TPID Sintang Geber Program TAKIN KEREN Untuk Tekan Laju Inflasi di Kabupaten Sintang

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sintang membuat terobosan unik untuk menahan laju inflasi di Kabupaten Sintang dengan menggeber program TAKIN KEREN yang berarti Tanam Ranki Tekan Inflasi.

Baca juga : Tekan Inflasi, Pemkab Sintang Gelar Lomba Menanam Cabe Antar OPD dan Kelurahan

Lili Suryani Sekretaris TPID Kabupaten Sintang yang juga Kabag Perekonomian dan Pembangunan Setda Sintang menyampaikan bahwa salah satu realisasi dari program Takin Keren adalah dengan melaksanakan lomba menanam cabe antar Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang dan Kelurahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“untuk tahap awal, lomba menanam cabe ini untuk dua kategori dulu yakni OPD dan Kelurahan. Kalau sukses, bisa kita perluas lagi lingkupnya. Lomba ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sintang agar ASN menanam cabe di rumah masing-masing. Kita berharap ASN bisa memenuhi sendiri kebutuhan akan cabe” terang Lili Suryani.

“OPD dan kelurahan wajib menanam cabe di polibag sebanyak 50 pohon, mulai dari persemaian sampai panen. Kami sudah bagikan secara gratis berupa 1 bungkus bibit cabe, 50 polibag dan 1 pottray untuk menyemai bibit. Tugas OPD dan kelurahan menyemai bibit, menyiapkan tanah dan pupuk, lalu menanam dan memelihaa cabe sampai panen”terang Lili Suryani

Baca Juga:  Zainil Yasni Ketua DPC FERADI WPI Jakarta Timur siap Kolaborasi Lintas Wilayah DKI Jakarta*

Baca juga : Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Banyuwangi Tabur Bunga di Selat Bali

“lomba akan dimulai 17 Juli 2025, nanti akan dilaunching oleh Bupati Sintang, dan akan dinilai saat panen pada November 2025. Yang akan dinilai adalah kesuburan dan kesehatan tanaman cabe serta timbangan cabe saat panen nanti. Tanaman cabenya wajib ada di sekitar kantor, bukan di rumah pribadi. Kita siapkan 4 orang juri untuk menilai” tambah Lili Suryani.

“OPD dipersilakan untuk menentukan racikan tanah dan pupuk untuk media tanam supaya cabenya subur dan menghasilkan buah yang banyak. Penanaman dan penilaian akan dilakukan serentak. Pemenang akan diumumkan pada November 2025. Yang menang akan diberikan piagam dan uang pembinaan” tutup Lili Suryani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dalam Sengketa Tanah Sungai Duri, Polda Kalbar Didesak Turun Tangan
*Jajajan Polsek Polres Blitar Hadir Dalam Jumat Keliling Dalam Menjaga Kamtibmas Di wilayah Kab Blitar*
Kedepankan Musyawarah dan Hukum Adat, Permasalahan Insiden Terminal Kedamin Berakhir Damai
Darurat Hukum PT Bangun Melawi Persada (PT BMP): Bongkar Borok BPJS Fiktif Malah Kena PHK PHI!
Kapolri Soroti Kejahatan Digital dan Jaringan Lintas Negara, Dorong Penelusuran Aset Pelaku
Sinergi Kamtibmas, Kapolda Jatim Implementasikan Program ‘Polisi Bersama Masyarakat’ lewat Jumat Keliling
Jumat Berkah, Polda Jatim Salurkan 600 Paket Sembako untuk Pengemudi Ojol
Jumling Polres Kediri Kota: Ajak Orang Tua Awasi Anak dan Warga Peduli Keamanan Lingkungan
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dalam Sengketa Tanah Sungai Duri, Polda Kalbar Didesak Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:51 WIB

*Jajajan Polsek Polres Blitar Hadir Dalam Jumat Keliling Dalam Menjaga Kamtibmas Di wilayah Kab Blitar*

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kedepankan Musyawarah dan Hukum Adat, Permasalahan Insiden Terminal Kedamin Berakhir Damai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Darurat Hukum PT Bangun Melawi Persada (PT BMP): Bongkar Borok BPJS Fiktif Malah Kena PHK PHI!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Kapolri Soroti Kejahatan Digital dan Jaringan Lintas Negara, Dorong Penelusuran Aset Pelaku

Berita Terbaru