Solar Langka, Transportasi Sungai di Rasau Jaya Lumpuh Total, Aktivitas Warga Pesisir Terganggu.

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUBU RAYA – Cybertv.id , Denyut aktivitas transportasi sungai di Dermaga Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, mendadak lumpuh. Puluhan motor tambang yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat pesisir terpaksa berhenti beroperasi akibat sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar, Minggu (17/5/2026).

Pantauan awak media di lokasi memperlihatkan suasana dermaga yang biasanya ramai penumpang dan aktivitas bongkar muat kini berubah lengang. Sejumlah kapal motor tambang tampak bersandar tanpa aktivitas. Bahkan mulai Minggu, 17 Mei 2026, seluruh lintasan dilaporkan off karena para pengusaha kapal kesulitan memperoleh pasokan solar untuk kebutuhan operasional.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap jalur transportasi utama masyarakat pesisir, mulai dari rute Rasau Jaya–Batu Ampar–Teluk Batang, Rasau Jaya–Padang Tikar, Rasau Jaya–Paket 5, hingga Rasau Jaya–Sungai Pandan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah kapal yang terdampak di antaranya KM Arif Azzam Jaya, KM Nabila 05, KM Bintang Fortuna, KM Laut Perkasa, KM Sinar Indah, KM Sri Indah, KM Jaga Hati, KM Pesisir, hingga KM Polewali 07. Kapal-kapal tersebut selama ini menjadi sarana utama transportasi masyarakat dan distribusi barang di kawasan pesisir Kubu Raya dan sekitarnya.

Salah seorang pengusaha muda motor tambang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, tingginya harga solar di tingkat pengecer semakin memperparah kondisi para pemilik kapal.

“Solar merupakan kebutuhan utama operasional motor tambang. Saat ini harga solar di tingkat pengecer mencapai Rp16 ribu per liter, sementara tarif angkutan penumpang tidak ada kenaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Perluas Akses Air Bersih, IPA Arang Limbung Berkapasitas 100 Liter per Detik Dikebut

Sementara itu, salah satu pengusaha angkutan kapal motor tambang, Mardian, menilai persoalan utama justru terjadi di tingkat pengecer yang menjual solar dengan harga terlalu tinggi.

“Yang perlu diperketat itu pengecer, karena pengecer yang menaikkan harga terlalu tinggi. Kalau dari SPBU sebenarnya solar aman-aman saja dan tidak ada kenaikan harga,” tegasnya.

Menurut Mardian, lemahnya pengawasan terhadap distribusi BBM di tingkat pengecer membuat para pengusaha transportasi sungai kesulitan memperoleh solar dengan harga normal. Akibatnya, biaya operasional kapal melonjak dan banyak pengusaha memilih menghentikan aktivitas sementara.

Para pengusaha motor tambang pun meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan instansi terkait agar segera mencari solusi atas persoalan distribusi BBM subsidi tersebut. Mereka berharap adanya pengawasan lebih ketat terhadap pengecer serta kebijakan yang berpihak kepada transportasi sungai sebagai sarana vital masyarakat pesisir.

Kelangkaan solar ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi kebutuhan pokok, hasil perikanan, hingga mobilitas warga antardesa menjadi terhambat karena transportasi sungai masih menjadi akses utama di wilayah pesisir.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kondisi ini semakin meluas dan berdampak lebih besar terhadap perekonomian masyarakat pesisir Kubu Raya dan Kayong Utara. (tim liputan).

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perluas Akses Air Bersih, IPA Arang Limbung Berkapasitas 100 Liter per Detik Dikebut
Wagub Kalbar Buka SRLT FPK Se-Kalimantan ke-2 Tahun 2026, Perkuat Persatuan dan Kerukunan Antar-Etnis
Bukan Sekadar Lomba, Mitra Jurnalis Kubu Raya Hadirkan Apresiasi untuk Karya Foto dan Video Terbaik
Raih Juara Umum MTQ XXXIV Kalbar, Sujiwo: Jangan Lupa Bersyukur dan Terus Tingkatkan Pembinaan
DPC Partai Demokrat Sanggau Gelar Bakti Sosial dan Tanam Pohon Ulin di Bonti, Peringati HUT ke-25
Mitra Jurnalis Kubu Raya Resmi Luncurkan ‘Kamek Cinte Kubu Raya’, Ajang Promosi Wisata dan Potensi Daerah.
Kepala Kantor SAR Pontianak Serahkan Piagam Penghargaan kepada Bupati Kubu Raya
GUBERNUR RIA NORSAN TERIMA KUNJUNGAN HORMAT DELEGASI SARAWAK, PERKUAT KERJA SAMA INDUSTRI HALAL DAN KONEKTIVITAS PERBATASAN.
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Perluas Akses Air Bersih, IPA Arang Limbung Berkapasitas 100 Liter per Detik Dikebut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:29 WIB

Wagub Kalbar Buka SRLT FPK Se-Kalimantan ke-2 Tahun 2026, Perkuat Persatuan dan Kerukunan Antar-Etnis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:24 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Mitra Jurnalis Kubu Raya Hadirkan Apresiasi untuk Karya Foto dan Video Terbaik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Raih Juara Umum MTQ XXXIV Kalbar, Sujiwo: Jangan Lupa Bersyukur dan Terus Tingkatkan Pembinaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:42 WIB

DPC Partai Demokrat Sanggau Gelar Bakti Sosial dan Tanam Pohon Ulin di Bonti, Peringati HUT ke-25

Berita Terbaru