Karang Taruna Candi Sewu Gelar Pelatihan Affiliate Marketing untuk Pemberdayaan Ekonomi Digital Warga

oleh -20 Dilihat

Cybertv.id – Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, Karang Taruna Candi Sewu RT 03 RW 05, Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, menggelar pelatihan affiliate marketing pada Jumat, 16 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesejahteraan ekonomi bagi pemuda-pemudi dan warga setempat melalui pemanfaatan platform digital secara produktif.

Acara yang berlangsung di lingkungan kampung Candi Sewu ini dihadiri puluhan peserta, termasuk anggota Karang Taruna, ibu-ibu rumah tangga, serta warga umum. Pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kelurahan Bambankerep, Asih, setelah penyanyian lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Asih menyampaikan apresiasi atas inisiatif Karang Taruna yang tidak hanya memberdayakan generasi muda, tetapi juga membuka peluang bagi warga lain untuk menyerap ilmu praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Wahab Syahroni, Ketua RW 05 Bambankerep, turut memberikan dukungan penuh. Ia menekankan bahwa platform digital saat ini telah membuka ruang luas bagi masyarakat untuk berkarya dan menghasilkan pendapatan melalui konten kreatif. “Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” ujarnya disambut antusiasme peserta.

Sriyanto, Ketua RT 03 RW 05 Bambankerep, dalam pidatonya menggambarkan pergeseran paradigma pasar dari transaksi fisik tradisional menuju era digital. Ia menegaskan pentingnya pendekatan hands-on dalam pelatihan affiliate marketing agar peserta benar-benar memahami proses mulai dari pendaftaran program, pembuatan konten, hingga strategi mendatangkan trafik dan konversi. “Dengan praktik langsung, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga berpotensi membangun portofolio dan menghasilkan komisi sejak dini,” katanya seraya mendorong peserta untuk aktif bertanya dan berlatih.

Budi Priyono, Ketua Gerakan Jalan Lurus (GJL) dan Gerakan Anti Mafia Tanah (GAMAT) Kota Semarang, turut memotivasi generasi muda agar produktif dalam mengisi kemerdekaan. Ia menekankan bahwa kontribusi nyata terhadap masyarakat dimulai dari kemampuan berkarya di era digital. Untuk mencairkan suasana, Budi menyisipkan kuis interaktif dengan hadiah uang tunai bagi peserta yang berhasil menjawab dengan benar.

Sambutan dari Ketua Karang Taruna Candi Sewu, Karin Adani Salsabila, disampaikan oleh Falensia Putri mewakili panitia karena Karin berhalangan hadir akibat kegiatan kampus. Ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada donatur warga Candi Sewu yang telah mendukung dana sehingga acara berjalan lancar. Sementara itu, Lurah Bambankerep, Agung Susilo, S.E., melalui pesan WhatsApp menyampaikan doa restu dan permohonan maaf karena tidak dapat hadir langsung akibat urusan keluarga mendesak.

Pelatihan dipandu oleh pemateri profesional, Ahmad Dinur Ridlho, affiliate marketer berpengalaman asal Pekalongan. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep affiliate marketing, teknik promosi di marketplace, strategi pembuatan konten yang menarik, serta praktik langsung pembuatan tautan afiliasi dan pemasaran produk. Setiap peserta mendapatkan pendampingan teknis intensif, memungkinkan mereka memulai usaha mandiri pasca-pelatihan.

Kegiatan ini mencerminkan peran strategis organisasi pemuda akar rumput seperti Karang Taruna dalam mendorong inklusi digital di tingkat lokal. Melalui kolaborasi dengan warga, pengurus RT/RW, dan pemerintah kelurahan, inisiatif semacam ini tidak hanya meningkatkan literasi ekonomi digital, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tengah tantangan globalisasi. Harapannya, pelatihan serupa dapat terus berkembang untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi generasi muda dan warga dalam memanfaatkan potensi ekonomi berbasis teknologi.

Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.