Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Desa Nekan, Polsek Entikong Turun Bantu Evakuasi Warga

- Penulis

Rabu, 4 November 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id

Sanggau, Polda Kalbar – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di Desa Nekan, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Bencana tersebut berdampak pada sejumlah rumah warga di dua dusun dan menyebabkan kerusakan bangunan akibat material longsor.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari perangkat desa dan masyarakat, sedikitnya 10 unit rumah terdampak tanah longsor. Rinciannya, sebanyak lima unit rumah berada di Dusun Nekan dan lima unit lainnya di Dusun Grama Jaya 2. Hingga laporan awal diterima, pendataan terhadap tingkat kerusakan rumah warga masih terus dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyikapi kejadian tersebut, Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Entikong segera bergerak menuju Desa Nekan untuk membantu masyarakat yang terdampak. Kehadiran personel kepolisian difokuskan pada upaya kemanusiaan, keselamatan warga, serta penanganan awal terhadap dampak bencana.

Setibanya di lokasi, Kapolsek bersama anggota langsung membantu proses evakuasi warga yang rumah dan lingkungan tempat tinggalnya terdampak banjir maupun tanah longsor.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat, terutama warga yang berada di kawasan rawan, dapat segera berpindah menuju tempat yang lebih aman guna menghindari risiko yang lebih besar.

Selain membantu evakuasi, personel Polsek Entikong juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang rumahnya masih berada di kawasan rawan agar meningkatkan kewaspadaan dan sementara waktu mencari tempat perlindungan yang aman.

Warga diminta tidak memaksakan diri bertahan di lokasi apabila kondisi tanah menunjukkan tanda-tanda pergerakan atau air sungai kembali meningkat.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Polsek Entikong turut melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Entikong dan Pemerintah Desa Nekan. Personel juga ditempatkan pada sejumlah titik terdampak banjir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan maupun evakuasi, sekaligus memantau perkembangan situasi di lokasi bencana.

Baca Juga:  Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Polsek Bonti Intensifkan Patroli di Kawasan Pemukiman dan Pusat Perbelanjaan

Di sisi lain, petugas bersama perangkat desa melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat tanah longsor.

Pendataan tersebut diperlukan untuk mengetahui dampak kejadian secara lebih terperinci serta menjadi bahan koordinasi dengan instansi terkait dalam menentukan langkah penanganan dan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., mengatakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut. Ia meminta warga tidak mengabaikan kondisi cuaca dan segera mengambil langkah penyelamatan apabila berada di kawasan yang berpotensi mengalami banjir maupun longsor susulan.

“Kami mengutamakan keselamatan masyarakat. Personel sudah kami arahkan untuk membantu evakuasi, memantau titik-titik terdampak, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Kami juga mengingatkan warga agar tidak mengambil risiko dengan tetap berada di rumah atau lokasi yang kondisinya masih rawan. Jika situasi membahayakan, segera berpindah ke tempat yang lebih aman,” tegas AKP Donny Sembiring.

Berdasarkan laporan sementara dari perangkat desa dan masyarakat, hingga saat ini belum terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, sejumlah rumah mengalami kerusakan akibat longsor dan kondisi di beberapa titik masih memerlukan perhatian.

Mengingat Desa Nekan termasuk wilayah yang rawan banjir dan tanah longsor ketika curah hujan tinggi, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana susulan.

Kapolsek Entikong mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, saling membantu, dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Kami juga akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa agar penanganan bencana dapat berjalan optimal. Dalam situasi darurat, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dibandingkan menyelamatkan harta benda,” pungkasnya.

(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Editor : Yohanes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Kalbar Rangkul Warga Rusunawa Harapan Jaya Lewat Dialog Kamtibmas
Kapolda Kalbar Pimpin Pengecekan Personel dan Sarpras Ditreskrimum, Tekankan Kinerja Nyata dan Profesionalisme
1,1 Ton Jagung Masuk Bulog Sanggau, Polsek Tayan Hilir Dorong Pertanian Bernilai Ekonomi.
Sinergi dan Pendekatan Humanis Warnai Pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2026 Hari ke-7 di Pontianak.
Kapolda Kalbar Ajak Jemaat GKII Ekklesia Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Kerukunan
Operasi Patuh Kapuas 2026, Polsek Parindu Tertibkan 9 Motor Berknalpot Brong
Dukung Program Prioritas Kapolri, Bidpropam Polda Kalbar Gelar Tes Urine
Cegah Karhutla, Polsek Sekayam Edukasi Warga Desa Sei Tekam tentang Bahaya Membakar Lahan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:24 WIB

Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Desa Nekan, Polsek Entikong Turun Bantu Evakuasi Warga

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Ditbinmas Polda Kalbar Rangkul Warga Rusunawa Harapan Jaya Lewat Dialog Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 04:25 WIB

Kapolda Kalbar Pimpin Pengecekan Personel dan Sarpras Ditreskrimum, Tekankan Kinerja Nyata dan Profesionalisme

Rabu, 4 November 2026 - 03:09 WIB

1,1 Ton Jagung Masuk Bulog Sanggau, Polsek Tayan Hilir Dorong Pertanian Bernilai Ekonomi.

Minggu, 1 November 2026 - 12:25 WIB

Sinergi dan Pendekatan Humanis Warnai Pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2026 Hari ke-7 di Pontianak.

Berita Terbaru