Presiden Prabowo Terima Utusan Inggris, Bahas Kemitraan Pendidikan dan Rencana Pendirian Kampus di Indonesia

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Hambalang, Bogor — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris untuk Urusan Pendidikan, Prof. Sir Steve Smith, serta Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, di kediamannya di Hambalang, Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 30 Mei 2025. Pertemuan berlangsung di tengah libur panjang akhir pekan dan turut dihadiri perwakilan dari Russel Group, jaringan yang terdiri dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya.

Baca juga : PB PASI Sumenep Turunkan 19 Atlet Pemula di Blitar Open Cup 2025

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir antara lain Prof. Helen Bailey dari Queen Mary University of London, Prof. Funmi Olonisakin dari King’s College London, Prof. Tariq Ali dari University of Liverpool, serta Direktur British Council untuk Indonesia, Summer Xia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa pertemuan ini membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kemitraan pendidikan antara Indonesia dan Inggris. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kerja sama antarperguruan tinggi kedua negara.

Baca Juga:  Diduga Disokong Oknum, Bos Joni Kebal Hukum?

“Beberapa kampus terbaik di Inggris Raya sangat tertarik untuk mendirikan kampus cabang di Indonesia,” ujar Seskab Teddy.

Baca juga : Jumat Bersih, Babinsa Pakunden Inisiasi Gotong Royong Di Lingkungan Sukorejo

Presiden Prabowo juga mendorong peningkatan akses pendidikan tinggi bagi pelajar Indonesia, baik melalui studi langsung di Inggris maupun melalui kampus-kampus asal Inggris yang nantinya berdiri di Indonesia.

Selain itu, kerja sama dalam bidang riset juga menjadi salah satu agenda utama. Pembahasan mencakup kolaborasi antara profesor dan peneliti dari kedua negara, khususnya dalam riset strategis yang mendukung agenda hilirisasi nasional sebagaimana tercantum dalam Asta Cita.

“Peningkatan kolaborasi riset antara peneliti dan profesor Indonesia dengan rekan-rekan dari Inggris difokuskan pada topik hilirisasi 28 sumber daya alam prioritas Indonesia, sejalan dengan Asta Cita,” pungkas Seskab Teddy.

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.
BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa
Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani
Aktivitas PETI Kembali Marak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Libatkan Oknum APH
Perkara Tipikor Dana Hibah Gereja GKE Sintang Resmi Tahap
Oknum LSM di Ketapang Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyebaran Informasi Palsu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:46 WIB

Potensi Polarisasi Etnis Mengintai, Ketegasan KPK Dinilai Penting Jaga Stabilitas Kalimantan Barat.

Senin, 9 Februari 2026 - 12:31 WIB

BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:34 WIB

Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura

Senin, 5 Januari 2026 - 04:53 WIB

Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:25 WIB

Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani

Berita Terbaru