Dua ABK Tewas Diduga Akibat Kecelakaan Kerja di Lambung Kapal Ponton Sinar Kota Besi III

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Sanggau, Polda Kalbar – Peristiwa nahas terjadi di dermaga PT. STIM, Dusun Pebaok, Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Rabu (27/8/2025) dini hari. Dua anak buah kapal (ABK) ditemukan meninggal dunia diduga akibat kecelakaan kerja di dalam lambung kapal ponton TK. Sinar Kota Besi III.

Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 00.50 WIB ketika kapal sedang tambat untuk memuat bungkil. Korban pertama berinisial S (49), warga Pontianak, yang diketahui menjabat sebagai kapten kapal TB. Kalindo VI. Korban kedua berinisial SJ (51), warga Palembang, yang bertugas sebagai juru mudi I.

Menurut keterangan saksi, peristiwa bermula ketika S masuk ke dalam lambung kapal ponton untuk membuang air. Saat menuruni tangga sedalam 3,6 meter, ia tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terlihat sempoyongan. Tak lama kemudian, S terjatuh dan tidak sadarkan diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : Sambut Hari Jadi ke -77 Polwan Polda Jatim Gelar Bakti Kesehatan di Yayasan Pendidikan Autis Mutiara Hati

Melihat kondisi itu, saksi Purnama Alam yang berada di lokasi langsung berteriak meminta pertolongan. Namun, karena aroma menyengat dari dalam lambung kapal, ia tidak berani masuk lebih dalam. Purnama kemudian mencari bantuan dari awak kapal TB. Kalindo VI.

Sesaat setelah kembali ke lokasi, Purnama mendapati korban kedua, SJ, sudah terbaring di dekat S. Dari keterangan saksi lain, Musakkar, diketahui bahwa SJ sempat berusaha menolong S, namun ia ikut menjadi korban diduga karena terpapar udara beracun di dalam lambung kapal.

Proses evakuasi korban sempat mengalami kesulitan karena keterbatasan alat. Baru sekitar pukul 01.45 WIB, tim medis dari Puskesmas Kampung Kawat bersama pihak kepolisian tiba di lokasi untuk membantu. Kedua korban akhirnya berhasil diangkat menggunakan tali dengan bantuan sejumlah kru kapal dan petugas.

Baca Juga:  Bocah 7 Tahun Tenggelam Saat Bermain di Sungai Sekayam Sanggau

Setelah berhasil dievakuasi, tenaga medis segera memeriksa kondisi korban. Namun, baik S maupun SJ sudah tidak menunjukkan tanda-tanda vital. Keduanya kemudian dibawa ke Puskesmas Kampung Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Kapolsek Tayan Hilir, AKP Sihar Binardi Siagian, SH, MH, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja saat melakukan pembersihan lambung kapal.

“Kedua korban sudah dievakuasi dan dinyatakan meninggal dunia. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk awak kapal yang berada di sekitar lokasi. Selain itu, pihaknya mengamankan data identitas korban, melakukan visum et repertum (VER), serta melaporkan perkembangan kasus kepada pimpinan.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami penyebab utama yang menewaskan kedua korban. Dugaan sementara, adanya gas berbahaya di dalam lambung kapal menjadi faktor yang membuat korban kehilangan kesadaran. Namun, hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Baca juga  :  Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Lintas Malenggang, Polisi Pastikan Bukan Korban Kriminal

“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Pemeriksaan saksi dan analisa lebih lanjut segera dilakukan agar kasus ini jelas,” tambah Kapolsek Tayan Hilir.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di lingkungan pelabuhan maupun kapal. Pihak kepolisian mengimbau perusahaan pelayaran dan pekerja untuk selalu memperhatikan aspek keamanan demi mencegah insiden serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalbar Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Polisi Peduli Pengangguran.
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Desa Nekan, Polsek Entikong Turun Bantu Evakuasi Warga
Ditbinmas Polda Kalbar Rangkul Warga Rusunawa Harapan Jaya Lewat Dialog Kamtibmas
Kapolda Kalbar Pimpin Pengecekan Personel dan Sarpras Ditreskrimum, Tekankan Kinerja Nyata dan Profesionalisme
1,1 Ton Jagung Masuk Bulog Sanggau, Polsek Tayan Hilir Dorong Pertanian Bernilai Ekonomi.
Sinergi dan Pendekatan Humanis Warnai Pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2026 Hari ke-7 di Pontianak.
Kapolda Kalbar Ajak Jemaat GKII Ekklesia Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Kerukunan
Operasi Patuh Kapuas 2026, Polsek Parindu Tertibkan 9 Motor Berknalpot Brong
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:24 WIB

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Desa Nekan, Polsek Entikong Turun Bantu Evakuasi Warga

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Ditbinmas Polda Kalbar Rangkul Warga Rusunawa Harapan Jaya Lewat Dialog Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 04:25 WIB

Kapolda Kalbar Pimpin Pengecekan Personel dan Sarpras Ditreskrimum, Tekankan Kinerja Nyata dan Profesionalisme

Rabu, 4 November 2026 - 03:09 WIB

1,1 Ton Jagung Masuk Bulog Sanggau, Polsek Tayan Hilir Dorong Pertanian Bernilai Ekonomi.

Minggu, 1 November 2026 - 12:25 WIB

Sinergi dan Pendekatan Humanis Warnai Pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2026 Hari ke-7 di Pontianak.

Berita Terbaru