kodaeral XII Dukung Konservasi Dugong
PT BKB Melakukan Penimbunan Tanah di Kawasan DAD Meliau dan Launching Landing Craft Tank
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:37 WIB

Diduga Arena Sabung Ayam di Penjalinan Bendosari Tulungagung Aktif Kembali Sehari Usai Digerebek Polsek Ngantru

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:31 WIB

Transformasi Digital Kejaksaan Dimulai dari Perencanaan yang Tepat

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:47 WIB

Diduga Terlibat Penyelewengan Solar Subsidi, SPBU Sungai Laur Ditutup Sementara Pertamina

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:15 WIB

Tim Hukum FERADI WPI Dampingi Nanik Supriyati Tegaskan Saat Membeli Tabung Gas Dengan Harga Wajar dan Tidak Mengetahui Ternyata Diduga PT.Duta Prima Tidak Tahu :Saat Koordinasi di Polrestabes Semarang

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:07 WIB

Kasus BBM Bersubsidi Di Padang Lawas Utara, Kapolres Tapanuli Selatan Klarifikasi “Publik Soroti Kok Pejabat Anti Kritik.

Berita Terbaru