Proyek Jalan Sejuah-Noyan Diduga Bermasalah, Pekerjaan Setipis Kulit Sapi.

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id – Sanggau, Kalimantan Barat – Ketua DPD Rampas setia08 Berdaulat Kabupaten Sanggau, Jungkarnain Sagala, S.H., menyoroti kualitas pekerjaan proyek penyelenggaraan jalan Kabupaten/Kota, ruas jalan Sejuah-Noyan. Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor CV. Cemara, dengan pimpinan Pak Kuswanto, tersebut diduga kuat memiliki sejumlah penyimpangan.

Menurut Jung, pengaspalan jalan tersebut sangat tipis, setipis kulit sapi, diduga terjadi kongkalikong antara konsultan Pengawas dan pihak penyedia jasa.

Hal ini memungkinkan pembayaran proyek meskipun hasil pekerjaan tidak sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jung menyampaikan keprihatinannya atas kondisi proyek tersebut. “Kami melihat langsung kondisi jalan Sejuah-Noyan. Tebal lapisan jalan sangat minim, jauh dari standar yang seharusnya.

Ini menunjukkan adanya indikasi penyimpangan yang serius,” tegas Jung.

Dugaan kongkalikong antara konsultan dan pihak kontraktor menjadi sorotan utama dalam kritikan Jung.

Ia menduga adanya ketidaksesuaian antara pekerjaan di lapangan dengan dokumen perencanaan.

“Diduga kuat terjadi pembiaran dan ketidakprofesionalan dari konsultan pengawas dalam menjalankan tugasnya.

Seharusnya, konsultan berperan aktif dalam mengawasi kualitas pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan,” lanjut Jung.

Baca Juga:  FKPPI Blitar Gelar Apel HUT Ke 47 Dan Pembukaan Kopdarnas X Di Perkebunan Kopi Karanganyar

Lebih lanjut, Jung mendesak pemerintah daerah Kabupaten Sanggau untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Investigasi ini penting untuk mengungkap dugaan penyimpangan dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat jika terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami meminta agar aparat penegak hukum juga ikut turun tangan untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Jung juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran proyek infrastruktur. Ia berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Proyek infrastruktur merupakan aset penting bagi daerah. Kualitas pekerjaan harus diutamakan untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya untuk melakukan konfirmasi kepada pihak kontraktor, CV. Cemara, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mendapatkan klarifikasi.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Sanggau untuk memperoleh tanggapan resmi.

Pihak-pihak yang disebutkan dalam berita ini diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan dan klarifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor ATR/BPN Makassar Bantah Isu Jual Beli Nomor Antria
Dampingi Petani Jagung, Polsek Kepung Dorong Ketahanan Pangan di Desa Kencong
Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pencurian Emas, Modus Menyamar Jadi ART
Aksi Kemanusiaan Polres Kediri Kota, Donor Darah Jadi Wujud Pengabdian untuk Negeri
Polres Kediri Kota Gelar Apel Pengamanan Malam Takbir Idul Adha 1447 H, Kapolres Tekankan Pengamanan Humanis dan Persuasif
Polresta Sidoarjo Siagakan 1.140 Personel Layanan Pengamanan Pilkades Serentak di 80 Desa
Pawai Takbir Obor Keliling RW 05 Dsn Pojok Meriahkan Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
Diduga Arena Sabung Ayam di Penjalinan Bendosari Tulungagung Aktif Kembali Sehari Usai Digerebek Polsek Ngantru
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:23 WIB

Kantor ATR/BPN Makassar Bantah Isu Jual Beli Nomor Antria

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:39 WIB

Dampingi Petani Jagung, Polsek Kepung Dorong Ketahanan Pangan di Desa Kencong

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:20 WIB

Polrestabes Surabaya Ungkap Kasus Pencurian Emas, Modus Menyamar Jadi ART

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:17 WIB

Aksi Kemanusiaan Polres Kediri Kota, Donor Darah Jadi Wujud Pengabdian untuk Negeri

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:12 WIB

Polresta Sidoarjo Siagakan 1.140 Personel Layanan Pengamanan Pilkades Serentak di 80 Desa

Berita Terbaru

Berita

Kantor ATR/BPN Makassar Bantah Isu Jual Beli Nomor Antria

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:23 WIB