Setahun lebih menggantung, Polres Jember Diminta Hentikan Status ketidakpastian Status Hukum Sdr Marso

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Jember — Penanganan perkara oleh Unit PPA Polres Jember kembali mendapat sorotan setelah klien bernama Sdr. Marso belum memperoleh kepastian status hukumnya sejak menjalani pemeriksaan sebagai saksi terlapor pada Agustus 2024. Kuasa hukum menilai penanganan perkara ini telah memasuki kondisi vacuum of legal certainty yang berpotensi merugikan hak-hak hukum klien.

Perkara berawal dari surat panggilan interogasi tertanggal 8 Agustus 2024 melalui Surat Nomor B/1130/VIII/Res.1.24/2024/Reskrim. Sdr. Marso telah hadir sebagai warga negara yang kooperatif. Namun, hingga lebih dari satu tahun berlalu, tidak ada penetapan status hukum apa pun, baik sebagai saksi tetap, saksi terlapor, maupun peningkatan status lainnya.

Tim Kuasa hukum, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. dan Gita Kusuma Mega Putra, C.PFW., C.MDF., C.JKJ. dari FIRMA HUKUM SUBUR JAYA DAN REKAN ( FERADI WPI ) menyatakan bahwa sepanjang tahun 2024, pihaknya telah berkali-kali meminta informasi perkembangan perkara, namun hampir tidak ada respon dari penyidik Unit PPA. Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan kewajiban penyidik sebagaimana diatur dalam Perkap No. 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan yang mewajibkan penyampaian SP2HP secara berkala.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 8 Desember 2025, Sdr. Marso dan tim kuasa hukum mendatangi langsung penyidik Unit PPA Polres Jember. Namun klarifikasi yang diberikan penyidik justru menimbulkan tanda tanya besar. (10/12/2025)

Penyidik menyampaikan tiga alasan keterlambatan, yaitu:

Adanya mutasi Kanit dan Kasat di lingkungan Polres Jember;

Tingginya jumlah laporan masyarakat sehingga menyebabkan tumpukan perkara;

Proses masih berlangsung karena saksi belum ditemukan.

Kuasa hukum menilai alasan tersebut menunjukkan lemahnya manajemen penyidikan. Mutasi pejabat struktural tidak seharusnya menghentikan kesinambungan penanganan perkara. Selain itu, beban laporan tinggi bukan alasan untuk menunda hak seseorang atas kepastian hukum.

Baca Juga:  Advokat Muhammad Ismail Zulkarnain, S.H. diberi mandat oleh Ketua Umum DPP FERADI WPI untuk memimpin DPD FERADI WPI Propinsi Jawa Tengah Selama 5 tahun ke depan.

“Saat perkara menyangkut warga biasa, proses bisa berjalan berlarut-larut tanpa kejelasan. Padahal asas kepastian hukum merupakan prinsip fundamental penyelenggaraan negara,” ujar Poetra Sebagai kuasa Hukum.

Permohonan Kepastian Status Hukum Disampaikan
Pada 8 Desember 2025, kuasa hukum resmi menyerahkan permohonan tertulis agar Polres Jember segera menetapkan status hukum klien. Bukti tersebut tercatat dalam Tanda Terima Surat Polres Jember:

Nomor: B/626/XII/2025
Perihal: Memohon agar menetapkan status terlapor klien

Dokumen ini menunjukkan bahwa upaya hukum telah dilakukan secara formal dan prosedural.

Putra menegaskan bahwa ketidakjelasan status hukum klien bertentangan dengan:

Asas Kepastian Hukum — Pasal 3 UU No. 28/1999

Asas Profesionalitas dan Proporsionalitas dalam Penanganan Perkara Pidana

Perkap No. 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan

Perkap No. 14 Tahun 2011 tentang Manajemen Penyidikan

Dalam konteks hukum acara pidana, penundaan tanpa kejelasan yang signifikan berpotensi melanggar hak konstitusional warga negara.

Melalui rilis ini, Sdr. Marso meminta Polres Jember memberikan kepastian hukum secara resmi, apakah statusnya masih sebagai saksi atau telah berubah. Kepastian tersebut diperlukan untuk menghindari kerugian psikologis, sosial, maupun hukum akibat proses yang tidak kunjung jelas.

“Kami hanya menuntut kepastian hukum. Klien kami patuh dan kooperatif sejak awal, tetapi institusi negara wajib menjalankan prosedurnya dengan profesional,” tegas Putra sebagai kuasa hukum yang mendampingi Sdr Marso.

Catatan Redaksi: Redaksi media ini menyatakan bahwa pemberitaan disusun secara berimbang dan membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait, sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Penulis: Wilma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua pelaku pengeroyokan di kota kediri ditangkap satreskrim polres kediri kota
Satreskrim polres kediri kota tangkap sepasang pelaku pembuat video pornografi
Jaga Stabilitas, Lapas Kediri dan Polres Kediri Kota Perkuat Kerja Sama
Peringatan May Day di Stadion Gejos Berjalan Kondusif, Kapolres Gresik Apresiasi Elemen Buruh
Brimob Polda Jatim Sabet 4 Emas Kejurprov MMA Surabaya
Polda Jatim Musnahkan 22,226 Kg Kokain, Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pembunuhan di Wonokusumo Surabaya
Polres Magetan Maksimalkan Satkamling, Ronda Malam Jaga Lingkungan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:08 WIB

Dua pelaku pengeroyokan di kota kediri ditangkap satreskrim polres kediri kota

Senin, 4 Mei 2026 - 17:06 WIB

Satreskrim polres kediri kota tangkap sepasang pelaku pembuat video pornografi

Senin, 4 Mei 2026 - 17:04 WIB

Jaga Stabilitas, Lapas Kediri dan Polres Kediri Kota Perkuat Kerja Sama

Senin, 4 Mei 2026 - 16:54 WIB

Peringatan May Day di Stadion Gejos Berjalan Kondusif, Kapolres Gresik Apresiasi Elemen Buruh

Senin, 4 Mei 2026 - 16:51 WIB

Brimob Polda Jatim Sabet 4 Emas Kejurprov MMA Surabaya

Berita Terbaru

Berita

Brimob Polda Jatim Sabet 4 Emas Kejurprov MMA Surabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 16:51 WIB