Cybertv.id.- Sanggau – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Rampas Setia 08 Kabupaten Sanggau, Jungkarnain Sagala, menegaskan bahwa demonstrasi bukan satu-satunya cara dalam menyampaikan aspirasi.
Menurutnya, suara masyarakat kecil harus tetap diperhatikan melalui berbagai saluran, termasuk komentar dan pernyataan di media.
“Sebagai lembaga yang bergerak di bidang politik, kami terus menyuarakan agar para pengambil kebijakan lebih berpihak pada kepentingan rakyat kecil,” ujar Jungkarnain di Sanggau, Senin tanggal 1 September 2025
Ia menekankan pentingnya Aparat Penegak Hukum (APH) untuk kembali pada tugas pokok dan fungsinya, yakni menegakkan keadilan serta peka terhadap kondisi masyarakat luas. Situasi kelangkaan kebutuhan pokok, lanjutnya, harus menjadi perhatian bersama.
Jungkarnain juga menyoroti sejumlah aparatur negara yang dinilainya belum bekerja secara profesional. “Polisi jangan merasa seolah-olah petani handal, TNI jangan sampai menjadi beking mafia dan aktivitas ilegal, sementara PNS hanya menerima gaji tanpa bekerja efektif. Itu contoh sikap aparatur negara yang tidak profesional,” tegasnya.
Ia menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat, termasuk aparat kepolisian, untuk menanam di pekarangan rumah sebagai bentuk ketahanan pangan. Jungkarnain menilai, instruksi itu sebaiknya dipahami sebagai ajakan mendukung ketersediaan pangan, bukan justru menjadi beban tambahan yang menyerupai program pertanian berskala besar.
“Ajakan Presiden itu dimaksudkan agar masyarakat mandiri dan memberi contoh, bukan untuk menyerap anggaran kementerian pertanian lalu menyaingi petani,” tambahnya.
Jungkarnain berharap semua pihak, khususnya APH, lebih sigap dan profesional dalam menyikapi situasi bangsa demi menjaga kepentingan rakyat banyak.






