Rapat Dualisme PWI Kalbar di Kantor PWI Pusat: Pleno Wajib Digelar, SK Terancam Dicabut Jika Lalai

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 02:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Jakarta — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mengambil langkah tegas terhadap konflik dualisme kepengurusan PWI Kalimantan Barat. Dalam rapat penyelesaian yang digelar pada 16 Oktober 2025 di ruang rapat kantor PWI Pusat, diputuskan bahwa PWI Kalbar wajib segera menggelar pleno penyatuan kepengurusan demi menjalankan amanat Kongres PWI di Cikarang yang mengusung semangat “Bersatu”.

Ketua Penyelesai Dualisme PWI, Atal S. Depari, menekankan bahwa penyatuan struktur kepengurusan harus dilakukan secara proporsional dan berimbang. Setiap kubu yang selama ini berseteru diberi porsi jabatan dan fungsi yang setara dalam pengambilan keputusan organisasi.

Baca juga :  Berkat CCTV Polisi Berhasil Ungkap Aksi Pencurian Pompa Air 6 Tempat Ibadah di Kota Pasuruan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harus ada keseimbangan dalam struktur. Tidak boleh ada yang mendominasi. Semua pihak harus berbagi peran secara adil demi menjaga integritas dan soliditas organisasi,” tegas Atal.

Baca Juga:  Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Ilegal di Desa Penai Masih Berjalan Bebas

Ultimatum 15 Hari: Jika Pleno Tak Digelar, SK Pengurus Dicabut

Atal tidak hanya memberi arahan — ia juga menyampaikan ultimatum keras. Pleno penyatuan harus terlaksana maksimal dalam 15 hari kerja. Jika lewat batas waktu tersebut tidak ada progres nyata, PWI Pusat akan mengambil alih sepenuhnya.

“Jika tidak dilaksanakan, PWI Pusat akan mencabut SK kepengurusan PWI Kalbar dan menunjuk caretaker,” tegasnya.

Langkah intervensi ini dinilai perlu demi menjaga netralitas, soliditas, dan wibawa organisasi wartawan tertua di Indonesia, terutama di Kalimantan Barat yang kini tengah mengalami perpecahan internal.

Baca juga  :  KRYD yang Digelar Polres Kediri Kota Dilakukan Secara Humanis

Dengan tenggat waktu yang sudah ditentukan, bola kini berada di tangan dua kubu PWI Kalbar. Publik, khususnya insan pers di daerah, menunggu: bersatu atau dicabut?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026
Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma
Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.
Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang
Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan
Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:28 WIB

PEMPROV KALBAR RAIH TPAKD TERBAIK WILAYAH KALIMANTAN TAHUN 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Ketum PWI: Negara Perlu Hadir Menjaga Ekosistem Pers di Tengah Gempuran Algoritma

Minggu, 27 September 2026 - 14:42 WIB

Mangkrak! Program Cetak Sawah 2025 di Sanggau Gagal Total, di Sei Mawang Dari 98 Ha Yang Di kerjakan Hanya 6 Ha.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Gebyar Lelang Serentak Hari Ketiga, Kejati Kalbar Pantau Penjualan Aset di Sanggau, Sintang dan Ketapang

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:43 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Terapkan Biodiesel B50 Secara Bertahap, Masa Transisi Tiga Bulan

Berita Terbaru