Proyek UPJJ Simpang Penyangkak-Desa Tempunak asal asalan dana Ratusan Juta masuk kocek Pribadi

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cyber tv.id – Sintang Kalbar – Warga masyarakat Tempunak sangat kecewa terkait pelaksanaan Proyek Unit Pemeliharaan Jalan Dan Jebatan (UPJJ) yang mana anggaran digelontorkan pada UPJJ tersebut diperkirakan sekitar Ratusan Juta Rupiah pada Tahun Anggaran 2025 dengan harapan agar Dinas Pekerjaan Umum mengutamakan Mutu dan Kwalitas jalan, namun warga masyarakat merasa kecewa, bahkan Warga berharap agar Aparat Penegak Hukum Kejaksaan Tinggi Kalbar turut untuk melakukan Pemeriksaan terhadap Proyek UPJJ simpang Penyangkak menuju Desa Tempunak Kapuas Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang Kalbar.

Erikson Selaku Ketua DPC PWRI Sintang juga merupakan Warga Desa Tempunak Kapuas mengatakan dengan tegas Agar Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat melakukan pemeriksaan Proyek UPJJ Jalan simpang Penyangkak menuju desa Tempunak Kapuas, dilapangan pekerjaan telah dinyatakan selesai namun hasilnya tidak sesuai harapan masyarakat.

“Saya yang dipercaya oleh Warga Desa Tempunak Kapuas untuk memantau perkembangan proyek UPJJ tersebut, hasinya sangat mengecewakan masyarakat, maka saya menduga ini ada dugaan Korupsi secara terang terangan”, ungkap Erik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya pada 2 september 2025 lalu Warga dan Tokoh masyarakat melayangkan nota keberatan dengan melihat cara kerja Dinas PU mengerjakan proyek UPJJ yang kita nilai serabutan hingga mengadakan rapat di Gedung Balai Desa Tempunak Kapuas bersama Dinas PU,Tujuannya agar pelaksanaan proyek UPJJ bermanfaat dan mengutamakan mutu dan kwalitas Jalan, namun hasilnya sama saja saya menduga bahwa pekerjaan tersebut sudah 100 persen, maka sekali lagi saya memohon kepada Kejati Kalbar lakukan audit dan periksa PPK, PPTK nya, sekarang batu yang di hamparkan begitu saja sudah banyak berada diluar badan jalan”, tegas Erikson pada 7/12/2025.

Baca Juga:  Disperindagkop Sintang Minta KMP Bangun Gudang dan Gerai Usaha

Di tempat yang sama Warga Nanga Tempunak Jo mengatakan, Anggaran UPJJ yang dianggarakan di Jalan Penyangkak menuju Desa Tempunak Kapuas diperkirakan sekitar Rp 500.000.000 Rupiah yang dikerjakan langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang Tahun 2025 melalui UPJJ yang pertama Papan Plang Proyek tidak di pasang, jadi bagaimana masyarakat jika ingin mengetahui progres pelaksanaan kegiatan dan lain sebagainya, munurut saya ini adalah kebiasaan buruk dinas PU Sintang, inikan Uang Negara, jangan sewenang wenang, kemudian hasil pekerjaannya juga hanya di hampar batu batu tajam sehingga berdampak buruk bagi pengguna kendaraan yang melintasi jalan Penyangkak – Tempunak, memang ada ditabur sirtu ada beberapa titik, nah ini yang menjadi persoalannya”, kata Jo.

“Jika bisa kita kalkulasi harga Sirtu Rp 465.000 Rupiah per satu Kubik, Satu truk 4 Kubik, ongkos angkutnya Rp 600.000 Rupiah, Rp 2.060 Ribu Per truknya, nah jika kita bisa hitung kasat mata mulai dari Kampung tengah menuju nanga Tempunak paling nanyak 50 Dum truk, karena saat penimbunan ada yang tipis tipis, diperkirakan yang ditimbun 3 tempat saja, namun saat ini pekerjaannya telah selesai, coba kita cek sama sama, saya mengira itu anggarannya paling sekitar Rp 200.000.000 rupiah yang di laksanakan di jalan Penyangkak menuju nanga Tempunak”, jelas Jo.

Jo menambahkan “Saat bekerja dinas PU hanya menggunakan Excavator mini, boleh di cek, bebataun yang dihamparkan di jalan sekarang sudah berantakan di sisi jalan dan menurut saya kalau bisa ini harus ditindak”,ujarnya.

 

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keadilan Restoratif Tercapai, Ketua DPD FERADI WPI NTB Ahmad Muharom, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sukses Tuntaskan Perkara Lakalantas di Polres Sumbawa*
Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran*
Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan
Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan
Polres Kediri Gelar Nobar, Kebersamaan Anggota Dikemas Lewat Film
Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda
Jelang HUT Lantas ke-71, Polisi Sapa Ojol: Utamakan Keselamatan, Keluarga Menanti di Rumah
Peringati HUT TNI Ke 81, Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat Kota Blitar Gelar Aksi Tanam Pohon Di Bantaran Sungai Karplos
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:33 WIB

Keadilan Restoratif Tercapai, Ketua DPD FERADI WPI NTB Ahmad Muharom, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sukses Tuntaskan Perkara Lakalantas di Polres Sumbawa*

Sabtu, 12 September 2026 - 23:31 WIB

Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran*

Sabtu, 12 September 2026 - 23:29 WIB

Milad ke-3 TTKKBI, Arul: Jaga Marwah Budaya, Perkuat Persaudaraan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:16 WIB

Polsek Papar Dampingi Kelompok Tani Dukung Program Ketahanan Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 16:12 WIB

Kapolres Kediri Dampingi Dandim 0809/Kediri Resmikan Lapangan Bola Voli Sparta Muda

Berita Terbaru