Presiden Prabowo Luncurkan Stimulus Ekonomi Rp24,44 Triliun untuk Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Globa

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cybertv.id.- Jakarta, 2 Juni 2025 — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/6), untuk merespons meningkatnya risiko pelemahan ekonomi nasional akibat tekanan ekonomi global.

Baca juga : Pemerintah Luncurkan Inpres Data Tunggal untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah secara resmi meluncurkan paket stimulus ekonomi senilai Rp24,44 triliun guna menjaga momentum pertumbuhan dan memperkuat stabilitas perekonomian nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa Presiden Prabowo telah menetapkan lima kelompok kebijakan dalam paket stimulus ini. Fokus utama diarahkan pada sektor transportasi, bantuan sosial, subsidi upah, dan insentif tarif jalan tol.

> “Hari ini, Bapak Presiden memutuskan pemberian paket stimulus agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga momentumnya, serta stabilitas ekonomi nasional dapat diperkuat,” ujar Menkeu dalam konferensi pers usai rapat.

Baca juga : Kapolres Ketapang Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di Pemda Kabupaten Ketapang

1. Stimulus Sektor Transportasi – Rp0,94 Triliun

Pemerintah memberikan diskon untuk moda transportasi selama periode libur sekolah dan awal tahun ajaran baru, Juni–Juli 2025:

Diskon 30% tiket kereta api bagi 2,8 juta penumpang, dengan alokasi anggaran Rp0,3 triliun.

PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) 6% untuk tiket pesawat kelas ekonomi bagi sekitar 6 juta penumpang, dengan anggaran Rp0,43 triliun.

Diskon 50% tiket kapal laut bagi 0,5 juta penumpang, dengan anggaran Rp0,21 triliun.

Total anggaran untuk kebijakan ini mencapai Rp0,94 triliun.

Selain itu, tarif jalan tol akan diberikan diskon 20% bagi 110 juta pengguna selama periode yang sama. Kebijakan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan tidak membebani APBN.

> “Kebijakan diskon tarif tol ini akan dijalankan melalui mekanisme non-APBN. Kementerian PUPR telah mengeluarkan surat edaran kepada BUJT terkait implementasinya,” jelas Sri Mulyani.

Baca Juga:  Krisis Abrasi di Kedamin Hilir: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci Solusi

2. Penguatan Bantuan Sosial – Rp11,93 Triliun

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,93 triliun untuk memperkuat perlindungan sosial, termasuk:

Tambahan dana Rp200 ribu per bulan selama dua bulan bagi 18,3 juta penerima Kartu Sembako.

Bantuan beras gratis 10 kg per bulan selama dua bulan, atau total 20 kg per penerima.

3. Subsidi Upah dan Jaminan Sosial – Rp10,72 Triliun

Baca juga : Korlantas Polri Resmi Mulai Tahap Sosialisasi Wujudkan Indonesia Zero Truk ODOL

Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp300 ribu per bulan selama dua bulan bagi:

17,3 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta atau di bawah UMP/UMK.

565 ribu guru honorer di bawah Kementerian Dikdasmen dan Kementerian Agama.

Selain itu, diskon 50% iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) juga diperpanjang untuk 2,7 juta pekerja di enam industri padat karya.

> “Langkah ini bertujuan menjaga daya beli pekerja sektor padat karya yang terdampak situasi global dan ketatnya persaingan ekspor,” tambah Menkeu.

4. Total Pembiayaan dan Program Tambahan

Total nilai paket stimulus ini mencapai Rp24,44 triliun, terdiri atas:

Rp23,59 triliun dari APBN

Rp0,85 triliun dari sumber non-APBN

Paket stimulus ini turut dilengkapi dengan pencairan gaji ke-13 pada bulan Juni 2025 sebesar Rp49,3 triliun bagi ASN, TNI, Polri, dan pensiunan.

Selain itu, pemerintah juga mempercepat program-program prioritas seperti makan bergizi gratis, pembangunan perumahan, koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan perbaikan sekolah-sekolah dengan anggaran tambahan sebesar Rp16 triliun.

> “Dengan berbagai stimulus dan percepatan program ini, kita berharap pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tetap terjaga mendekati 5 persen, meski menghadapi tantangan dari kondisi global,” pungkas Sri Mulyani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel cybertv.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura
Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa
Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani
Aktivitas PETI Kembali Marak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Libatkan Oknum APH
Perkara Tipikor Dana Hibah Gereja GKE Sintang Resmi Tahap
Oknum LSM di Ketapang Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Penyebaran Informasi Palsu
KEJAKSAAN TINGGI KALIMANTAN BARAT SIARAN PERS Nomor : 75
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 12:31 WIB

BMKG Kembangkan Radar Cuaca Non-Polarimetrik untuk Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 - 03:34 WIB

Perkuat Sinergi dan Soliditas TNI, Komandan Kodaeral XII Terima Kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura

Senin, 5 Januari 2026 - 04:53 WIB

Kajati Kalbar Pimpin Apel Kerja Perdana 2026, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Jaksa

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:25 WIB

Kunjungi Gereja Katedral dan Immanuel, Menko Polkam Sampaikan Pesan Presiden Untuk Umat Kristiani

Sabtu, 20 Desember 2025 - 01:21 WIB

Aktivitas PETI Kembali Marak di Sungai Kapuas Sanggau, Diduga Libatkan Oknum APH

Berita Terbaru

Berita

Polres Madiun Kota Gagalkan Aksi Balap Liar di Jiwan

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:04 WIB